Sabtu, 16 Des 2017
  • Home
  • Properti
  • Mau Renovasi Rumah? Ke BPJS Ketenagakerjaan Saja!

Mau Renovasi Rumah? Ke BPJS Ketenagakerjaan Saja!

Oleh: Marsot
Rabu, 05 Jul 2017 20:37
BAGIKAN:
istimewa
BPJS Ketenagakerjaan.
MEDAN (EKSPOSnews): Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Sumatera Bagian Utara menargetkan bisa menyalurkan pinjaman uang muka perumahan, kredit pemilikan rumah, kredit konstruksi, dan pinjaman renovasi perumahan sekitar Rp100 miliar.

"Memang tergolong kecil kalau dibandingkan angka secara nasional yang dipersiapkan BPJS Ketenagakerjaan untuk program manfaat layanan tambahan BPJS Ketenagakerjaan itu yang 2017 sebesar Rp5 triliun," ujar Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumatera bagian Utara (Sumbagut) Umardin Lubis di Medan, Rabu 5 Juli 2017.

Menurut dia, yang didampingi beberapa eksekutif antara lain Kabag Pemasaran, Budi Pramono dan Kabag Pelayanan Suci Rahmad, BPJS Ketenagakerjaan mengalokasikan dana itu sebagai wujud nyata mendukung program pembangunan sejuta unit rumah.

Agar dana yang disiapkan itu dan diambil dari uang jaminan hari tua (JHT) tersebut bisa terserap, kata dia, BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya mensosialisasikan program di tengah maayarakat, tetapi juga mempererat kerja sama dengan berbagai pihak.

Mulai dengan perusahaan peserta hingga ke developer atau pengembang khusuanya yang membangun rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Dari prediksi pembiayaan tersebut memang belum ada yang terealisasi karena program tersebut baru berjalan mulai April," kata Umardin.

Untuk menghindari risiko, pengguna dana itu akan berurusan dengan perbankan.

"Pengguna manfaat itu baik pekerja dan perusahaan itu berurusan dalam pinjaman tersebut melalui bank," katanya.

Dengan pinjaman uang muka perumahan (PUMP), kredit pemilikan rumah (KPR), kredit konstruksi (KK), dan pinjaman renovasi perumahan (PRP) itu diharapkan masyarakat semakin mudah untuk memiliki rumah .

Dengan semakin mudah, otomatis mendukung pembangunan sejuta unit rumah yang diprogramkan Presiden Joko Widodo.

Untuk KPR, PUMP, dan PRP, BPJS Ketenagakerjaan menerapkan suku bunga rendah dan uang muka ringan.

Dia mengakui, hingga saat ini, BPJS Ketenagakerjaan hanya bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Ratusan Perusahaan di Bandarlampung Menunggak Iuran BPJS Ketenagakerjaan

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Sebanyak 362 perusahaan di wilayah kerja Badan penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bandarlampung menunggak iuran."Ada juga perusahaan yang belum mend

  • 2 minggu lalu

    BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Ribuan Bibit Mangrove

    MEDAN (EKSPOSnews): BPJS Ketenagakerjaan memberi 4.000 bibit mangrove atau bakau untuk ditanam oleh Kelompok Tani Lestari Alam di Desa Regemuk Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Ut

  • 3 minggu lalu

    BPJS Ketengakerjaan Bagikan Sembako

    PALU (EKSPOSnews): Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Palu membagikan 750 paket sembako murah kepada masyarakat menengah ke bawah di Kota Palu, dalam sebuah kegiatan sosial meny

  • 3 minggu lalu

    Direksi BUMN yang Ikut BPJS Ketenagakerjaan Minim

    JAKARTA (EKSPOSnews): Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menyatakan kepesertaan direksi BUMN dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan masih sangat kecil meski pun kepesertaan karyawannya meni

  • satu bulan lalu

    Mayoritas Guru Honor dan Swasta di Karo Belum Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

    KABANJAHE (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Karo telah  mewajibkan setiap perusahaan, sekolah, yayasan dan badan usaha lainnya untuk mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta Badan Penyelenggara J

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99