Rabu, 19 Des 2018

Nafa Urbach Penuhi Panggilan Bawaslu

Oleh: Jallus
Kamis, 15 Nov 2018 04:55
BAGIKAN:
istimewa.
Nafa Urbach.
MAGELANG (EKSPOSnews): Calon anggota DPR RI dari Partai Nasdem Nafa Urbach memenuhi panggilan Bawaslu Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, untuk diklarifikasi dugaan pelanggaran larangan kampanye.

Nafa yang datang didampingi kuasa hukum dari DPP Partai Nasdem dan tim kampanye Nafa Urbach diklarifikasi sekitar satu jam atas dugaan pelanggaran larangan kampanye yang terjadi pada 27 Oktober 2018.

Ketua Bawaslu Magelang  Habib Shaleh menuturkan sebelumnya Bawaslu sudah lebih dulu memanggil Nafa namun tidak bisa hadir sehingga pemeriksaan ditunda.

Menurut dia Bawaslu sudah memeriksa sejumlah saksi mulai tim kampanye nasional, pelaksana kampanye, Satgas BPBD Kabupaten Magelang, hingga perangkat desa dan warga yang melihat langsung dugaan pelanggaran kampanye.

Habib mengungkapkan proses pemeriksaan Nafa berjalan lancar dan semua pertanyaan yang diajukan komisioner Bawaslu dijawab. Nafa juga mengaku menjawab pertanyaan Bawaslu tanpa tekanan.

"Klarifikasi atas Nafa Urbach ini sangat penting untuk melengkapi kajian Bawaslu atas kasus dugaan pelanggaran larangan kampanye berupa penggunaan mobil tangki air BPBD Kabupaten Magelang nomor polisi AA 9537 HB (plat merah) untuk kampanye. Keterangan Nafa ini melengkapi kepingan informasi yang digali Bawaslu," katanya, Rabu 14 November 2018.

Kepada Bawaslu, Nafa mengaku tidak tahu menahu atas pelanggaran penggunaan mobil tangki tersebut. Ia baru tahu setelah kasus ini viral di media.

Ia mengatakan bahwa seluruh perencanaan program kampanye, persiapan kampanye hingga pelaksanaan rangkaian kampanye di lapangan diurus oleh tim kampanye.

Kordiv Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Magelang Fauzan Rofiqun mengatakan hasil klarifikasi Nafa ini akan menjadi bahan pembahasan kedua Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), yang terdiri atas Bawaslu Kabupaten Magelang, penyidik Polres Magelang, dan Kejaksaan Negeri Mungkid.

Fauzan menjelaskan pihaknya serius mengkaji kasus dugaan pelanggaran kampanye Nafa Urbach dan tim kampanyenya.

Ia menegaskan bahwa mobil plat merah tidak boleh digunakan untuk kegiatan kampanye sesuai ketentuan UU 7 tahun 2017.

Menurut dia penggunaan mobil dinas untuk kegiatan kampanye melanggar Pasal 521 juncto Pasal 280 ayat (1) huruf h UU 7 tahun 2017.

Selain itu, juga pasal 69 ayat 1 huruf h PKPU 33 tahun 2018 tentang perubahan kedua atas PKPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum, terutama perihal larangan dalam kampanye serta aturan pemasangan APK dan penyebaran bahan kampanye.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Sandiaga Uno Dilaporkan ke Bawaslu

    JAKARTA (EKSPOSnews): Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) oleh Federasi Indonesia Bersatu terkait dugaan pemberian "mahar" politik sebesar Rp5

  • 10 bulan lalu

    Bawaslu Berhentikan Ketua Panwaslu Garut

    BANDUNG (EKSPOSnews): Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Barat memberhentikan Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Hari Hasan Basri, seiring keterkaitannya menerima uang suap dari Didin Wahyudin untuk mel

  • tahun lalu

    Nafa Urbach Batasi Kegiatan Anak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Artis Nafa Urbach mengaku membatasi kegiatan anaknya setelah kasus dugaan pedofil yang memberi komentar "loli" di akun instagramnya."Sekarang saya jadi lebih wasapada, saya sudah

  • 2 tahun lalu

    Bawaslu Panggil Warga Tolak Kampanye Djarot

    JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DKI Jakarta akan memanggil warga yang menolak calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat kampanye di Kembangan Jakarta

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99