Sabtu, 22 Sep 2018
  • Home
  • Politik
  • Partai Nasdem Tak Serius Dukung Joko Widodo

Partai Nasdem Tak Serius Dukung Joko Widodo

Oleh: alex
Kamis, 12 Jul 2018 04:04
BAGIKAN:
istimewa.
Partai NasDem.
JAKARTA (EKSPOSnews): Partai Nasdem yang masih memberikan peluang sebagai calon presiden (capres) kepada figur lain dinilai belum menunjukkan ketidakseriusannya dalam mendukung Joko Widodo sebagai capres pada pemilu presiden 2019.

Pengamat politik dan anggaran dari Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi mengatakan hal itu, di Jakarta, menanggapi manuver partai-partai politik menjelang penentuan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres).

"Partai Nasdem setelah menyatakan sikap mendukung capres Jokowi seharusnya tidak memberikan angin surga figur lainnya untuk menjadi capres," katanya, Rabu 11 Juli 2018.

Menurut Uchok Sky, isi pembicaraan antara mantan Ketua KPK Abraham Samad dengan Ketua Umum Partai Gerindra Surya Paloh, saat bertemu di Jakarta, hari Selasa kemarin, tidak hanya untuk cawapres, tapi juga untuk capres. "Partai Nasdem sudah menyatakan mendukung Jokowi, kok masih 'main mata'," katanya.

Uchok menambahkan, seandainya Nasdem memberikan harapan berupa dukungan cawapres untuk Abraham Samad, hal itu seolah melupakan sejarah hitam bahwa mantan Ketua KPK itu pernah diberhentikan Presiden Joko Widodo karena kasus dugaan pidana pemalsuan dokumen.

"Masak orang yang pernah diberhentikan Jokowi dengan tidak hormat, mau dipasangkan dengan Jokowi. Ini jelas tidak pantas," katanya.

Partai Nasdem, dalam pandangan Uchok, sebagai bagian dari paryai koalisi pendukung Joko Widodo sebagai capres, adalah menjaga soliditas antarsesama partai koalisi. "Sikap main mata Partai Nasdem seperti ini justru akan merusak soliditas yang sedang terus dimantapkan partai-partai koalisi partai Jokowi," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, mantan Ketua KPK Abraham Samad menemui Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di kantor DPP Partai Nasdem, di Jalan Gondangdia, Jakarta, Selasa (10/7). Pada pertemuan tersebut, Surya Paloh sempat bertanya kepada Samad, bukan hanya soal cawapres, tapi juga soal capres.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Jokowi Resmikan Portal WNI di Luar Negeri

    SEOUL (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Seoul, Korea Selatan, meluncurkan Sistem Informasi Pelayanan dan Perlindungan WNI di Luar Negeri bernama Portal Peduli WNI yang dibuat ol

  • 2 minggu lalu

    Joko Widodo Bertemu 4 Pimpinan Perusahaan Korsel

    SEOUL (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menerima empat pemimpin perusahaan dari Korea Selatan secara bergantian di sela kunjungan kenegaraannya di negara yang terkenal dengan gingseng ini.Keempat bos

  • 2 minggu lalu

    Kader Demokrat Dukung Jokowi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Bakal Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Uno memahami adanya kader Partai Demokrat di daerah yang menyatakan mendukung Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon petahana pada Pilpres 2019

  • 2 minggu lalu

    BNN Temukan Narkoba Jenis Baru dari Eks Kader Partai NasDem

    JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional menemukan narkoba jenis baru dari mantan kader partai Nasional Demokrat (Nasdem) atas nama tersangka Ibrahim alias Hongkong merupakan mantan anggota DPRD

  • 3 minggu lalu

    Ketika Silat Satukan Joko widodo dan Prabowo

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pesilat Indonesia Hanifan Yudani Kusumah mengaku refleks saat menyatukan Presiden Joko Widodo dan Ketua PB IPSI Prabowo Subianto dalam pelukan bersama usai meraih emas cabang ola

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99