Selasa, 26 Mei 2020

Bubarkan FPI! NKRI Harga Mati!

Minggu, 08 Jan 2017 10:00
BAGIKAN:
ist
Spanduk minta FPI dibubarkan.

JAKARTA (EKSPOSnews): Sedikitnya 20 orang berseragam merah membawa spanduk dalam Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day di sekitaran Patung Kuda, Silang Monas Jakarta Minggu 8 Januari 2017 membawa spanduk bertuliskan NKRI harga mati. Bubarkan FPI.

Masa yang menamakan dirinya Solidaritas Merah Putih dan sejumlah aktivis pendukung Basuki Tjahja Purnama alias Ahok memulai aktivitas pukul 7.00 WIB untuk menghindari aksi kerusuhan dari ormas lain.

Berdasarkan undangan yang diterima sejumlah media disebutkan acara akan dimulai pukul 06.00 WIB. Walaupun tak tepat waktu, kelompok massa tersebut dikawal 40 orang personel dari Polda Metro Jaya.

"Ayo kita bubarkan FPI, kita semua tolak FPI, setuju? Yang tidak setuju dengan FPI mari berkumpul di sini, ayo tanda tangan petisi," kata Emy, orator Solidaritas Merah Putih (Solmet), di Sekitaran Patung Kuda, Silang Monas, Jakarta Pusat.

Petisi itu ditandatangani di sebuah spanduk berukuran 1x4 meter. Aksi ini, paparnya, bertujuan menolak FPI yang diklaim merupakan organisasi yang menunjukkan bentuk radikalisme dan sering berujung anarkisme.

"Indonesia tidak butuh radikalisme, FPI selalu melakukan keributan makanya kita lakukan petisi untuk membubarkan FPI," katanya.

NKRI, kata mereka, adalah harga mati. "Kalau ada ormas yang mengatasnamakan agama dan betindak radikal sebaiknya dibubarkan karena tak ada tempatnya di Indonesia," tutur anggota Solidaritas Merah Putih. Mereka menilai, langkah ormas seperti FPI sudah meresahkan dan akan merobek NKRI. "Indonesia bukan negara agama, tapi negara Pancasila yang menghargai kebinekaan," tutur mereka. (al)


  Berita Terkait
  • 3 tahun lalu

    Masyarakat Dayak Kalteng Minta Pemerintah Bubarkan FPI

    PALANGKA RAYA (EKSPOSnews): Ratusan warga Suku Dayak Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan aksi turun ke jalan mendesak agar ormas Front Pembela Islam (FPI) segera dibubarkan karena dianggap berpot

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99