Minggu, 22 Okt 2017

Pembangunan Jembatan Sei Wampu Terbengkalai

Oleh: Jallus
Kamis, 08 Jun 2017 05:20
BAGIKAN:
istimewa
Jembatan (ilustrasi).
STABAT (EKSPOSnews): Pembangunan jembatan baru Sungai Wampu yang menghubungkan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara dan Aceh, di jalan lintas Sumatera kini sudah lama terbengkalai dan seakan tidak lagi dilanjutkan sementara materialnya masih menumpuk di badan jalan.

"Kalau tidak salah kondisi tak ada pekerjaan di jembatan tersebut sudah mencapai delapan bulan," kata salah seorang warga di sekitar lokasi proyek pembangunan jembatan baru Wampu Muhammad Azwan di Stabat, Rabu 7 Juni 2017.

Azwan menjelaskan sudah lama material besi untuk pembangunaan itu berada dibadan jalan tanpa ada pengerjaan untuk kelanjutannya. Dikhawatirkan pondasi jembatan juga akan rusak bila lama tida dikerjakan lagi, terutama materil besinya.

"Dulunya kami mendengar pembangunan jembatan itu akan rampung tahun 2017 ini, namun hingga sekarang ini pembangunannya sudah terbengkalai," katanya.

Padahal warga sangat berharap pembangunan jembatan yang dikabarkan seperti jembatan Balerang Batam dengan panjang hampir 100 meter itu hingga sekarang belum juga ada tanda-tanda penyelesaiannya.

"Kondisi ini jelas-jelas sangat memprihatinkan, apalagi dalam waktu dekat ini Idul Fitripun kan tiba, tentu jembataan sangat dibutuhkn oleh warga baik yang menuju ke Medan ataupun Aceh, sementara jembatan lama kondisinya sudah sangat memprihatinkan," smabungnya.

Untuk itu warga berharap agar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dapat menindak rekanan yang menelantarkan pembangunan jembatan Sei Wampu itu, pdahal rakyat butuh adanya jembatan baru.

Ibnu Kasir warga lainnya menjelaskan sudah lama meterial besi untuk pembangunan itu berada di depan masjid raya Stabat, malah sekarang sudah ditumbuhi rumput dan ilalang karena belum juga dipergunakan hingga sekarang ini.

"Malah akibat dari itu sekarang halamaan masjid bila hujan deras sering kebanjiran, namun parit yang dijanjikan dibangun disekitar itu, belum juga terwujud hingga sekarang ini," katanya.

Padahal bila jembatan terpanjang di Langkat itu dapat selesai dibangun tepat waktu lebaraaan 1348 Hijriah tentu bisa dimamfaatkan menjadi dua arah satu arah menuju Aceh dan satu arah lagi menuju Medan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99