Rabu, 17 Okt 2018

Kawasan Industri Kendal Bangun Rumah

Oleh: Jallus
Jumat, 24 Nov 2017 06:33
BAGIKAN:
marsot.
Pembangunan rumah.
SOLO (EKSPOSnews): Kawasan Industri Kendal akan membangun sebanyak 100.000 unit rumah untuk pekerja sebagai bentuk fasilitas kepada perusahaan yang masuk ke daerah ini.

"Pada tahap awal kami berencana untuk membangun 1.000 unit pada tahun depan," kata Direktur Utama PT Jababeka Tbk Setyono Djuandi Darmono usai mengisi kegiatan "Central Java Investment Business Forum" (CJIBF) di Hotel Solo Paragon Solo, Kamis 23 November 2017.

Sedangkan selebihnya, pihaknya akan mencari investor untuk membangunnya. Terkait dengan nilai investasi pembangunan rumah bagi pekerja, sejauh ini ia belum bisa menyampaikannya.

Darmono mengatakan desain rumah yang akan dibangun bukan berbentuk tapak melainkan flat mengingat jumlahnya yang sangat banyak. Menurut dia, desain tersebut juga banyak diterapkan di negara-negara maju.

Ia menilai pembangunan perumahan di sekitar kawasan industri sangat menguntungkan baik bagi pengusaha maupun para pekerja karena pengeluaran pekerja untuk transportasi bisa berkurang.

"Di sisi lain mereka juga bisa bekerja dengan lebih produktif sehingga menimbulkan keuntungan bagi pengusaha," katanya.

Sementara itu, sejauh ini perkembangan KIK cukup menggembirakan. Ia mengatakan dari target 300 perusahaan, saat ini sudah ada 35 perusahaan yang masuk ke KIK. Sedangkan nilai investasi yang sudah masuk hingga saat ini sebesar Rp6,2 triliun.

Untuk meningkatkan nilai investasi, dikatakannya, Jababeka sebagai pengelola KIK terus membuka diri untuk investor yang akan masuk, salah satunya saat ini sudah tersedia 14 unit "standart factory" atau pabrik siap pakai.

"Selain itu kami juga akan membangun 50 unit ruko dan lapangan golf," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Pertamina Bantu Perpustakaan Rumah Singgah di Simalungun

    MEDAN (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region atau MOR I membantu sarana dan prasarana perpustakaan antara lain berupa rak buku serta komputer kepada Rumah Singgah Al Baroqah,

  • satu minggu lalu

    Warga Kurang Minati Rumah Tahan Gempa

    BATAM (EKSPOSnews): Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan mayoritas warga di Lombok, Nusa Tenggara Barat yang menjadi korban bencana beberapa waktu lalu, kurang meminati ru

  • satu minggu lalu

    Membangun Rumah Nelayan di Mukomuko

    MUKOMUKO (EKSPOSnews): Pemerintah pusat tahun 2019 berencana membangun sebanyak 50 unit rumah nelayan di Kelurahan Koto Jaya, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.Kalau tidak ada kendala pemerintah b

  • 2 minggu lalu

    Pertamina Bedah Rumah Veteran

    JAYAPURA (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) telah merenovasi 137 rumah veteran yang tersebar di Pulau Ambon, Pulau Seram, dan Pulau Tual, Provinsi Maluku, dalam kegiatan Bedah Rumah Veteran (BRV) se

  • 3 minggu lalu

    Habib Rizieq Shihab Tahanan Rumah di Arab Saudi?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif mengatakan kondisi Habib Rizieq Shihab seperti tahanan rumah karena tidak diperbolehkan ke luar dari kediamannya."Pencekalan t

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99