Jumat, 21 Sep 2018

Rumah Bersubsidi di Palembang Diminati Warga

Oleh: Jallus
Senin, 05 Mar 2018 11:53
BAGIKAN:
istimewa.
Rumah.
PALEMBANG (EKSPOSnews): Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Selatan Harriadi Benggawan mengatakan, kepemilikan rumah bersubsidi dari pemerintah semakin memasyarakat atau diminati sejak diluncurkannya program satu juta rumah empat tahun lalu, ditandai pangsa pasar yang meningkat.

Harriadi Benggawan di Palembang, mengatakan, pangsa pasar rumah bersubsidi di daerah ini mengalami kenaikan dengan berhasil menembus persentase 70 persen atau naik jika dibandingkan sebelumnya yakni 60 persen untuk rumah murah dan 40 persen rumah mewah.

"Kenaikan ini salah satunya didorong adanya bantuan subsidi pemerintah untuk uang muka, masa pengembalian kreditnya yang bisa 20 tahun," katanya, Senin 5 Maret 2018.

Ia mengatakan lantaran pertumbuhan pesat sektor ini membuat pengembang tidak menyia-yiakan peluang ini. Menurutnya, sebagian besar pengembang membangun rumah murah karena untuk bisnis penjualan rumah mewah mengalami penurunan karena pengaruh krisis ekonomi global.

Sebaran lokasi pembangunan perumahan murah itu terdapat Sako, Sematang Borang, Tanjung Barangan, Gandus Talang Jambe, dan beberapa daerah di pinggiran kota.

Para pengembang memilih kawasan pinggiran kota karena harga tanah masih relatif murah.

Sementara itu, Pemerintah Kota Palembang siap membantu infrastruktur jalan untuk mendorong kalangan pengembang aktif dalam pembangunan rumah murah bagi kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

Pembangunan kawasan perumahan yang sudah tertata ini diharapkan mengurangi area pemukiman kumuh di sekitar aliran Sungai Musi yakni kawasan Seberang Ulu.

Program satu juta rumah ini mendapatkan dukungan penuh Pemkot Palembang karena hingga kini persoalan tempat tinggal bagi MBR masih menjadi persoalan dominan untuk mengikis kawasan kumuh di pinggir Sungai Musi.

Pemerintah mematok harga rumah subsidi ini Rp123 juta dengan uang muka hanya satu persen dari harga rumah, dan bunga kredit perumahan telah diturunkan dari 7,25 menjadi 5 persen untuk masa 15-20 tahun.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Kelas Daring di Universitas Bina Darma Palembang

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Universitas Bina Darma Palembang, Sumatera Selatan, pada tahun akademik baru 2018/2019 ini mulai menerapkan kelas dalam jaringan (daring) tanpa harus datang ke kampus."Kelas da

  • 3 minggu lalu

    Garuda Buka Penerbangan Langsung Padang-Palembang

    PADANG (EKSPOSnews): Maskapai Garuda Indonesia membuka rute penerbangan baru Palembang-Padang untuk mendukung konektivitas udara dua provinsi agar bisa membantu mengembangkan potensi wisata dan pereko

  • 3 minggu lalu

    Garuda Resmikan Rute Palembang-Lampung-Bandung

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia resmi meluncurkan rute penerbangan terbaru Palembang-Lampung-Bandung (pergi-pulang) yang akan dioperasikan menggunakan pesawa

  • satu bulan lalu

    LRT Berkah Bagi Palembang

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Berkah Asian Games 2018 bagi warga Palembang, Sumatera Selatan salah satunya adalah hadirnya sarana transportasi umum modern berupa kereta api ringan atau "Light Rail Transit".

  • satu bulan lalu

    Rekor MURI Pempek Palembang

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Kota Palembang mencetak rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan menyajikan 18.818 porsi pempek berstandar SNI di Plaza Benteng Kuto Besak.Palembang yang menjadi tuan rumah A

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99