Sabtu, 26 Mei 2018
  • Home
  • Properti
  • Membangun Pelabuhan OKI Pulp di Sumatera Selatan

Membangun Pelabuhan OKI Pulp di Sumatera Selatan

Oleh: Jallus
Senin, 14 Mei 2018 16:58
BAGIKAN:
istimewa.
Pelabuhan (ilustrasi).
PALEMBANG (EKSPOSnews): Pembangunan pelabuhan barang khusus untuk bongkar muat produk tisu OKI Pulp di Tanjung Tapa, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, menelan dana 200 juta dolar AS atau sekitar Rp2,8 triliun.

External Relation Sinar Mas PT OKI Pulp Gadang Hartawan mengatakan investasi cukup besar ini untuk memuluskan rencana hilirisasi produk dan sekaligus memudahkan ekspor ke luar negeri.

"Pembangunan pelabuhan ini tak lain untuk memudahkan kami dalam ekspor, selama ini loading (bongkar muat) terpaksa dilakukan di tengah laut karena jalur transportasi sungai di Sungai Baung sangat tidak memungkinkan. Ini tentunya sangat berisiko dan tergantung cuaca," katanya, Senin 14 Mei 2018.

Ia mengatakan sebelum membangun Pelabuhan Tanjung Tapa ini akan dilakukan terlebih dahulu pembangunan jalan sejauh 57 km dari kompleks pabrik di kawasan Sungai Baung menuju ke arah pesisir.

Namun dari total 57 km itu, hanya 12 km yang dilakukan pembangunan dari awal karena di jalur tersebut sebenarnya sudah dipakai sebagai jalan produksi perusahaan hutan tanam industri PT BAP.

"Saat ini sedang dikerjakan tapi belum bisa maksimal karena kontur tanah merupakan rawa, jadi membutuhkan waktu untuk bisa berkualitas seperti jalan tol. Untuk tahap awal ini, hanya dilapisi tanah merah dulu," kata dia.

Ia mengatakan setelah menuntaskan pembangunan jalan itu akan dilanjutkan dengan pembangunan pelabuhan yang direncanakan pada Juni 2018 dengan target hingga 18-24 bulan ke depan.

"Untuk pelabuhan pada prinsipnya tinggal pekerjaan kontruksi saja karena untuk perizinannya sendiri sudah diselesaikan," kata dia.

Pembangunan pelabuhan di kawasan Tanjung Tapa ini sempat terganjal perizinan meski sudah masuk dalam rencana pabrik OKI Pulp yang dibangun sejak 2012.

Awalnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tidak memberikan izin karena akan memangkas hutan mangrove yang ada di bibir pesisir.

Namun, Gadang menjelaskan, setelah dilakukan pengkajian oleh tim dari pemerintah dan akademisi, dan diubahnya rencana kontruksi pelabuhan akhirnya surat izin dikeluarkan pemerintah. Tim terpadu akhirnya merekomendasi karena kawasan tersebut juga hutan sekunder.

"Pelabuhannya akan berjarak 2 km setelah bibir persisir. Selain itu, sama sekali tidak ada reklamasi karena menggunakan tiang-tiang dengan tinggi empat meter, dan celah tujuh meter sehingga kapal nelayan pun masih bisa lewat di bawahnya," kata dia.

OKI Pulp disebut pabrik pulp (bubur kertas) terbesar di Asia dengan nilai investasi sekitar Rp40 triliun. Pabrik ini berada di tengah-tengah hutan produksi HTI yang menjadi satu-satunya di dunia.

Pabrik ini ditargetkan mengekspor dua juta ton pulp dan 500 ribu ton tisu per tahun dengan nilai mencapai 1,5 miliar dolar AS (Rp20 triliun) pada tahun pertama.

Keberadaan pelabuhan milik sendiri ini akan mempermudah ekspor sehingga dapat mendongkrak ekspor Sumsel sebesar 32 persen, sedangkan PDRB sebesar 11 persen.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Pasir dari Pantai Cermin Digunakan Menimbun Pelabuhan Belawan

    MEDAN (EKSPOSnews): Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat meninjau perkembangan pembangunan terminal peti kemas Pelabuhan Belawan fase.Dalam peninjauan di masa rehat kampanye itu, Djarot

  • 4 minggu lalu

    Ribuan Pekerja Asing Bekerja di Sumatera Selatan

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Jumlah tenaga kerja asing yang bekerja di sejumlah perusahaan di wilayah Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan data hingga Maret 2018 mencapai 1.030 orang."Tenaga Kerja Asing (

  • 2 bulan lalu

    Sekolah Gratis di Sumatera Selatan Jalan Terus

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Program sekolah gratis di Sumatera Selatan tetap dilanjutkan untuk membantu meringankan beban orang tua siswa terutama bagi masyarakat yang tidak mampu."Kami sedang membahas Ra

  • 4 bulan lalu

    MENINJAU PELABUHAN KUALA TANJUNG

    Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabubaten Batubara, Sumatera Utara diperkirakan beroperasi kwartal II/2018. Sejumlah pejabat antara lain Dirut Pelindo 1 Bambang Eka Cahyana Menpupera Hadimuljono, Menkeu Sri

  • 4 bulan lalu

    Ribuan Burung Ditangkap Petugas Pengamanan Pelabuhan Lembar

    MATARAM (KICAU): Petugas Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara barat, menyita sebuah truk yang mengangkut seribu ekor berbagai jenis burung saat

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99