Selasa, 23 Mei 2017

Merenovasi Pasar Tradisional di Agam

Oleh: Alex
Sabtu, 13 Mei 2017 17:56
BAGIKAN:
istimewa
Pasar tradisional.
LUBUKBASUNG (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, melakukan renovasi lima pasar tradisional di daerah itu dengan dana sebesar Rp1,42 miliar pada tahun ini.

"Kelima pasar yang direnovasi itu merupakan usulan dari pihak kecamatan ke Pemkab Agam saat musrenbang," kata Kepala Bidang Pasar Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Agam, Agus Efendi di Lubukbasung, Sabtu 13 Mei 2017.

Ia menyebutkan kelima pasar itu yakni, Pasar Serikat Matur Kecamatan Matur dengan dana Rp880 juta, Pasar Rabaa Kayu Pasak Kecamatan Palembayan dengan dana Rp199 juta.

Pasar Serikat Lawang Kecamatan Matur dengan dana Rp134 juta, Pasar Balai Panjang Kecamatan Sungaipua dengan dana Rp162 juta dan Pasar Rabaa Kecamatan Baso sebesar Rp43 juta.

"Dana pembangunan Pasar Serikat Matur Kecamatan Matur berasal dari dana alokasi khusus dan untuk empat pasar lainnya berasal dari dana pokok pikiran anggota DPRD setempat pada 2017," katanya.

Ia menambahkan dana tersebut digunakan untuk peningkatan status kontruksi, renovasi los dan lainnya.

Sedangkan renovasi kelima pasar ini akan dilakukan dalam waktu dekat, karena sudah selesai serah terima lapangan dengan rekanan.

"Kita berharap renovasi lima pasar ini sesuai dengan kontrak kerja nantinya," katanya.

Saat ini jumlah pasar tradisional di Agam sebanyak 38 unit. Dari jumlah itu hanya delapan pasar yang dinilai sudah standar yaitu Pasar Balai Selasa Kecamatan Lubukbasung, Pasar Padang Baru Lubukbasung, Pasar Tiku Lima Jorong Kecamatan Tanjungmutiara.

Lalu, Pasar Baso Kecamatan Baso, Pasar Pakan Selasa Kecamatan Kamangmagek, Pasar Pakan Kamih Kecamatan Tilatangkamang, Pasar Pakan Ahad Koto Baru Kecamatan Baso dan Pasar Ulu Banda Kecamatan Malalak.

"Kita menargetkan beberapa tahun ke depan ketiga puluh pasar tradisional yang belum layak ini menjadi standar," katanya.

Untuk mencapai target itu, pihaknya berusaha mencari dana ke pemerintah pusat, karena sumber dana dan rehabilitasi pasar ini cukup banyak di Kementerian Kelautan Perikanan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah.

Anggota DPRD Agam, Noveri Edios berharap dinas terkait selalu melakukan pengawasan ke lokasi pasar itu.

Dengan cara ini maka pembangunan dan renovasi sesuai dengan perencanaan.

"Ini harus dilakukan agar pembangunan dan renovasi pasar berjalan dengan baik dan sesuai dengan perencanaan," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • kemarin

    Kagama Sumut Bakti Sosial untuk Korban Gunung Sinabung

    MEDAN (EKSPOSnews): Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Sumatera Utara melaksanakan Kegiatan Bakti Sosial di Dusun Terungperen, Desa Mardinding, Kecamatan Payung, Kabupaten Tanah Karo kep

  • 4 minggu lalu

    Pemkab Labuhanbatu Gratiskan Seragam Sekolah

    RANTAUPRAPAT (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara akan mengratiskan pakaian seragam sekolah untuk siswa kelas satu SD dan kelas satu SMP untuk meringankan beban orang tua mer

  • 2 bulan lalu

    Bedakan Persoalan Politik dan Agama

    SIBOLGA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo meminta persoalan politik dan agama dipisahkan agar tidak terjadi gesekan antarumat di Indonesia."Memang gesekan kecil-kecil kita ini karena Pilkada. Benar n

  • 2 bulan lalu

    Agama Harus Menjadi Pemersatu Bangsa, Bukan Pemecah Belah

    SEMARANG (EKSPOSnews): Antropolog Universitas Diponegoro Semarang Mudjahirin Thohir mengingatkan agama berperan sebagai pemersatu bangsa Indonesia, bukan pemecah belah."Indonesia menjadi kuat karena b

  • 2 bulan lalu

    Jangan Gunakan Agama untuk Politik

    JAKARTA (EKSPOSnews): Gerakan Pemuda (GP) Ansor menilai tidak elok menggunakan agama demi kepentingan politik, terlebih dengan mengorbankan umat, seperti menolak menyalatkan jenazah karena beda piliha

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak