Senin, 17 Jun 2019

TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin Siapkan Data

Oleh: alex
Jumat, 24 Mei 2019 04:18
BAGIKAN:
istimewa.
Kampanye.
JAKARTA (EKSPOSnews): Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin sudah menyiapkan data-data berbasis form C1 guna menangkal gugatan permohonan sengketa hasil Pemilu 2019 dari pihak 02 ke Mahkamah Konstitusi.

"Jika mencermati wacana yang sering disuarakan pihak 02 adalah soal kecurangan pemilu. Kalau hal itu yang menjadi materi permohonannya, Tim Hukum 01 sudah menyiapkan data-data penangkalnya," kata Wakil Ketua TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arsul Sani, di Media Center Cemara, Menteng, Jakarta, Kamis 23 Mei 2019.

Menurut Arsul Sani, Tim Hukum 01 menunggu pihak 02 mengajukan permohonan gugatan sengketa hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK) dengan termohon KPU sebagai penyelenggara pemilu.

Setelah itu, Tim Hukum 01 akan mengajukan permohonan ke Mahkamah Konstitusi sebagai pihak terkait.

Juru Bicara TKN Rizal Mallarangeng menambahkan, dari segi materi gugatan, ada dua hal, yakni klaim kemenangan pihak 02 serta tudingan kecurangan yang dilakukan KPU sebagai penyelenggara pemilu.

"Soal klaim kemenangan, maka pihak 02 harus mampu membuktikan 17 juta suara lebih dari form C1, sebagai suara untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 02. Karena, dari hasil rekapitulasi suara oleh KPU, selisihnya sekitar 17 juta suara. Bisa disebut ini hampir tidak mungkin dilakukan," katanya.

Materi kedua, kata Rizal, soal tudingan adanya kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM), maka pihak 02 harus dapat membuktikan tudingan tersebut. "Kalau tidak bisa membuktikan tudingan tersebut, maka tidak ada kecurangan yang dituduhkan," katanya.

Sementara, Arsul Sani menambahkan, setelah pemberian hak suara Pemilu 2019, pada 17 April lalu, TKN membuat pusat tabulasi data sendiri berbasis form C1.

"TKN membuat rekapitulasi suara pemilu berdasarkan data form C1 yang dikirimkan saksi dari seluruh TPS di seluruh Indonesia," katanya.

Anggota Komisi III DPR RI yang membidangi hukum ini menegaskan, tabulasi data yang dilakukan TKN jelas berbasis form C1, bukan berbasis SMS atau WA yang dikirimkan saksi.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    XL Tingkatkan Pendapatan dari Data

    BANYUWANGI (EKSPOSnews):PT XL Axiata Tbk akan mengupayakan peningkatan pendapatan pada 2019 melalui kontribusi dari layanan data yang mulai menggantikan peran layanan dari suara maupun SMS."Kita akan

  • 3 bulan lalu

    Negara Teluk Tolak Klaim Dataran Tinggi Golan

    DUBAI (EKSPOSnews): Empat negara Teluk Arab pada Selasa menolak keputusan Amerika Serikat untuk mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan. Riyadh memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat

  • 3 bulan lalu

    Donald Trump Akui Dataran Tinggi Golan Milik Israel

    WASHINGTON (EKSPOSnews): Presiden AS Donald Trump pada Senin malam (25/3) menandatangani dekrit yang mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan, wilayah Suriah yang diduduki Israel sejak 196

  • 3 bulan lalu

    Dataran Tinggi Golan Milik Israel

    BEIRUT (EKSPOSnews): Pemerintah Suriah bertekad merebut kembali Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel sementara sekutu dan musuhnya mengecam Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat yang m

  • 8 bulan lalu

    XL Tingkatkan Kualitas Layanan Data

    MANADO (EKSPOSnews): PT XL Axiata Tbk. (XL Axiata) meningkatkan kualitas layanan data di seluruh wilayah layanannya, termasuk luar pulau Jawa yang kali ini di Sulawesi Utara (Sulut)."Hal ini dilakukan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99