Rabu, 18 Jul 2018
  • Home
  • Politik
  • Partai Nasdem Tak Serius Dukung Joko Widodo

Partai Nasdem Tak Serius Dukung Joko Widodo

Oleh: alex
Kamis, 12 Jul 2018 04:04
BAGIKAN:
istimewa.
Partai NasDem.
JAKARTA (EKSPOSnews): Partai Nasdem yang masih memberikan peluang sebagai calon presiden (capres) kepada figur lain dinilai belum menunjukkan ketidakseriusannya dalam mendukung Joko Widodo sebagai capres pada pemilu presiden 2019.

Pengamat politik dan anggaran dari Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi mengatakan hal itu, di Jakarta, menanggapi manuver partai-partai politik menjelang penentuan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres).

"Partai Nasdem setelah menyatakan sikap mendukung capres Jokowi seharusnya tidak memberikan angin surga figur lainnya untuk menjadi capres," katanya, Rabu 11 Juli 2018.

Menurut Uchok Sky, isi pembicaraan antara mantan Ketua KPK Abraham Samad dengan Ketua Umum Partai Gerindra Surya Paloh, saat bertemu di Jakarta, hari Selasa kemarin, tidak hanya untuk cawapres, tapi juga untuk capres. "Partai Nasdem sudah menyatakan mendukung Jokowi, kok masih 'main mata'," katanya.

Uchok menambahkan, seandainya Nasdem memberikan harapan berupa dukungan cawapres untuk Abraham Samad, hal itu seolah melupakan sejarah hitam bahwa mantan Ketua KPK itu pernah diberhentikan Presiden Joko Widodo karena kasus dugaan pidana pemalsuan dokumen.

"Masak orang yang pernah diberhentikan Jokowi dengan tidak hormat, mau dipasangkan dengan Jokowi. Ini jelas tidak pantas," katanya.

Partai Nasdem, dalam pandangan Uchok, sebagai bagian dari paryai koalisi pendukung Joko Widodo sebagai capres, adalah menjaga soliditas antarsesama partai koalisi. "Sikap main mata Partai Nasdem seperti ini justru akan merusak soliditas yang sedang terus dimantapkan partai-partai koalisi partai Jokowi," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, mantan Ketua KPK Abraham Samad menemui Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di kantor DPP Partai Nasdem, di Jalan Gondangdia, Jakarta, Selasa (10/7). Pada pertemuan tersebut, Surya Paloh sempat bertanya kepada Samad, bukan hanya soal cawapres, tapi juga soal capres.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Presiden Perintahkan Rumah Zohri Direnovasi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono untuk merenovasi rumah atlet atletik putra Indonesia Lalu Muhammad Zohri yang

  • 2 minggu lalu

    Pemilih Islam Masih Percaya Sama Joko Widodo

    SURABAYA (EKSPOSnews): Pusat Kajian Pembangunan dan Pengelolaan Konflik (Puspek) FISIP Universitas Airlangga (Unair) menempatkan pasangan Joko Widodo-Muhaimin Iskandar pada urutan teratas atau 41 pers

  • 2 minggu lalu

    Joko Widodo Belum Kuasai Pemilih di Jawa

    JAKARTA (EKSPOSnews): Hasil exit poll Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebutkan tingkat keterpilihan Presiden Joko Widodo belum sepenuhnya menguasai pemilih di Pulau Jawa, khususnya di

  • 2 minggu lalu

    Airlangga Hartarto Didorong Jadi Cawapres Joko Widodo

    BANDUNG (EKSPOSnews): DPD Partai Golkar Jawa Barat meminta DPP Partai Golkar segera menggelar rapat pimpinan nasional (Rapimnas) untuk mendorong Airlangga Hartarto agar menjadi calon wakil presiden (c

  • 4 minggu lalu

    Presiden Joko Widodo Resmikan Tol Gempal

    PASURUAN (EKSPOSnews): Setelah di nanti-nanti oleh masyarakat, akhirnya tol Gempol-Pasuruan secara resmi di buka oleh Presiden RI, Joko Widodo, Jumat 22 Juni 2018.Dalam peresmian itu, Joko Widodo tak

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99