Sabtu, 30 Mei 2020
  • Home
  • Ragam
  • Amerika Serikat Tolak Permintaan Iran Pulihkan Aset

Amerika Serikat Tolak Permintaan Iran Pulihkan Aset

Oleh: Jallus
Selasa, 09 Okt 2018 10:26
BAGIKAN:
reuters.
Amerika Serikat.
DEN HAAG (EKSPOSnews): Amerika Serikat pada Senin meminta hakim Mahkamah Internasional agar menolak permintaan Iran soal pemulihan aset 1,75 miliar dolar AS (sekitar Rp26,6 triliun) yang disita oleh pengadilan AS di bank-bank nasional.

Mahkamah Agung AS pada 2016 menetapkan bahwa aset-aset itu antara lain harus diberikan kepada keluarga-keluarga Amerika korban pengeboman sebuah barak Korps Marinir AS di Beirut pada 1983.

Sidang pada mahkamah tersebut terpisah dari sidang yang membahas keberatan Iran atas sanksi-sanksi yang saat ini diberlakukan AS terhadap Teheran.

Tuntutan Iran pada kedua kasus itu didasarkan atas Perjanjian Persahabatan tahun 1955, yang ditandatangani 24 tahun sebelum Revolusi Iran, yaitu revolusi yang membalikkan posisi kedua negara menjadi musuh bebuyutan.

"Akar tindakan dari pusat kasus ini adalah dukungan Iran atas terorisme internasional," kata Richard Visek, penasihat hukum Departemen Luar Negeri AS, pada Senin. Ia meminta Mahkamah menolak tuntutan Iran.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menuduh Teheran menyalahgunakan Pengadilan Dunia itu untuk tujuan politik dan propaganda.

Washington pekan lalu mengumumkan pihaknya akan menarik diri dari Perjanjian Persahabatan setelah Mahkamah Internasional memerintahkan Amerika Serikat untuk memastikan agar sanksi-sanksi yang diterapkannya terhadap Iran tidak mengganggu bantuan kemanusiaan atau keamanan penerbangan sipil.

Sumber: antara/reuters.

  Berita Terkait
  • 10 bulan lalu

    KPK Sita Aset Rita Widyasari

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita aset-aset milik mantan Bupati Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur Rita Widyasari senilai Rp70 Miliar terkait kasus tindak pidana

  • 11 bulan lalu

    KPK Minta Centre Point Dikembalikan ke Negara

    MEDAN (EKSPOSnews): Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang meminta PT ACK selaku pengelola Centre Point segera mengembalikan lahan atau aset milik PT Kereta Api Indonesia (KAI)

  • 11 bulan lalu

    Syarif Syaifulloh Bertani Organik di Amerika Serikat

    Nama Syarif Syaifulloh di Philadelpia Amerika Serikat cukup dikenal sebagai petani yang memberikan hasil pertanian secara gratis kepada masyarakat setempat dan lahan pertaniannya dijadikan sarana eduk

  • 12 bulan lalu

    Aset Robert Tantular Akan Disita

    JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM akan menyita aset milik bekas pemilik Bank Century, Robert Tantular, yang angkanya mencapai sekitar

  • 12 bulan lalu

    Iran Ancam Pasukan Amerika Serikat dengan Senjata Rahasia

    JAKARTA (EKSPOSnews): Iran ancam pasukan Amerika Serikat di Timur Tengah dengan mengerahkan rudal dan senjata rahasia yang mampu menenggelamkan kapal perang negara Paman Sam dalam kitungan detik.Kapal

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99