Selasa, 20 Nov 2018
  • Home
  • Ragam
  • Di Aceh Dilarang Duduk Semeja dengan Perempuan yang Bukan Muhrimnya

Di Aceh Dilarang Duduk Semeja dengan Perempuan yang Bukan Muhrimnya

Oleh: marsot
Kamis, 13 Sep 2018 09:22
BAGIKAN:
istimewa.
Aceh.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Ketua DPR Aceh Tgk Muharuddin mendukung kebijakan Bupati Bireuen Saifannur menerbitkan imbauan larangan bagi perempuan duduk semeja di warung kopi atau kafetaria dengan laki-laki yang bukan muhrimnya."Kami mendukung larangan ini. Kebijakan ini sangat bagus, mengingat Aceh merupakan daerah syariat Islam. Larangan ini untuk menegakkan syariat Islam," kata Tgk Muharuddin di Banda Aceh, Kamis 13 September 2018.

Menurut Tgk Muharuddin, tentunya kebijakan tersebut diterbitkan setelah Bupati Bireuen melihat kehidupan sehari-hari di wilayahnya. Kebijakan diterbitkan untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran syariat Islam di warung kopi maupun kafetaria.

Oleh karena itu, Tgk Muharuddin mengajak seluruh masyarakat Bireuen mematuhi imbauan tersebut. Sebab, imbauan tersebut lebih kepada kebaikan dan penegakan syariat Islam di Aceh.

"Semuanya dikembalikan kepada masyarakat. Kami atas nama DPR Aceh, kami mendukung imbauan Bupati Bireuen tersebut. Kami berharap imbauan ini tidak dibesar-besarkan. Semua pihak harus menghormati bahwa Aceh merupakan daerah syariat Islam," kata Tgk Muharuddin.

Terkait desakan pemberlakuan larangan bagi perempuan duduk satu meja dengan nonmuhrim di seluruh Aceh, Tgk Muharuddin mengatakan hal itu dikembalikan kepada para kepala daerah kabupaten/kota. Apakah mereka mau mengikuti kebijakan Bupati Bireuen atau tidak.

DPR Aceh, kata dia, melalui komisi terkait akan duduk dengan Dinas Syariat Islam dan Majelis Permusyawaratan Ulama mengkaji imbauan ini. Jika menurut para ulama dan dinas terkait perlu diterapkan, maka seruannya akan diberlakukan menyeluruh di Aceh.

"Yang perlu diketahui adalah seruan ini bukan melarang wanita di warung kopi atau kafetaria. Tapi, melarang perempuan mengopi duduk semeja dengan lelaki bukan nonmuhrim. Kalau mengopi dengan wanita atau keluarga, ya tidak masalah," ujar politisi Partai Aceh tersebut.

Sementara itu, Bupati Bireuen Saifannur mengatakan, larangan perempuan mengopi semeja dengan nonmuhrim di warung kopi atau kafetaria hanya sebatas imbauan. Tidak ada sanksi terkait yang melanggar seruan tersebut.

"Kami sebagai kepala daerah bertanggung jawab kepada masyarakat dan kepada Allah SWT. Untuk itu, kami mengimbau wanita tidak duduk semeja di warung kopi atau kafetaria dengan yang bukan muhrim. Apakah salah kami mengajak orang menjalankan Islam secara kaffah," kata Saifannur.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • kemarin

    Minuman Tradisional dari Aceh Timur

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Sekelompok ibu rumah tangga di Gampong Alue Ie Itam, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur berhasil mengolah rempah-rempah tradisonal menjadi aneka minuman yang berkhasi

  • 2 hari lalu

    Penjualan Toyota di Aceh Meningkat

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Diler Resmi Toyota PT Dunia Barusa Aceh mencatat penjualan mobil pabrikan asal Negeri Matahari terbit tersebut di provinsi itu naik mencapai 25 persen dibanding penjualan tahu

  • 2 hari lalu

    Di Aceh Utara Hujan Akan Sering Turun Malam Hari

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memperkirakan hujan akan terjadi tiga hari ke depan dan lebih sering terjadi pada malam hari."Untuk tiga hari ke depan, po

  • 2 hari lalu

    Aceh Tengah Genjot Produksi Kopi

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui Dinas Pertanian daerah setempat menargetkan produksi komoditas kopi di kawasan tersebut mencapai 800 kilogram per hektare pada 2018."K

  • 3 hari lalu

    Pemuda Aceh Budidayakan Ikan Lele

    SINGKIL (EKSPOSnews): Kelompok pemuda di Desa Sanggabeuru, Kabupaten Aceh Singkil, mulai membudidayakan ikan lele sangkuriang dengan cara baru yakni sistem kolam bioflok (Gumpalan Mikroorganisme)."Car

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99