Minggu, 19 Mei 2019

Inalum Akan Bangun PLTA di Kalimantan Utara

Oleh: Jallus
Rabu, 06 Jun 2018 04:12
BAGIKAN:
istimewa.
Inalum.
JAKARTA (EKSPOSnews): PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum berencana membangun pembangkit listrik tenaga air berkapasitas 1.700 MW di Kayan, Kalimantan Utara, untuk melistriki smelter aluminium yang juga akan didirikannya.

Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin di Kemenko Kemaritiman Jakarta, mengatakan perusahaan induk holding tambang itu diberikan jatah 1.700 MW dari proyek PLTA Kayan di Kalimantan Utara.

"Tadi saya diminta untuk mempercepat pembangunan PLTA di Kaltara. Kami dikasih 1.700 MW untuk bangun PLTA," katanya, Selasa 5 Juni 2018.

Budi menjelaskan listrik dari PLTA itu akan dialirkan ke smelter aluminium yang akan dibangun perseroan di Kaltara.

Smelter berkapasitas 500 ribu sampai 1 juta ton per tahun itu akan dibangun di kawasan industri baru di provinsi tersebut, yakni Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional Tanah Kuning dan Mangkupadi.

Budi mengatakan, rata-rata pembangunan PLTA butuh waktu sekitar lima tahun, sehingga pemerintah meminta agar pembangunannya bisa segera mulai dilakukan. Ada pun investasi yang dibutuhkan untuk membangun PLTA sekitar 7 miliar dolar AS.

"Kalau bangunnya kan perlu lima tahun. Tapi mulainya disuruh cepat, semoga bisa mulai tahun depan," katanya.

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyambut positif rencana investasi tersebut.

"Dia (Inalum) cari 'partner'. Kira-kira investasinya nanti beberapa miliar dolar tapi 'lead' oleh Inalum. Jadi jangan bilang China melulu, China melulu," katanya.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Kemaritiman Ridwan Djamaluddin menjelaskan pertimbangan Inalum membangun sendiri PLTA adalah untuk efisiensi.

Namun, meski membangun sendiri, Inalum akan mencari sumber pendanaan yang tidak terbatas pada satu pihak saja.

"Dia akan mencari mitra untuk pendanaan. Investornya atau pendanaannya bisa saja dari China," katanya.

Ridwan menambahkan, walau hanya membutuhkan listrik sebesar 1.000 MW, perseroan akan membangun PLTA berkapasitas 1.700 MW untuk menjaga fluktuasi pasokan energi listrik yang dibutuhkan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Inalum Tambah Kapasitas Produksi

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Inalum (Persero) menyiapkan belanja modal sekitar 6 miliar dolar AS untuk menambah kapasitas produksi aluminium sampai 2025."Sejumlah proyek strategis, seperti pabrik CPC, pen

  • 3 bulan lalu

    Inalum Bakal Ambil Divestasi Saham Vale

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian BUMN meminta PT Inalum (Persero) untuk mengkaji rencana pengambilalihan divestasi saham PT Vale Indonesia.Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Ke

  • 3 bulan lalu

    Inalum Bantu Ternak Babi

    WAMENA (EKSPOSnews): PT Inalum (Persero) pada tahap pertama, memberikan bantuan 50 ternak babi kepada masyarakat Kabupaten Nduga, Provinsi Papua.Tokoh Masyarakat Kabupaten Nduga Samuel Tabuni usai men

  • 4 bulan lalu

    Inalum Bentuk Lembaga Riset

    JAKARTA (EKSPOSnews): Holding Industri Pertambangan PT Inalum (Persero) secara resmi membentuk lembaga riset dan inovasi, Institut Industri Tambang dan Mineral atau Mining and Minerals Industry Instit

  • 5 bulan lalu

    Inalum Berikan Kontribusi Pelestarian Alam

    MEDAN (EKSPOSnews): PT Indonesia Asahan Aluminium terus memberikan kontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia dan pelestarian alam termasuk di wilayah yang berada di sekitar Danau Toba seperti d

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99