Kamis, 26 Apr 2018

Membangun Embung di Batam

Oleh: alex
Selasa, 20 Mar 2018 13:20
BAGIKAN:
istimewa.
Embung (ilustrasi).
BATAM (EKSPOSnews): Pemerintah pusat menyiapkan dana untuk pembangunan empat embung di pulau-pulau penyangga Kota Batam Kepulauan Riau, melalui Dana Alokasi Khusus 2018.

Kepala Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian Pangan Kota Batam, Mardanis di Batam,  menyatakan pembangunan embung itu untuk membantu pemenuhan kebutuhan air petani setempat.

"Selama ini mereka tadah air hujan, setelah kami survei ternyata mereka masuk calon penerima calon lokasi (CPCL). Setelah masuk CPCL , kami beri bantuan untuk embung," kata Mardanis, Selasa 20 Maret 2018.

Di pulau-pulau itu, petani menanam antara lain jagung dan cabai untuk kebutuhan masyarakat setempat.

Awalnya pemkot mengajukan pembangunan 7 embung, namun akhirnya ajuan itu direvisi dan disetujui 4 embung dan ditambah dua rumah potong unggas.

"Embung cuma empat, yang lain DAK untuk rumah potong ayam," kata Mardanis.

Pemerintah menyiapkan dana Rp948.052.000 untuk pembangunan 4 embung dan 2 rumah potong unggas itu.

Sayang, Mardanis enggan merinci lokasi pembangunan embung. Namun, dalam rencana awal, embung dengan ukuran minimal 500 meter kubik itu dibangun di Pulau Tanjung Kubu, Pulau Bulang Kebam, Pulau Pemping, Pulau Air Raja, Pulau Karas dan Desa Galang Baru.

Ia mengatakan pembangunan embung dilakukan dengan swakelola oleh masyarakat, tidak melibatkan kontraktor khusus.

"Swakelola ini program Presiden Joko Widodo untuk pertanian. Di seluruh Indonesia pembangunan embung tidak ada yang kontrak," kata dia.

Dengan swakelola, kelompok petani sendiri yang membangun embung menggunakan dana yang disiapkan pemerintah.

"Sekarang banyak ekonomi merosot, ini padat karya, supaya mereka bisa dapat pemasukan," kata dia.

Sebelumnya, Tim Pengendali Inflasi Daerah Provinsi Kepulauan Riau mendorong pemerintah daerah untuk membangun kawasan pertanian di pulau-pulau demi memastikan ketersediaan pasokan pangan di kota kepulauan itu.

Fluktuasi harga pangan di kota itu memberikan kontribusi yang tinggi pada inflasi daerah, sehingga TPID meminta pemerintah daerah memberikan perhatian khusus pada pengadaan kebutuhan pangan.

Selama ini, kebutuhan pangan Kota Batam sebagian besar masih dipasok dari daerah lain di Indonesia seperti Sumatera Utara dan Pulau Jawa.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Penghijauan di Batam

    BATAM (EKSPOSnews): Ratusan perusahaan yang beroperasi di Kota Batam, Kepulauan Riau, sepakat megutamakan penyaluran dana tanggung jawab sosial untuk melakukan penghijauan di lokasi pelebaran jalan di

  • 3 minggu lalu

    Sumbar Siap Pasok Beras ke Batam

    PADANG (EKSPOSnews): Sejumlah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) binaan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat siap menyediakan 20 ton beras sebulan untuk memenuhi kebutuhan Kota Batam, Kepulauan Riau sesu

  • 2 bulan lalu

    Peluang Usaha Pariwisata di Batam

    BATAM (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai peluang usaha dan kerja di bidang pariwisata, menyusul semakin banyaknya wisatawan mancanegar

  • 3 bulan lalu

    Batu Pertama Institut Teknologi Batam Sudah Diletakkan

    BATAM (EKSPOSnews): Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi Mohammad Nasir meletakkan batu pertama pendirian Institut Teknologi Batam di Batam, Kepulauan Riau."Saya mendukung swasta mendirikan

  • 4 bulan lalu

    Pemerintah Perbanyak Pembangunan Embung di NTT

    KUPANG (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo akan memperbanyak pembangunan embung di provinsi Nusa Tenggara Timur usai tujuh bendungan yang akan dibangun di provinsi berbasis kepulauan itu selesai."Untuk

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99