Jumat, 14 Des 2018

Rumah Bersubsidi di Palembang Diminati Warga

Oleh: Jallus
Senin, 05 Mar 2018 11:53
BAGIKAN:
istimewa.
Rumah.
PALEMBANG (EKSPOSnews): Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Selatan Harriadi Benggawan mengatakan, kepemilikan rumah bersubsidi dari pemerintah semakin memasyarakat atau diminati sejak diluncurkannya program satu juta rumah empat tahun lalu, ditandai pangsa pasar yang meningkat.

Harriadi Benggawan di Palembang, mengatakan, pangsa pasar rumah bersubsidi di daerah ini mengalami kenaikan dengan berhasil menembus persentase 70 persen atau naik jika dibandingkan sebelumnya yakni 60 persen untuk rumah murah dan 40 persen rumah mewah.

"Kenaikan ini salah satunya didorong adanya bantuan subsidi pemerintah untuk uang muka, masa pengembalian kreditnya yang bisa 20 tahun," katanya, Senin 5 Maret 2018.

Ia mengatakan lantaran pertumbuhan pesat sektor ini membuat pengembang tidak menyia-yiakan peluang ini. Menurutnya, sebagian besar pengembang membangun rumah murah karena untuk bisnis penjualan rumah mewah mengalami penurunan karena pengaruh krisis ekonomi global.

Sebaran lokasi pembangunan perumahan murah itu terdapat Sako, Sematang Borang, Tanjung Barangan, Gandus Talang Jambe, dan beberapa daerah di pinggiran kota.

Para pengembang memilih kawasan pinggiran kota karena harga tanah masih relatif murah.

Sementara itu, Pemerintah Kota Palembang siap membantu infrastruktur jalan untuk mendorong kalangan pengembang aktif dalam pembangunan rumah murah bagi kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

Pembangunan kawasan perumahan yang sudah tertata ini diharapkan mengurangi area pemukiman kumuh di sekitar aliran Sungai Musi yakni kawasan Seberang Ulu.

Program satu juta rumah ini mendapatkan dukungan penuh Pemkot Palembang karena hingga kini persoalan tempat tinggal bagi MBR masih menjadi persoalan dominan untuk mengikis kawasan kumuh di pinggir Sungai Musi.

Pemerintah mematok harga rumah subsidi ini Rp123 juta dengan uang muka hanya satu persen dari harga rumah, dan bunga kredit perumahan telah diturunkan dari 7,25 menjadi 5 persen untuk masa 15-20 tahun.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Imigrasi Palembang Benahi Pelayanan

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Kantor Imigrasi Kelas I Palembang, Sumatera Selatan berupaya melakukan pembenahan pelayanan pembuatan paspor dan dokumen keimigrasian lainnya baik bagi masyarakat lokal maupun

  • satu bulan lalu

    Mengajak Remaja Kembangkan Songket Palembang

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan mengajak remaja di kota setempat mengembangkan kerajinan tradisional seperti kerajinan tenun songket dan jumputan."Kerajinan tenun s

  • 2 bulan lalu

    Bus Damri Baturaja-Palembang Segera Beroperasi

    BATURAJA (EKSPOSnews): Bus Damri rute Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan tujuan Kota Palembang dalam waktu dekat segera dioperasikan oleh Dinas Perhubungan wilayah setempat."Angku

  • 2 bulan lalu

    Tol Palembang-Bengkulu Akan Dibangun 2019

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pembangunan tiga ruas jalan tol Trans Sumatera yang menghubungkan Palembang ke Bengkulu sepanjang 330 kilometer (km) akan dikerjakan pada 2019.Manager Proyek Divisi Tol PT Huta

  • 2 bulan lalu

    LRT di Palembang Jadi Objek Rekreasi

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Kereta layang ringan atau "Light Rail Transit/LRT" di Kota Palembang saat ini dimanfaatkan masyarakat untuk rekreasi atau sarana transportasi wisata.Berdasarkan pemantauan di P

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99