Senin, 16 Jul 2018

Gajah Mengamuk di Aceh Barat

Oleh: marsot
Sabtu, 30 Jun 2018 18:59
BAGIKAN:
istimewa.
Gajah.
MEULABOH (EKSPOSnews): Kawanan gajah sumetara (Elephas maximus sumatranus) turun merusak perkebunan sawit masyarakat pada jalur lintasannya di wilayah Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Barat, Adi Yunanda di Meulaboh, mengatakan, keberadaan satwa dilindungi tersebut sudah diketahui dua hari terakhir dan masih dalam proses upaya mengusir atau menghalau bersama pihak terkait.

"Tim dari DLHK bersama pihak terakait sudah turun melakukan pengecekan, pertama untuk melihat kawasan yang didatangi gajah-gajah tersebut. Di Aceh Barat ada gajah jinak CRU, nanti akan mencari cara, bagaimana penanganan satwa itu," jelasnya, Sabtu 30 Juni 2018.

Ia menyampaikan, luasan area kebun yang dirusak itu tidak begitu jauh dari permukiman masyarakat.

Ia menambahkan belum bisa dikatakan satwa itu mengamuk dan masuk permukiman penduduk, karena di sana merupakan lintasan satwa itu.

Adapun lokasi yang dilaporkan didatangi satwa diberi gelar dalam bahasa Aceh "Tengku Rayeuk" itu, seperti wilayah Desa Sibintang, Kecamatan Panton Reu, kemudian wilayah Desa Puloe Tengoh, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat.

Sementara keberadaan Consevation Respon Unit (CRU) Alu Kuyun, berada di Kecamatan Woyla Timur, lokasi tempat gajah-gajah jinak tersebut hanya berjarak sekitar 5 hingga 6 kilometer dari kawasan perkebunan warga yang diamuk kawanan gajah itu.

"Diperkirakan mereka (kawanan gajah) berjumlah sembilan ekor, sebenarnya bukan mengamuk, tapi sambil jalan gajah-gajah itu kan mencari makan. Maka pohon sawit, pinang, pucuk pohon itu di makan dan batangnya pasti rusak," lanjut Kabid Kawasan Konservasi Lingkungan (KKL) DLHK Aceh Barat, Bos Ariadi Muis.

Tim CRU Alu Kuyun yang turun pada Sabtu, (30/6) siang telah berhasil mengusir kawanan gajah dari kawasan Sibintang, sehingga tidak terlihat lagi kawanan indukan dan anakan gajah di kawasan setempat pada siang hari.

Walaupun saat proses pengusiran diguyur hujan di kawasan perbukitan pedalaman Aceh Barat itu, namun tim CRU turun dengan membawa gajah jinak untuk memastikan gajah-gajah itu meninggalkan kawasan permukiman setempat.

"Dibilang mengamuk tidak juga, sebab itu memang jalur lintasan, sambil berjalan dia mencari makanan dan yang terdekat ditemukan adalah kebun sawit warga. Jadi daun muda atau pucuknya itu yang di makan, batangnya pasti dirusak," jelasnya.

Menurut perkiraan tim yang turun, kawanan gajah tersebut hanya berjumlah sembilan ekor, walaupun ada dua lokasi yang dilaporkan mendapat ngangguan gajah itu, namun kemungkinan besar adalah masih gajah yang sama.

Sebab, gajah tersebut hanya turun mencari makanan di kebuh warga pada saat malam hari, atau sekitar pukul 19.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB, saat di usir dari Desa Sibintang, kemudian kawanan gajah berpindah ke Desa Puloe Tengoh, Aceh Barat.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Gajah Liar Ditemukan Mati di Aceh Timur

    IDI RAYEUK (EKSPOSnews): Seekor gajah liar diperkirakan berusia 15 tahun ditemukan mati di kawasan hutan pedalaman di Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (12/7)."Sepasang gading masih le

  • 4 hari lalu

    Kepala Desa Gugat Bupati Aceh Barat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Ketua DPRK Aceh Barat, Provinsi Aceh, Ramli mendukung sikap kepala desa yang bermaksud menggugat bupati karena mendiskriminasi 25 kepala desa berupa pemecatan sepihak."Semua keu

  • 3 minggu lalu

    Korupsi di Aceh Barat Daya

    BLANGPIDIE (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya (Abdya) mengungkap kasus dugaan korupsi pengadaan sarana sekolah pada dinas pendidikan daerah itu dengan total dana senilai sekitar Rp1 miliar

  • 2 bulan lalu

    Gajah Liar Rusak Rumah Warga di Ranto Peureulak

    IDI (EKSPOSnews): Sedikitnya 25 ekor kawanan gajah liar (Elephas maximus sumatranus) masuk ke pemukiman penduduk dan merusak rumah warga di Desa Semanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh

  • 3 bulan lalu

    Gajah Liar Masuk Kampung

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Warga mengeluhkan kehadiran belasan gajah sumatera liar masuk ke permukiman di Pekon (Kampung) Gunungdoh, Kecamatan Bandarnegeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lamp

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99