Senin, 20 Nov 2017
  • Home
  • Properti
  • Tano Ponggol Samosir Akan Diperlebar Jadi 100 Meter

Tano Ponggol Samosir Akan Diperlebar Jadi 100 Meter

Oleh: Marsot
Jumat, 31 Mar 2017 09:18
BAGIKAN:
istimewa
Danau Toba.
JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai melaksanakan normalisasi dan pelebaran terusan Tano Ponggol, di Samosir, Sumatera Utara dari semula 12 meter menjadi 100 meter. Tano Ponggol adalah terusan yang memisahkan Pulau Samosir dengan Pulau Sumatera yang dibuat oleh Belanda pada masa penjajahan. Terusan tersebut saat ini memiliki lebar 8-12 meter, sehingga tidak bisa dilalui kapal.

Pelebaran terusan Tano Ponggol menjadi 100 meter dilaksanakan sepanjang 1,2 kilometer. Dengan pelebaran terusan tersebut diharapkan nantinya kapal pesiar kecil bisa mengelilingi Danau Toba. Wisatawan yang ingin mengelilingi pulau Samosir dapat menggunakan kapal pesiar, sehingga hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Danau Toba khususnya Pulau Samosir.

Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera III Baru Panjaitan mengatakan kebutuhan dananya mencapai Rp160 miliar yang dilaksanakan selama 2 tahun anggaran hingga 2018.

“Setelah penetapan lokasi oleh Gubernur (Sumatera Utara), akan ditenderkan awal Agustus,”ujarnya dalam keterangan tertulis baru-baru ini.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional II Paul Ames Halomoan mengatakan dengan pelebaran ini otomatis jembatan yang saat ini menghubungkan Pulau Sumatera dan Pulau Samosir akan diganti dengan jembatan sepanjang 100 meter dan menggunakan desain baru sehingga dibawahnya dapat dilalui oleh kapal pesiar kecil.

Paul mengungkapkan saat ini sedang dilakukan penanganan jalan lingkar Samosir sepanjang 125 km yang dikerjakan mulai tahun anggaran 2016. Jalan lingkar Samosir semula merupakan jalan Pemerintah Kabupaten Samosir, sudah menjadi tanggungjawab Kementerian PUPR sejak tahun 2015.

Penanganan jalan lainnya yang dilaksanakan dalam rangka mendukung KSPN Danau Toba adalah penanganan jalan lingkar luar Danau Toba sepanjang 360 kilometer mulai dari Lingkar Parapat-Panji-Kaban Jahe dan seterusnya sampai kembali lagi ke Parapat.

“Saat ini, masih terdapat beberapa segmen yang mempunyai lebar hanya 4,5 meter. Segmen-segmen ini akan dilebarkan menjadi 7 meter”, ujar Paul.

Sedangkan akses menuju kawasan Danau Toba, Kementerian PUPR akan melanjutkan lagi jalan tol dari Tebing Tinggi-Siantar-Parapat. Diharapkan tahun 2019 jalan tol Medan-Tebing Tinggi-Parapat bisa selesai.

Paul memprediksi apabila jalan tol tersebut sudah selesai maka wisatawan yang ingin mengunjungi Danau Toba melalui Parapat cukup menempuh perjalanan selama 2 jam dari Medan atau Bandara Kuala Namu.

"Sekarang bisa 4 jam kalau lalu lintasnya lancar, bila macet bisa 6 jam sampai di Parapat," tutup Paul.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99