Sabtu, 18 Nov 2017

Memperkuat Pemberdayaan Warung Tradisional

Oleh: marsot.
Kamis, 02 Nov 2017 05:40
BAGIKAN:
istimewa.
Gudang.
JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Perdagangan memfasilitasi kesepakatan antara Indogrosir dan empat perbankan untuk memperkuat pemberdayaan warung tradisional melalui pemberian bantuan modal sehingga pedagang tradisional memiliki kemampuan yang sama dengan gerai modern.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan salah satu kendala yang dihadapi pedagang warung tradisional yakni perolehan barang dagangan yang lebih mahal sehingga mereka kalah bersaing dengan gerai ritel modern yang mulai menjamur.

"Pedagang kecil membeli barang dengan harga lebih mahal karena dia membeli hanya sedikit sedangkan pasar ritel modern membelinya dalam jumlah yang besar," kata Enggar dalam penyerahan bantuan modal di Indogrosir, Bekasi, Jabar, Rabu 1 November 2017.

Dengan kesepakatan ini, Indomaret Group melalui Indogrosir pun sepakat menjual dengan harga yang sama kepada para pedagang warung tradisional.

Selain itu, kesepakatan ini juga memberikan kemudahan bagi pedagang untuk membeli barang dagangan dari seluruh gerai Indogrosir dengan fasilitas kredit dari empat bank, yakni BNI, BRI, Mandiri dan BCA.

"Ini sesuai kehendak para pedagang yang kreditnya itu hanya bisa untuk membeli barang di Indogrosir. Dengan demikian mereka memiliki kemampuan berusaha dan mendapatkan margin keutungan sama dengan gerai ritel modern," kata Enggar.

Menurut dia, ritel modern dan perbankan harus bahu-membahu menopang tumbuh dan berkembangnya warung sebagai bagian dari kebijakan pemerintah mengembangkan sektor ritel baik ritel modern maupun ritel tradisional warung.

Enggar mengungkapkan berdasarkan data Nielsen pada 2014, terdapat lebih dari tiga juta warung yang harus mendapat perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) Roy Mandey menjelaskan model usaha antara ritel grosir dan warung tradisional ini akan diterapkan oleh ritel lainnya setelah Indogrosir.

"Kami lihat ada grosir lainnya dan memang sudah jalan. Lotte grosir juga sudah berjalan kemitraannya dengan beberapa warung cuma nanti akan dibakukan dan diformulasikan kepada hypermarket dan minimarket nanti semua," ujar Roy.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99