Minggu, 19 Mei 2019

Jangan Golput

Oleh: Jallus
Minggu, 17 Mar 2019 06:12
BAGIKAN:
setpres.
Joko Widodo, Presiden RI.
MEDAN (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo meminta kepada warga masyarakat agar tidak boleh golput pada Pemilu yang akan dilaksanakan 17 April 2019.

"Satu orang warga pun tidak dibenarkan golput dan harus memberikan suaranya pada Pilpres tersebut," kata Jokowi, dalam sambutannya pada Deklarasi Alumni Blusukan Jokowi-Amin & Perguruan Tinggi se-sumatera di Gedung Serbaguna Pemprov Sumut di Medan, Sabtu 16 Maret 2019.

Warga yang golput, menurut dia, tidak hanya merugikan pelaksanaan Pemilu Pilpres, tetapi juga akan merugikan kelangsungan pembangunan bangsa dan negara lima tahun ke depan.

"Satu suara warga pada Pilpres itu, juga sangat berarti bagi kelangsungan pembangunan di Tanah Air," ujar Jokowi.
Sehubungan dengan itu, jelasnya, jangan sampai ada warga yang bersembunyi di dalam rumah pada pelaksanaan Pilpres tersebut.

Warga dengan penuh kesadaran yang cukup tinggi agar ikut mencoblos surat suara pada Pilpres. "Tidak diperbolehkan ada warga yang golput dan termasuk di Provinsi Sumatera Utara," kata Jokowi.

Banyak warga memadati Gedung Serbaguna di Jalan Pancing Medan untuk bisa melihat secara langsung Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi.

Acara tersebut, adalah Penyampaian Deklarasi Alumni Blusukan Jokowi-Ma'ruf Amin & Perguruan Tinggi se-Sumut mendukung Jokowi agar bisa terpilih kembali menjadi Presiden RI.

Mantan Gubernur Sumatera Utara, T Erry Nuradi, memasangkan jaket Deklarasi Alumni Belusukan Jokowi-KH Ma'ruf Amin dan Perguruan Tinggi se-Sumut kepada Presiden Joko Widodo.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon presiden, yaitu nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Waspadai Penumpang Gelap

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengingatkan seluruh komponen bangsa agar mewaspadai "penumpang gelap" yang mengambil keuntungan d

  • 5 hari lalu

    Potensi Kerusuhan Menjelang Penetapan Pemilu

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan berdasarkan pemantauan intelijen tidak terdapat potensi kerusuhan saat penetapan hasil p

  • 3 minggu lalu

    Alasan Evaluasi Pemilu Serentak Terlalu Dangkal

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pengamat politik dari Komite Pemilih Indonesia, Jeirry Sumampow, menilai evaluasi sistem Pemilu yang ramai dibicarakan belakangan ini terlalu dangkal karena faktor pemicu yang di

  • 4 minggu lalu

    Pemilu Serentak, Apa yang Salah?

    AMBON (EKSPOSnews): Pemerintah sebaiknya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pemilu serentak 2019 yang dinilai terlalu memerras pikiran dan energi para penyelenggaraan maupun aparat keamanan

  • 4 minggu lalu

    15 Polisi Gugur dalam Menjalankan Tugas pada Pemilu 2019

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan hingga hari ini, tercatat ada 15 anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas mengamankan Pemilu 2

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99