Rabu, 24 Jul 2019

Gebrak Podium, Sakit atau Tegas?

Oleh: alex
Jumat, 12 Apr 2019 03:23
BAGIKAN:
istimewa.
Prabowo Subianto.
JAKARTA (EKSPOSnews): Sekretaris Direktorat Hukum dan Advokasi BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Habiburokhman, mengatakan aksi gebrak meja podium yang dilakukan Prabowo saat berkampanye di Yogyakarta, Senin (8/4), merupakan bukti ketegasan seorang pemimpin.

"Pak Prabowo pidato gebrak podium ini memang pemimpin tegas soal kebangsaan. Nasib bangsa dan negara, kita harus tegas," ujar Habiburokhman di kantor Bawaslu RI, Kamis 11 April 2019.

Ia mengatakan, aksi Prabowo yang menggebrak meja podium karena marah melihat kondisi bangsa yang dinilai banyak terjadi kebobrokan.

Menurut dia, ketegasan yang ditunjukan Prabowo ini sangat diperlukan bangsa Indonesia untuk membawa perubahan ke arah lebih baik.

Habiburokhman mencontohkan, ketegasan dari seorang pemimpin ditunjukan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Ketika ada kapal asing pencuri ikan tertangkap di wilayah perairan Indonesia, maka akan ditenggelamkan.

"Ibu Susi tegas tenggelamkan. Banyak yang suka sama beliau. Dulu banyak juga pejabat kita yang tegas seolah marah tapi ada 'support'," katanya.

Menurutnya, justru dibandingkan lawan politiknya di Pilpres 2019, Prabowo merupakan sosok yang lebih tenang ketika diserang berbagai fitnah.

"Tidak seperti Pak Jokowi. Pak Jokowi karena persoalan pribadi dijelekin, difitnah, referensinya ke arah pribadi. Prabowo ga pernah baper, difitnah penculik, kerusuhan, khilafah, kurang Islam, malah bercanda. Tapi kalau soal bangsa beliau marah," kata dia.

Gebrak meja podium ini ramai diperbincangkan di media sosial. Beragam reaksi pro dan kontra bermunculan. Meski begitu, menurut dia, hal itu tidak akan berpengaruh pada suara dukungan.

"Walau dipelesetkan bagaimana pun ga akan pengaruh. Orang tahu beliau ikhlas, jujur apa adanya. Beliau marah terhadap situasi bangsa ini," katanya.

Namun, disi lain banyak orang menilai bahwa gebrak podium kurang pantas dilakukan oleh seorang bakal pimpinan bangsa. Marah, kata beberapa orang, boleh-boleh saja, namun tak harus menunjukkan dimuka umum apalagi dalam kontestasi pemilu. Soalnya, karakter pemarah seperti itu dinilai berlebihan dan cendering secara psikologis disebut narsis.

Mengutip pendapat Sigmund Freud akibat dari sebuah narsisme kedua yang muncul pada seseorang yang mengidap penyakit mental. Kalau ini mengidap pada seorang bakal calon pimpinan, sangat berbahaya tentunya.

Sumber: berbagai sumber.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Iuran BPJS Kesehatan Belum Cukup untuk Danai Biaya Orang Sakit

    JAKARTA (EKSPOSnews): Hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan menunjukkan keuangan BPJS Kesehatan dalam pembiayaan program Jaminan Kesehatan Nasional masih tekor atau tidak seimbang anta

  • 2 bulan lalu

    Inefisiensi Pembayaran Klaim Layanan Rumah Sakit

    JAKARTA (EKSPOSnews): Dana kapitasi untuk pembiayaan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama program Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan BPJS Kesehatan berupa sisa lebih pembiayaan anggaran

  • 3 bulan lalu

    BPJS Kesehatan Cabang Dumai Bayar Klaim Jatuh Tempo

    DUMAI (EKSPOSnews): BPJS Kesehatan Cabang Dumai, Provinsi Riau, telah membayarkan utang klaim jatuh tempo sebesar total Rp37 miliar hingga April 2019 ke sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan ti

  • 4 bulan lalu

    Kasus Korupsi CT Scan di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin Bakal Dihentikan

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Lembaga swadaya masyarakat Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh menyatakan kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan berupa CT Scan di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin

  • 4 bulan lalu

    Rumah Sakit Swasta Berharap Banyak pada JKN

    JAKARTA (EKSPOSnews): Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia berharap adanya perbaikan-perbaikan pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) demi kelangsungan pengoperasian rumah sakit (RS) swasta ya

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99