Rabu, 19 Des 2018

Membangun Rumah Nelayan di Agam

Oleh: Jallus
Jumat, 05 Jan 2018 13:53
BAGIKAN:
istimewa.
Rumah (ilustrasi).
LUBUKBASUNG (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Agam, Sumbar, mengajukan pembangunan 100 rumah nelayan di Kecamatan Tanjungmutiara ke Kementerian Pekerjaam Umum dan Perumahan Rakyat pada 2017 yang pembangunannya direncananya dilakukan tahun ini.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Agam, Rudi Hendri di Lubukbasung,  mengatakan 100 unit rumah tersebut untuk nelayan di Tiku Lima Jorong berjumlah 50 unit dan Tiku Selatan 50 unit.

Lokasi pembangunan rumah tersebut telah tersedia satu hamparan dan telah memiliki sertifikat, katanya, Jumat 5 Januari 2018.

Pemkab Agam telah mengusulkan pembangunan rumah tersebut pada akhir 2017 dan Kemenpupera telah melakukan verifikasi ke lapangan.

Namun tinggal persetujuan dari Kemenpupera dan setelah itu baru dibangun.

"Kita berharap seluruh usulan itu disetujui oleh Kemenpupera sehingga nelayan di Tanjungmutiara mendapatkan bantuan rumah yang layak," katanya.

Pada 2017, tambahnya, Pemkab Agam mendapatkan alokasi dana sebesar Rp7,5 miliar untuk membangun 50 unit rumah di Muaro Putih, Nagari Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjungmutiara.

Pembangunan rumah tersebut telah selesai dan tinggal serah terima antara Kemenpupera ke Pemkab Agam dan nelayan.

"Serah terima ini bakal dilakukan dalam waktu dekat, sehingga nelayan bisa menempati rumah itu," katanya.

Tokoh Masyarakat Tiku Lima Jorong, Abdul Muis, mengatakan pihaknya telah menyediakan lahan untuk pembangunan rumah bagi nelayan dan lahan tersebut telah memiliki sertifikat.

"Kita akan memberikan lahan berapa dibutuhkan untuk pembangunan rumah tersebut untuk nelayan," katanya yang juga Ketua Kerapatan Adat Nagari Tiku Lima Jorong.

Selama ini, pihaknya sangat mendukung program dari pemerintah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Pada 2017, KAN juga menyerahkan lahan seluas 111 hektare untuk dijadikan cetak sawah baru.

Saat ini cetak sawah baru itu telah selesai dan sudah panen.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Kerukunan Bergama di Aceh Rendah

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Forum Kerukunan Umum Beragama (FKUB) Aceh menyatakan indeks kerukunan beragama di provinsi itu berdasarkan hasil penelitian ternyata masih rendah."Berdasarkan penelitian pada

  • 3 minggu lalu

    Jangan Terperdaya dengan Simbol Agama

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menilai masyarakat Indonesia masih sering teperdaya oleh simbol dan label agama."Memang simbol sangat menarik tid

  • 3 minggu lalu

    Guru Kementerian Agama Akan Terima Tunjangan Profesi

    SURABAYA (EKSPOSnews): Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan mulai 2019 ratusan ribu guru di bawah naungan Kementerian Agama akan menerima tunjangan profesi yang terbagi dalam enam klasifi

  • 2 bulan lalu

    Bela Aksi Agama Ditunggangi Politik

    JAKARTA (EKSPOSnews): Sekretaris Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) PDI Perjuangan, Nasyirul Falah Amru meminta masyarakat jeli menilai aksi bela agama yang diduga ditunggangi kepentingan politik

  • 4 bulan lalu

    Agam Kembangkan Tanam Jagung

    LUBUKBASUNG (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengembangkan budidaya jagung seluas 4.778 hektare di lahan milik 244 kelompok tani pada 2018.Kasi Pengelolaan dan Pemasaran Hasil

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99