Rabu, 18 Jul 2018
  • Home
  • Ragam
  • Harimau Sopi Rantang Dilepasliarkan

Harimau Sopi Rantang Dilepasliarkan

Oleh: marsot
Senin, 28 Mei 2018 13:45
BAGIKAN:
wwf
Harimau.
PADANG (EKSPOSnews): Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat, segera melepasliarkan seekor anak harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang diberi nama Sopi Rantang yang direhabilitasi di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera di Dharmasraya.

"Harimau ini terperangkap di Nagari Koto Rantang, Palupuah, Kabupaten Agam pada pertengahan April 2018 dan saat ini kondisinya sehat dan sudah layak dilepasliarkan rencananya awal Juni 2018," kata Kepala BKSDA Sumatera Barat, Erly Sukrismanto di Padang, Senin 28 Mei 2018.

Menurutnya selama direhabilitasi, harimau betina dengan umur diperkirakan kurang dari dua tahun itu menunjukkan perkembangan yang baik dan kondisi kesehatannya juga bagus serta daya juang di alam tidak ada permasalahan.

Lokasi pelepasliaran harimau itu, lanjutnya sedang dirundingkan dengan melibatkan pakar-pakar lingkungan, dan untuk rencana awal di hutan konservasi Rimbo Panti Kabupaten Pasaman.

Ia menyampaikan saat ini "Sopi Rantang" juga sedang bunting satu bulan, namun hal tersebut tidak menghalangi proses pelepasliarannya ke hutan.

"Pemilihan lokasi pelepasliaran juga mempertimbangkan aspek keamanan bagi masyarakat sekitar," kata dia.

Kemudian terkait seringnya konflik antara manusia dan harimau karena wilayah jelajah harimau yang semakin sedikit dan mangsanya juga tidak ada sehingga mereka masuk ke pemukiman masyarakat.

Wilayah jelajah harimau cukup luas untuk berburu, mencapai 60 kilometer persegi, sebutnya sehingga ketika tempat berburunya sudah semakin kecil atau rusak, maka mereka akan mencari alternatif dan terjadilah konflik tersebut.

Kemudian, misalnya pada 10 tahun lalu tempat tersebut adalah hutan, namun saat ini beralih fungsi menjadi pemukiman atau ladang penduduk, maka satu waktu harimau pasti akan kembali lagi ke tempat itu.

Erly menyebutkan potensi konflik harimau dan manusia banyak di Kabupaten Pesisir Selatan dan Agam karena populasinya berada di wilayah itu.

Untuk penanganan konflik ini, BKSDA biasanya melihat situasi, ada masanya dilakukan pengusiran atau pemindahan lokasi dan juga dipasang perangkap.

"Kami ingin kalau ada satwa mengganggu, jangan sampai ada yang dibunuh karena satwa dibutuhkan dalam kelangsungan kehidupan di bumi," tambahnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mengikat hewan peliharaannya di pinggir hutan, sehingga ketika ada harimau yang hendak memangsa, mereka tidak bisa lari.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Jaksa Kasasi Putusan Lepas Alfian Tanjung

    JAKARTA (EKSPOSnews): Jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah mengajukan kasasi atas putusan lepas terhadap terdakwa kasus ujaran kebencian di media sosial, Alfian Tanjung.JPU Kejaksaan

  • 3 bulan lalu

    Keramba Lepas Pantai Jadi Tumpuan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Program keramba jaring apung (KJA) lepas pantai, yang merupakan keramba untuk mengembangbiakkan perikanan di tengah laut lepas, menjadi harapan baru dalam rangka melonjakkan prod

  • 3 bulan lalu

    Melepas Kakatua Tanimbar

    AMBON (KICAU): Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku melepas secara bertahap 61 ekor burung kakatua Tanimbar (cacatua goffiniana) ke habitat."Pelepasan burung endemik Tanimbar dilakukan tim

  • 6 bulan lalu

    Burung Sitaan Akan Dilepaskan

    MATARAM (KICAU): Balai Konservasi Sumber Daya Alam Nusa Tenggara Barat akan melepasliarkan burung hasil sitaan yang mencapai seribuan ekor untuk konservasi satwa liar dengan mengembalikan ke habitatny

  • 7 bulan lalu

    Melepas Satgas Konga

    SURABAYA (EKSPOSnews): Bertempat di Makoyonif  527/BY, Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Bangun Nawoko melepas Satgas Komposit TNI Konga Minusca Car Yonif 527/BY yang dipimpin Letkol Inf Totok Prio Kism

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99