Sabtu, 30 Mei 2020

Golkar Bisa Memecat Siapa Saja

Senin, 14 Nov 2016 07:23
BAGIKAN:
ist
Partai Golkar.

PALU (EKSPOSnews): Wakil Ketua DPP Partai Golkar Freddy Latumahina mengatakan Partai Golkar di bawah kepemimpinan Setya Novanto bisa memecat siapa saja kadernya jika melanggar aturan partai seperti yang melanda Sekretaris Dewan Pembina DPP Golkar Fadel Muhammad.

"Itu juga bisa terjadi kepada siapa saja. Termasuk kepada saya," katanya pada pembukaan Musda Golkar IX di Palu, Minggu 13 November 2016.

Pada kesempatan itu Freddy menyampaikan keputusan partai memecat Fadel Muhammad dari kepengurusan Sekretaris Dewan Pembina karena dianggap melanggar organisasi dengan mengkampanyekan istrinya sebagai calon gubernur Gorontalo yang diusung oleh PDI Perjuangan dan PPP.

"Salahnya (Fadel) tidak minta izin kampanye," katanya.

Dia mengatakan ketegasan partai dibutuhkan untuk mengembalikan marwah partai sehingga bisa kembali meraih kemenangan pada pemilu 2019 karena setiap pemilu perolehan suara Golkar terus menurun.

Menurut Freddy, konsolidasi kepemimpinan Partai Golkar di daerah dilakukan karena ingin meraih 120 kursi di DPR RI pada pemilu/pilpres 2019.

Dia mengatakan jika Golkar meraih 120 kursi, Partai Golkar bisa memberi pengaruh terhadap pengambilan kebijakan.

"Sulteng bisa menyumbang berapa kursi," katanya.

Selain itu Golkar juga menargetkan kemenangan 60 persen dari 101 daerah yang menggelar pilkada 2017, dua di antaranya di Sulawesi Tengah yakni Kabupaten Buol dan Banggai Kepulauan.

Freddy mengklaim kecenderungan partainya terus menanjak naik dari sebelumnya hanya enam persen naik menjadi 18 persen terutama terkait dengan dukungan kepada Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Oleh sebab itu kata Freddy, DPP tidak akan pernah menarik dukungannya kepada Ahok, demikian halnya dukungan kepada Joko Widodo.

Dia mengatakan setiap kegiatan partai di daerah sampai ke desa, setiap kegiatan Golkar harus memasang foto Joko Widodo.

"Kita harus selalu mengahadirkan Jokowi. Dan ini perintah sampai di desa," katanya.

Keputusan tersebut telah ditetapkan dalam Rapimnas Golkar di Jakarta untuk mendukung Jokowi pada pemilihan presiden mendatang.(ant)


  Berita Terkait
  • 10 bulan lalu

    Memperebutkan Pimpinan Partai Golkar

    JAKARTA (EKSPOSnews): Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahuddin menilai waktu pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar, menjadi salah satu faktor yang

  • tahun lalu

    Golkar Ingin Jadi Ketua MPR

    JAKARTA (EKSPOSnews): Partai Golkar selaku pemenang kedua dalam Pemilu 2019 ingin menduduki kursi sebagai Ketua MPR."Dalam konteks kesantunan politik, telah jelas dalam UU MD3 bahwa pemenang pemilu ak

  • tahun lalu

    Golkar Bantah Perintahkan Serangan Fajar

    JAKARTA (EKSPOSnews): DPP Partai Golkar membantah memerintahkan Bowo Sidik Pangarso menyiapkan amplop untuk digunakan dalam "serangan fajar" atau politik uang Pemilu serentak 2019."Tidak ada kebijakan

  • tahun lalu

    Ketua DPD Golkar Wonosobo Diberhentikan

    SEMARANG (EKSPOSnews): Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Wonosobo Triana Widodo secara resmi diberhentikan dari jabatannya karena mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada Pilpres 2

  • tahun lalu

    Partai Golkar Pecat Erwin Aksa

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Dewan Pakar Partai Golkar HR Agung Laksono mendukung langkah DPP Partai Golkar memberikan sanksi pemecatan Erwin Aksa dari kepengurusan karena mendukung pasangan Prabowo-Sa

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99