Kamis, 16 Agu 2018
  • Home
  • Properti
  • Renovasi Pasar Modern di Pekanbaru Hampir Rampung

Renovasi Pasar Modern di Pekanbaru Hampir Rampung

Oleh: marsot.
Jumat, 13 Okt 2017 17:04
BAGIKAN:
istimewa.
Pasar tradisional.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru menyatakan renovasi fisik Pasar Higienis di ibu kota Provinsi Riau senilai Rp1,2 miliar tersebut mencapai 70 persen.

"Insha Allah bulan depan dapat dibuka dan menanggulangi PKL (Pedagang Kaki Lima) di Jalan Teratai," kata Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut di Pekanbaru, Jumat 13 Oktober 2017.

Ia menuturkan renovasi yang dimulai sejak medio 2017 itu terus mengalami progres signifikan dan diharapkan dapat menampung ratusan PKL yang kini dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Selain melakukan renovasi fisik di Pasar tersebut, pihaknya juga menyatakan telah berkoordinasi dengan sebuah pusat perbelanjaa yang berlokasi berdampingan dengan Pasar Higienis.

Saat ini, antara Pasar Higienis dengan pusat perbelanjaan itu dipisahkan oleh tembok. Ke depan, ia mengatakan tembok itu akan dirobohkan sehingga dapat menampung ratusan PKL yang kini berdagang di pinggiran jalan.

"Kita sudah komunikasi dengan mereka pengelola pusat perbelanjaan itu, PT PMJ (Putra Maha Jaya), dan respon mereka positif," ujarnya.

Pasar Higienis yang digadang menjadi pasar semi modern di Kota Pekanbaru dengan nilai pembangunan mencapai Rp2,7 miliar dalam kondisi rusak. Sementara fasilitas pendukung lainnya dipastikan hilang setelah lebih dari setahun lamanya ditinggal para pedagang.

Pasar itu dibangun Pemkot Pekanbaru awal 2016 silam dengan cara menyulap bangunan sekolah dasar di Jalan Teratai, Kecamatan Senapelan. Ratusan kios disiapkan di pasar tersebut. Keberadaan pasar itu diharapkan menjadi solusi ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar Jalan Teratai, karena keberadaan mereka kerap menimbulkan kemacetan serta tidak terorganisir.

Namun, relokasi pedagang ke gedung Pasar Higienis tidak semulus yang diperkirakan. Beragam penolakan disampaikan oleh para PKL. Meski sempat membuahkan hasil, PKL hanya bertahan beberapa bulan di Pasar Higienis sebelum kemudian kembali berjualan di pinggiran jalan.

Pedagang menilai omzet dagangannya menurun drastis saat berjualan di gedung Pasar Higienis. Hal itu disebabkan banyaknya konsumen enggan bertransaksi di lokasi yang disiapkan pemerintah.

Setahun lamanya pasar tersebut dibiarkan kosong. Dari pantauan di lapangan, sejumlah fasilitas mulai rusak dan hilang, seperti mesin air, pintu (rolling door), tangki air, kabel listrik dan saklar lampu banyak yang hilang dan rusak. Kondisi pasar ini pun berantakan. Sampah tampak berserakan, halaman pasar tersebut juga tampak semak oleh rumput.

Namun, Pemkot Pekanbaru kembali menganggarkan biaya sebesar Rp1,2 miliar, yang diketahui berasal dari Dana Alokasi Khusus untuk kembali merenovasi pasar tersebut. Meski belum diketahui tingkat keberhasilan dalam mengatasi pedagang yang kini berjualan di pinggir jalan.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Kejari Pekanbaru Tangkap 11 Buronan Tipikor

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Provinsi Riau menyatakan berhasil menangkap 11 buronan pelaku tindak pidana korupsi sepanjang Januari-Agustus 2018."Mereka ada yang masih berstatus

  • 3 minggu lalu

    Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris di Pekanbaru, Seorang Pejabat PLN

    PEKANBARU (EKSPOSnews); Detasemen Khusus 88 Anti Teror menangkap lima terduga teroris dari penggerebekan yang dilakukan di sejumlah tempat di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (27/7)."Bahwa benar t

  • 4 minggu lalu

    Pembangunan Tol Padang Pariaman-Pekanbaru Terganjal Pembebasan Lahan

    PADANG (EKSPOSnews): Pembangunan Tol Trans Sumatera Padang Pariaman-Pekanbaru masih terganjal oleh proses pembebasan lahan yang belum selesai karena masyarakat menolak harga yang ditetapkan oleh tim p

  • 2 bulan lalu

    Pemkot Pekanbaru Akan Bayar Tunggakan Listrik

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau akhirnya sepakat untuk membayar tunggakan tagihan rekening penerangan jalan umum (PJU) yang mencapai Rp37 miliar ke PT PLN (Persero).Ke

  • 2 bulan lalu

    Polres Pekanbaru Buru Perampok ATM

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Pekanbaru memburu komplotan bersenjata api perampok mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang sempat melukai seorang satpam."Para pelaku dipastikan bersenja

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99