Kamis, 21 Feb 2019
  • Home
  • Politik
  • Pertanda Baik, Said Agil Siradj Bakal Dampingi Joko Widodo?

Pertanda Baik, Said Agil Siradj Bakal Dampingi Joko Widodo?

Oleh: marsot
Rabu, 20 Jun 2018 17:15
BAGIKAN:
istimewa.
Said Agil Siradj.
JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Agil Siradj, bersama masyarakat pendukung Soekarno dan kaum nahdliyin akan merayakan haul Bung Karno di Blitar, Jawa Timur.

Berdasarkan siaran pers dari DPP PDI Perjuangan yang diterima di Jakarta, menyebutkan, kegiatan ritual yang diselenggarakan setiap tahun di komplek makam Bung Karno, di Blitar, itu juga dihadiri oleh cucu Bung Karno, Puti Guntur Soekarno, sejumlah pengurus DPP PDI Perjuangan serta sejumlah tokoh masyarakat Jawa Timur.

Puti Guntur Soekarno adalah calon wakil gubernur Jawa Timur yang berpasangan dengan calon gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf, keduanya diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Megawati Soekarnoputri berangkat dari Jakarta menuju Malang sebelum melanjutkan perjalanan ke Blitar. Di Bandara Abdurrachman Saleh Malang, Megawati disambut oleh pengurus DPP PDI Perjuangan, antara lain, Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto dan Wakil Sekretaris Jenderal Ahmad Basarah.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Nusyirwan, juga tampak turut menyambut di Bandara Abdulrachman Saleh Malang.

Menurut Hasto Kristiyanto, perayaan haul Bung Karno ini adalah tradisi lama yang diselenggarakan oleh masyarakat setempat setiap tahun. "Haul Bung Karno pada tahun lalu, juga dihadiri oleh Ibu Megawati dan Pak Said Agil Siradj di tempat ini," kata Hasto.

Hasto menjelaskan, dalam dokumen sejarah perjuangan bangsa, kelompok nasionalis dan relijius selalu berjalan bersama, bahkan kaum nahdliyin merupakan salah satu kelompok kekuatan penopang NKRI dengan ideologi Pancasila. "Di situlah titik temunya, soekarnois dan kaum nahdliyin, membangun persahabatan dan gotong royong untuk bangsa dan negara," kata Hasto.

Alumni Universitas Gajah Mada Yogyakarta ini menambahkan, persahabatan antara soekarnois dan nahdliyin, saat ini tercermin juga dalam keterpaduan keduanya mengusung pasangan Syaifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno pada pilkada Jawa Timur. Bagi PDI Perjuangan, kata dia, bergotong royong dengan kaum nahdliyin sudah ditanamkan sejak lama dan diajarkan dalam sekolah partai PDI Perjuangan.

"Keterpaduan ini, dapat berkorelasi positif dalam menghadapi pemilu presiden pada 2019. Apalagi dari hasil survei, terlihat dukungan kuat masyarakat di Jawa Timur untuk kepemimpinan Jokowi," kata Hasto.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Presiden Joko Widodo Sebut Illegal Fishing Hampir Tidak Ada Lagi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyebut sekarang ini sudah hampir tidak ada lagi praktik illegal fishing di laut Indonesia sehingga diharapkan produksi ikan nelayan dan industri perikanan

  • 2 bulan lalu

    Joko Widodo Berdialog Interaktif dengan Pengusaha Industri Kreatif di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo bersama istri Iriana Joko Widodo berdialog interaktif dengan sejumlah pengusaha industri kreatif di Kota Banda Aceh mengenai perkemban

  • 2 bulan lalu

    Menantu Joko Widodo Berpotensi Jadi Politikus

    BOGOR (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyebut menantunya Bobby Nasution memiliki potensi untuk terjun ke dunia politik karena feelingnya sudah mulai terasah."Yang saya lihat feeling politik sudah

  • 3 bulan lalu

    Jokowi di Merauke

    MERAUKE (EKSPOSnews): Rencana pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) antara RI dan PNG, nampaknya mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Pusat, khususnya Presiden RI, Joko Widodo.Sebelum didiri

  • 4 bulan lalu

    Figur Individu Akan Menentukan Siapa Pemenang pada Pilpres 2019

    KUPANG (EKSPOSnews): Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Kupang Ahmad Atang berpendapat fenomena dukung mendukung pasangan calon pada Pilpres 2019 membuktikan bahwa demokrasi Indonesia telah men

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99