Kamis, 16 Agu 2018

Inalum Tak Akan Impor Alumina

Oleh: Jallus
Kamis, 07 Des 2017 04:54
BAGIKAN:
inalum.go.id
Peleburan aluminium di Inalum.
KUALA TANJUNG (EKSPOSnews): PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero memperkirakan dalam delapan ke depan tidak lagi mengimpor alumina bahan baku pembuatan aluminium setelah pabrik smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat yang ditargetkan beroperasi penuh mulai tahun 2025.

"Jika proyek SGAR beroperasi, Inalum diproyeksikan tidak lagi mengimpor alumina. Selama ini impor alumina Inalum dari Australia bisa distop, karena nantinya sudah dapat diproduksi di dalam negeri," kata General Manager SDM & Umum Inalum, Moh Rozak Hudioro, di sela Media Gathering Inalum 2017, di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Rabu 6 Desember 2017.

Menurut Rozak, ketika smelter yang akan dibangun di kawasan Tanah Kuning, Kaltara tersebut dioperasikan maka dapat mendorong penghematan dan efisiensi, karena tidak lagi mengeluarkan devisa untuk transaksi pembelian alumina dari luar negeri.

Saat ini, kapasitas produksi Inalum di pabrik Kuala Tanjung, Sumatera Utara, mencapai 260.000 ton aluminium ingot dan diharapkan dapat ditingkan menjadi 500.000 ton pada 2022.

Ia menjelaskan, selama ini Inalum mengimpor alumina sebanyak 500.000 ton per tahun dengan harga alumina 400 dolar AS per ton.

"Artinya dalam satu tahun, Inalum mengeluarkan anggaran sekitar 20.000 dolar AS untuk kebutuhan alumina," ujarnya.

Dengan memiliki pabrik alumina sendiri di Mempawah, disamping hemat devisa juga harga alumina lebih stabil karena sudah diproduksi di dalam negeri dengan ketersediaan bahan baku bauksit yang lebih terjamin.

Indonesia memiliki cadangan bauksit bahan baku pembuatan alumina dalam jumlah besar, sehingga harus dimanfaatkan untuk keperluan hilirisasi aluminium di dalam negeri.

Berdasarkan data tahun lalu, kebutuhan alumunium dalam negeri sekitar 800.000 ton. Sementara kemampuan Inalum yang merupakan satu-satunya produsen aluminium baru bisa memenuhi permintaan 260.000 ton.

Untuk itu, Inalum harus memperbesar kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Menurut catatan, proyek pabrik smelter SGAR di Mempawah memasuki tahap penyelesaian uji kelayakan yang ditargetkan selesai tahun 2018. Direncanakan pembangunan tiang pancang perdana (groundbreaking) sekitar 2022 kemudian mulai beroperasi tahun 2025.

Tahap awal aktivitas produksi smelter akan menghasilkan sekitar 500.000 ton aluminium ingot. Tahap kedua, meningkat menjadi 1 juta ton dan tahapan selanjutnya diharapkan mencapai 1,5 juta ton.

Meski begitu kata Rozak, dalam mengoperasikan pabrik smelter harus diikuti dengan jaminan ketersediaan energi berupa pembangkit listrik.

"Bahan bakar menjadi salah satu komponen terbesar dalam operasional sebuah pabrik smelter," ujarnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Inalum Agar Hati-Hati Negosiasi dengan Freeport

    JAKARTA (EKSPOSnews): Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana menyarankan manajemen PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) untuk waspada dan ekstra hati-hati saat berneg

  • satu bulan lalu

    Membeli Freeport, Untung atau Buntung?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Energi Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengharapkan finalisasi penandatanganan pokok-pokok perjanjian (Head of Agreement/HoA) antara Freeport-Mcmoran Inc (FCX) dan PT

  • satu bulan lalu

    Inalum Caplok Freeport Indonesia

    JAKARTA (EKSPOSnews): Proses divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) telah dicapai melalui penandatanganan Pokok-Pokok Perjanjian (Head of Agreement/HoA) antara Freeport-Mcmoran Inc (FCX) dan PT

  • 2 bulan lalu

    2 Karyawan Inalum Korban KM Sinar Bangun

    PARAPAT (EKSPOSnews): Dua karyawan PT Indonesia Asahan Aluminum atau Inalum, Heriawan Sumarno, dan Restu Afriangga yang diduga turut menjadi korban KM Sinar Bangun, di perairan Danau Toba, Tigaras, Ka

  • 2 bulan lalu

    Inalum Berangkatkan Pemudik Gratis

    MEDAN (EKSPOSnews): PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memberangkatkan 1.500 pemudik gratis ke beberapa daerah tujuan yang merupakan program Mudik Gratis BUMN 2018."Jumlah itu masing-masing mudik

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99