Rabu, 20 Mar 2019
  • Home
  • Properti
  • Pembangunan Rusunawa di Sumatera Utara Terkendala

Pembangunan Rusunawa di Sumatera Utara Terkendala

Rabu, 09 Nov 2016 06:20
BAGIKAN:
marsot
Rumah toko di Medan.

MEDAN (EKSPOSnews): Pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) sebagai program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Provinsi Sumatera Utara terkendala dalam penyediaan lahan.

Usai rapat dengan Komisi D DPRD Sumut di Medan, Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Sumut Ibnu Hutomo mengatakan, sebenarnya pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) itu merupakan program prioritas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Karena itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyediakan anggaran yang cukup banyak untuk membangun rumah untuk masyarakat tersebut.

Namun program tersebut sulit dijalankan di Sumut karena kesulitan dalam menyediakan lahan yang pas untuk pembangunan rusunawa.

Untuk tahun 2017, Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Sumut baru mendapatkan satu lahan untuk pembangunan rusunawa tersebut yakni di Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal yang berdekatan dengan Ponpes Musthafawiyah.

Dari survei yang dilakukan, lokasi tersebut dianggap memenuhi syarat karena lahannya bersih tanpa bangunan dan memiliki sertifikat yang jelas.

"Rencananya, di sana akan dibangun rumah susun dengan tiga tingkat," katanya, Selasa 8 November 2016.

Menurut dia, dalam pembangunan rusunawa tersebut, penyediaan lahan menjadi tanggung jawab daerah, sedangkan biaya pembangunannya disiapkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Sebenarnya, di Sumut cukup banyak lahan yang dimiliki, tetapi tidak dapat dibangun karena masih ada bangunan di lahan tersebut.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tidak mau membangun rusunawa tersebut jika masih ada bangunan lain di lahan yang disiapkan.

Pihaknya telah melaporkan kondisi itu ke Gubernur Sumut T Erry Nuradi yang telah menginstruksikan untuk mengoordinasikannya dengan Biro Perlengkapan dan Pemeliharaan Aset Sekretariat Daerah Sumut.

"Kita sedang berkoordinasi dengan Biro Perlengkapan dan Pemeliharaan Aset untuk merubuhkan bangunan yang akan menjadi lahan pembangunan rusunawa,"kata Ibnu Hutomo.(ant)


  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Pelindo 1 Akan Kembangkan Jalur Cruise di Sumatera Utara

    MEDAN (EKSPOSnews): PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menggelar Rapat Koordinasi Potensi Pengembangan Jalur Cruise dan Ferry Medan

  • 6 bulan lalu

    Polisi Tembak Nelayan Asal Sumatera Utara

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Satuan Polisi Perairan Kepolisian Resor Rokan Hilir menembak mati seorang nelayan asal Provinsi Sumatera Utara yang diduga mencuri ikan atau "illegal fishing" di wilayah pesisi

  • 7 bulan lalu

    Bea Cukai Sumatera Utara Musnahkan Barang Selundupan

    MEDAN (EKSPOSnews): Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara melakukan pemusnahan barang hasil selundupan berupa rokok, pakaian bekas atau "ballpress" dan minuman mengandung eti

  • tahun lalu

    Jasa Raharja Sumatera Utara Bayar Santunan. Banyak yang Bocor?

    MEDAN (EKSPOSnews): Jasa Raharja Sumatera Utara pada 2017 membayar santunan korban kecelakaan penumpang angkutan penumpang sebesar Rp144,435 miliar dengan jumlah terbanyak untuk korban meninggal dunia

  • tahun lalu

    Menggalang Dana BUMN untuk Sumatera Utara

    BALIGE (EKSPOSnews): Menteri BUMN Rini Soemarno menggalang sejumlah perusahaan milik negara untuk menyalurkan dana sebesar Rp10,2 miliar dalam rangka tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk menin

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99