Minggu, 21 Okt 2018
  • Home
  • Ragam
  • Jalan Rusak, Warga Tanjungbalai Memancing

Jalan Rusak, Warga Tanjungbalai Memancing

Oleh: alex
Selasa, 24 Apr 2018 05:09
BAGIKAN:
istimewa.
Jalan rusak.
TANJUNGBALAI (EKSPOSnews): Warga menggelar aksi memancing dan menjala di badan Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Pasar Baru Kota Tanjungbalai yang tergenang air mirip kolam, sebagai bentuk protes terhadap Pemkot setempat.

Ahmad Dhairoby warga penggagas aksi mancing itu,  mengatakan, keberadaan puluhan lobang di badan jalan tersebut kerap tergenang air dalam rentang waktu lama sehingga mengancam keselamatan warga pengguna jalan.

Menurut dia, sudah banyak warga yang menjadi korban akibat terperosok kelobang tergenang air itu. Ironisnya, Pemkot Tanjungbalai terkesan tutup mata dengan kondisi satu-satunya jalan protokol menuju kantor Camat Sei Tualang Raso, Kantor Lurah Sei Raja, Kampus Politeknik dan sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMA/SMK di daerah setempat.

"Kami sengaja melakukan aksi mancing serta menjala sebagai bentuk protes dan kekesalan terhadap Pemkot yang terkesan tidak peduli terhadap kondisi jalan dengab kerusakan cukup parah," katanya di Tanjungbalai, Senin 23 April 2018.

Dhairoby melanjutkan, walaupun jalan itu berstatus sebagai jalan provinsi dan menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi Sumatera Utara, namun pemerintah daerah tidak bisa melepaskan tanggung jawab terhadap persoalan jalan rusak itu karena menyangkut keselamatan warga.

Kondisi jalan mirip kolam dan kubangan itu juga sangat merusak wajah kota sehingga menjadi kumuh. Padahal sama diketahui bahwa Kota Tanjungbalai merupakan daerah yang setiap tahunnya meraih Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup RI.

Sebagai Kota peraih Adipura, sepatutnya Pemkot Tanjungbalai memperhatikan kondisi jalan rusak itu karena menjadi salah satu infrastruktur penunjang perekonomian daerah dan warga berhak mendapat pelayanan publik termasuk perbaikan infrastruktur jalan.

Apalagi semua orang mengetahui baru-baru ini Wali Kota mendapat penghargaan atas keberhasilan pembangunan infrastruktur, padahal jika melihat banyaknya jalan rusak, penghargaan itu dinilai bertolak belakang dengan keadaan sebenarnya.

"Sebagai warga, saya menilai seharusnya beliau (Wali Kota) malu menerima penghargaan tersebut, sebab kondisi sebenarnya masih banyak infrastruktur jalan berlubang mirip kolam atau kubangan," kata Dhairoby.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    2 Terduga Teroris Ditembak di Tanjungbalai

    TANJUNGBALAI (EKSPOSnews): Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri menembak dua pria terduga teroris di Jalan Jumpul, Lingkungan VI, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanju

  • satu minggu lalu

    2 ASN di Pemkot Tanjungbalai Ditangkap Pesta Sabu-Sabu

    TANJUNGBALAI (EKSPOSnews): Dua orang aparatur sipil negara (ASN) yakni MS dan BJ yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pemkot Tanjungbalai ditangkap Satuan Reserse Narkoba

  • satu bulan lalu

    Bedah Rumah di Tanjungbalai

    TANJUNGBALAI (EKSPOSnews): Pemkot Tanjungbalai membedah sebanyak 332 unit rumah warga kalangan menengah kebawah dengan alokasi dana mencapai Rp4,98 Miliar bersumber dari APBD 2018 yang dikelola Dinas

  • 2 bulan lalu

    Polisi Tetapkan Tersangka OTT Tanjungbalai

    TANJUNGBALAI (EKSPOSnews): Polres Tanjungbalai menetapkan satu tersangka operasi tangkap tangan (OTT) dugaan pemotongan dana kapitasi BPJS Kesehatan kepada PNS di jajaran Puskesmas Semula Jadi, Kecata

  • 3 bulan lalu

    Polres Tanjungbalai Amankan Kurir Narkoba

    TANJUNGBALAI (EKSPOSnews): Polres Tanjungbalai, Polda Sumatera Utara mengungkapkan keberhasilannya menangkap seorang pria berinitial A Alias S (55 tahun), tersangka pembawa narkotika jenis sabu-sabu s

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99