Senin, 20 Mei 2019
  • Home
  • Politik
  • Bendera NU Jangan Digunak untuk Kampanye Politik

Bendera NU Jangan Digunak untuk Kampanye Politik

Oleh: alex
Jumat, 12 Apr 2019 03:34
BAGIKAN:
istimewa.
NU.
JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menegaskan bendera NU tidak boleh digunakan untuk berkampanye dalam politik praktis.

"NU, benderanya tidak boleh untuk kampanye politik praktis, termasuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebenarnya. Bendera NU lho ya. Hanya, kalau bendera PKB kan mirip-mirip NU dikit tuh, bintang sembilan," katanya di Jakarta, Kamis 11 April 2019.

Hal itu disampaikannya usai konferensi pers terkait diterimanya usulan PKB yang memuat hasil musyawarah alim ulama NU sebagai resolusi Centrist Democrat International (CDI).

Sebelumnya, bendera berlambang NU dikibarkan calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno dalam acara kampanye akbar di Lumajang, Jawa Timur, Kamis (4/4), yang kemudian menuai banyak protes.

Pengurus Cabang NU (PCNU) Lumajang sampai menyampaikan nota keberatan dan kekecewaan atas tindakan penyalahgunaan bendera NU tersebut.

Penggunaan bendera NU di acara tersebut dikhawatirkan bisa menimbulkan gesekan horizontal di tengah masyarakat.

Meski demikian, Said Aqil memastikan tidak ada indikasi perpecahan dukungan di kalangan nahdliyin.

Pemilihan Presiden 2019 diikuti oleh dua pasangan calon, yakni Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin pada nomor urut 01 dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada nomor urut 02. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99