Selasa, 13 Nov 2018

Prabowo-Sandiaga Panik

Oleh: marsot
Kamis, 13 Sep 2018 09:20
BAGIKAN:
istimewa.
Prabowo-Sandiaga Uno.
JAKARTA (EKSPOSnews): Koalisi partai politik pengusung Prabowo-Sandiaga jangan panik menyikapi iklan pencapaian kinerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo dibuat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang diputar di bioskop, kata Sekretaris Jenderal DPP PKB Abdul Kadir Karding.

Menurut Karding, di Jakarta, menyikapi sikap kontra koalisi Prabowo-Sandiaga terkait iklan pencapaian kinerja Pemerintahan Presiden Jokowi seharusnya disikapi secara bijak, jangan malah panik.

Menurut dia, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menyampaian capaian-capaian yang sudah diraih selama empat tahun sebagai bentuk pertanggungjawaban politik kepada rakyat.

Karding yang juga Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) menilai, aneh apabila pemerintah tidak menyampaikan capaian-capaian kerja yang sudah dilakukan kepada masyarakat.

"Jadi tidak perlu dipermasalahkan. Karena kalau tidak ada sosialisasi dan informasi soal kinerja pemerintah, nanti rakyat akan bertanya pemerintah kerja apa," ujarnya, Kamis 13 September 2018.

Menurut dia, kalau ada pihak yang memprotes dan melarang iklan tersebut, maka sebaiknya diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Menurut dia, pihak Kemenkominfo sudah memberikan pernyataan bahwa iklan tersebut bukan sebagai bentuk kampanye politik atas pencapresan Jokowi namun hanya menyampaikan capaian Pemerintahan Jokowi-JK.

Sebelumnya,iklan yang merupakan versi singkat dari video "2 Musim, 65 Bendungan" diputar di bioskop, isinya memperlihatkan proses pembangunan sejumlah bendungan diikuti dengan testimoni seorang petani tentang manfaat bendungan tersebut.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon meminta agar iklan tersebut dicopot dan tidak ditayangkan di bioskop.

Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu menjelaskan bahwa peran yang diemban Kemenkominfo sesuai UU negara adalah sebagai humas pemerintah, sehingga menyampaikan capaian dan prestasi yang dilakukan Pemerintahan Jokowi-JK.

Dia menegaskan apa yang disampaikan dalam iklan tersebut bukan bagian dari kampanye terkait pencapresan Jokowi pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Dia juga menjelaskan alasan memilih bioskop untuk menayangkan iklan tersebut karena dinilai pertumbuhan penontonnya luar biasa sehingga efektif, agar masyarakat menerima informasi mengenai capaian kerja Pemerintahan Jokowi-JK.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Garam Langka, Jangan Panik

    JAKARTA (EKSPOSnews): Peneliti lembaga Destructive Fishing Watch (DFW)-Indonesia Subhan Usman menyatakan tidak perlu panik terhadap fenomena kelangkaan garam karena diperkirakan dalam waktu dekat ada

  • 2 tahun lalu

    Suriah Tuduk Amerika Serikat Panik dan Ugal-Ugalan

    DAMASKUS (EKSPOSnews): Kantor Presiden Suriah mengecam serangan rudal AS terhadap satu pangkalan udara Suriah dan mencapnya "ugal-ugalan dan tidak bertanggung-jawab".Di dalam satu pernyataan, Kantor P

  • 2 tahun lalu

    Gol Henderson Membuat Chelsea Panik

    LONDON (EKSPOSnews): Gol mengejutkan dari Jordan Henderson membantu Liverpool mengamankan kemenangan 2-1 di Stamford Bridge pada Jumat, yang mengakhiri start tidak terkalahkan klub London itu di mu

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99