Rabu, 16 Jan 2019

Pasar Properti di Jakarta Menuggu Pemulihan

Oleh: marsot
Kamis, 22 Nov 2018 18:16
BAGIKAN:
istimewa.
Apartemen di Jakarta.
JAKARTA (EKSPOSnews): Konsultan properti, Colliers International, menyatakan pasar properti yang terdapat di wilayah Jakarta saat ini menunggu adanya momentum untuk pemulihan terutama setelah penyelenggaraan pada Pemilu 2019.

"Pasar properti Jakarta sekarang menunggu momentum untuk pemulihan, setidaknya setelah beberapa bulan setelah pemilu," kata Head of Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, dalam rilis yang diterima di Jakarta, Kamis 22 November 2018.

Menurut dia, meski mengalami stagnasi, tetapi pasar properti di Jakarta dinilai tetap tidak bisa ditandingi oleh pasar yang ada di negara berkembang lainnya.

Ferry mengingatkan bahwa sejumlah perusahaan teknologi finansial pada saat ini sudah memulai untuk memperluas dengan mencari ruang kerja baru yang lebih besar.

Sebelumnya, Colliers International menyatakan bahwa kondisi perkantoran di wilayah Jakarta dinilai masih stagnan antara lain karena banyaknya pasokan perkantoran baru di Ibu Kota.

"Secara umum belum ada perubahan signifikan, artinya kondisi sekarang masih mrerfleksikan kondisi pada kuartal sebelumnya. Kami perkirakan sampai akhir tahun 2018, tingkat hunian perkantoran di CBD (sentrabisnis) di Jakarta kemungkinan akan terus turun," kata Ferry Salanto, dalam paparan properti di Jakarta, Rabu (3/10).

Menurut dia, salah satu penyebab dari fenomena tersebut adalah proyeksi suplai atau pasokan perkantoran yang sangat besar pada tahun 2018 ini, yang diperkirakan mencapai sekitar 600 ribu meter persegi.

Padahal, Ferry mengingatkan bahwa volume aktivitas sewa menyewa di ruang perkantoran Jakarta masih lebih kecil dibandingkan volume pasokan perkantoran yang masuk sehingga dinilai belum ada titik keseimbangan.

Ia juga mengungkapkan, karena banyaknya pasokan perkantoran yang masuk maka kemungkinan jumlah tingkat hunian perkantoran di wilayah Jakarta akan turun sampai sekitar 80 persen, dari posisinya pada saat ini sekitar 82,8 persen.

Ferry juga memaparkan, pada tahun ini juga dipenuhi dengan berbagai sentimen faktor nonteknsi antara lain kondisi tahun politik yang juga mempengaruhi perilaku investor properti.

Berbeda dengan di CBD atau sentrabisnis Jakarta, di kawasan non-CBD tingkat okupansi dinilai masih tinggi, tetapi baru akan terasa pada tahun depan karena pasokan akan bertambah di non-CBD terutama pada 2019.

"Tahun depan dengan pasokan yang cukup tinggi, okupansi juga diperkirakan akan turun menjadi 80 persen pada 2019," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Kepala PN Jakarta Selatan Sudah Beri Peringatan, Hakim Masih Terkena OTT?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Juru bicara Mahkamah Agung (MA) Suhadi mengatakan sebelum terjadi OTT oleh KPK terhadap tiga aparat pengadilan, pimpinan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sudah memberi peringata

  • 2 bulan lalu

    Inilah Kronologi Penangkapan 2 Hakim di PN Jakarta Selatan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi menyampaikan kronologis penangkapan dua orang hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, yaitu Iswahyu Widodo dan Irwan yang juga diamankan bersama den

  • 2 bulan lalu

    2 Hakim PN Jakarta Selatan Ditetapkan Tersangka Penerima Suap

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan dua hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, yaitu Iswahyu Widodo dan Irwan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap terkait putusan

  • 2 bulan lalu

    OTT di PN Jakarta Selatan Kejadian Berulang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Komisi Yudisial (KY) Jaja Ahmad Jayus mengatakan bahwa operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap aparat Pengadilan Negeri Jakarta Selatan adalah kejadian berulang yang meng

  • 2 bulan lalu

    KPK OTT di Jakarta, Jaring Hakim?

    JAKARTA (EKSPOSnews): KPK melakukan operasi tangan tangan (OTT) terhadap enam orang terkait perkara perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan."Benar ada giat tadi malam sampai dinihari di Jakarta t

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99