Minggu, 27 Mei 2018
  • Home
  • Ragam
  • Ansor Kudus Dorong Lahirnya Perda Penanggulangan Risiko Bencana

Ansor Kudus Dorong Lahirnya Perda Penanggulangan Risiko Bencana

Oleh: Jefri
Selasa, 06 Feb 2018 18:52
BAGIKAN:
istimewa.
Banser NU kerja bakti.
KUDUS (EKSPOSnews): Seringnya terjadi bencana banjir tiap tahun, Gerakan Pemuda Ansor dan Banser Kabupaten Kudus< Jawa Tengah mendorong pemerintah kabupaten dan legislatif melahirkan Peraturan Daerah (Perda) Penanggulangan Risiko Bencana.  Keberadaan Perda ini nantinya sebagai payung yang jelas dalam penanganan dan penangggulangan bencana.

"Hampir setiap tahun kabupaten Kudus mengalami bencana sehingga perlu memiliki kebijakan (regulasi) sebagai payung yang jelas menangani bencana,"ujar ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kudus Sarmanto Hasyim di kantor GP Ansor Jl. Pramuka 20 Kudus, Selasa  6 Februari 2018.

Sarmanto mengatakan pentingnya kebijakan  melalui perda ini supaya penanganan bencana secara tepat dan menghindari adanya  penyalahgunaan dan penyelewengan bantuan.

"Berkaca pada pengalaman tahun 2014,  tidak adanya  sistem dan regulasi penanganan yang jelas sehingga terjadi penyalahgunaan dan penyelewengan bantuan."tandasnya

Ia mengusulkan program pembangunan Kabupaten Kudus mestinya juga memberi perhatian pada dampak risiko bencana, dengan berorientasi pada keselarasan pembangunan tata ruang kota yang memperhatikan lingkungan.

''Sudah menjadi kewajiban pemerintah Kabupaten Kudus memiliki sistem penanggulangan bencana, sebagai upaya memberikan keamanan, perlindungan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Karenanya, GP. Ansor dan Banser mendorong agar Kabupaten Kudus segera memiki Peraturan Daerah (Perda) penanggulangan bencana,'' tuturnya.

Sementara hingga berita ini ditulis Selasa (6/2/), ratusan anggota Banser dan relawan LPBI NU Kudus melakukan  kerja bakti di desa yang terkena banjir semalam. Mereka menyebar di beberapa titik desa wilayah kecamatan Mejobo, Kecamatan Bae,Kecamatan Jekulo, Jati, kecamatan Dawe dan Kecamatan Kota membersihkan puing-puing sampah dan di jalanan ataupun rumah warga.

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    LPBI NU Selenggarakan Pelatihan Penyusunan Kajian Risiko Bencana

    KUDUS (EKSPOSnews): Nahdlatul Ulama melalui Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) dengan dukungan dari Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia m

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99