Sabtu, 16 Des 2017

Kapolri Tolak Pansus Hak Angket KPK

Oleh: Agung
Rabu, 21 Jun 2017 06:13
BAGIKAN:
istimewa
Kapolri Jend. Pol. Tito Karnavian.
JAKARTA (EKSPOSnews): Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menolak untuk menjalankan perintah Pansus Hak Angket KPK yang menginginkan Polri membawa Miryam S. Haryani yang merupakan tersangka dalam kasus dugaan pemberian keterangan palsu pada sidang kasus korupsi e-KTP, dari Rutan KPK ke DPR.

Sesuai peraturan dalam KUHP, upaya paksa penangkapan hanya bisa dilakukan untuk keperluan peradilan, katanya di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Selasa 20 Juni 2017.

"Acara selama ini di Polri adalah acara KUHP, KUHP itu upaya paksa penangkapan apalagi penyanderaan, penyanderaan sama saja dengan penahanan itu acaranya harus pro justicia dalam artinya dalam rangka untuk peradilan," kata Tito.

Menurutnya permintaan DPR untuk menghadirkan Miryam tidak jelas tercantum dalam UU MD3.

"Acara MD3 itu tidak jelas bentuknya, apakah surat perintah penangkapan atau apa, apa surat perintah membawa paksa atau apa. Kalau penyanderaan apakah ada surat perintah penyanderaan. Nah ini yang belum jelas karena dalam bahasa hukum kami tidak ada," paparnya.

Pihaknya menyatakan akan membahas aspek hukum terkait permintaan tersebut dengan Komisi III DPR. Selain itu pihaknya juga berencana meminta interpretasi dari Mahkamah Agung.

"Nanti ada tim yang dipimpin Pak Wakapolri akan konsultasi hukum dengan Komisi III apakah ada interpretasi hukum, kalau nanti ada kesepakatan nanti akan kami lihat apakah solusinya, kalau tidak ada kesepakatan, saya pikir nanti akan meminta fatwa kepada instansi yang berwenang untuk menginterprestasikan hukum itu, diantaranya Mahkamah Agung," ujarnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Kapolri Lantik 3 Kapolda

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tiga kapolda baru resmi dilantik oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam acara serah terima jabatan di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Rabu 29 November 2017.Tiga k

  • satu bulan lalu

    Kapolri Minta Penyidik Hati-Hati Tangani Laporan 2 Pimpinan KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meminta penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) berhati-hati menangani perkara dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait

  • 2 bulan lalu

    Kapolri Sangat Peduli Terhadap Masalah Perempuan dan Anak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengadakan pertemuan dengan 18 organisasi aktivis pemerhati perempuan, didampingi oleh sejumlah pejabat Mabes Polri untuk melakukan klarifikas

  • 4 bulan lalu

    Penghina Presiden dan Kapolri Miliki 30 Akun Palsu

    MEDAN (EKSPOSnews): Tersangka MBF (18) warga Jalan Bono, Kecamatan Medan Timur, yang diduga menghina Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian ternyata memiliki 30 akun palsu.Kasat

  • 4 bulan lalu

    Kapolri Beri Perhatian Khusus Kasus Pembakaran Sekolah di Palangka Raya

    PALANGKA RAYA (EKSPOSnews): Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian memerintahkan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia membantu Kepolisian Daerah Kalimantan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99