Rabu, 24 Jul 2019
  • Home
  • Politik
  • Alasan Politik Dibalik Penunjukan Yusril Jadi Pengacara Jokowi-Ma'ruf

Alasan Politik Dibalik Penunjukan Yusril Jadi Pengacara Jokowi-Ma'ruf

Oleh: alex
Rabu, 07 Nov 2018 04:10
BAGIKAN:
istimewa.
Yusril Ihza Mahendra.
JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla mengatakan ada alasan politis pada penunjukkan Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra sebagai pengacara pasangan capres tersebut.

"Jadi di sini dia sebagai pengacara, tentu bukan sebagai Ketua Umum PBB yang diangkat menjadi pengacara; tapi yang dianggap pengacara. Tentu ada aspek politisnya juga, tapi saya kira wajar saja," kata JK di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa 6 November 2018.

Selain ada alasan politis, penunjukkan Yusril sebagai tim penasihat hukum pasangan nomor urut 01 tersebut juga didasarkan pada kemampuannya sebagai pengacara.

"Ya otomatis, kalau tidak ahli bagaimana (dia) bisa jadi pengacara. Dan memang profesi daripada Yuril itu pengacara," katanya.

Terkait kemungkinan PBB merapat ke kubu Jokowi-Ma'ruf, JK mengatakan hal itu bukan kapasitasnya untuk menjawab.

"Ya itu tanya sama Pak Yusril," katanya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo yang juga capres nomor urut 01 mengucap syukur atas bergabungnya mantan menteri sekretaris negara itu ke dalam tim pemenangannya untuk Pilpres 2019.

"Bagus, Alhamdulillah," kata Joko Widodo (Jokowi) di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta.

Sebelumnya, Yusril menyatakan kesediaannya menjadi pengacara bagi pasangan Jokowi-Ma'ruf setelah bertemu dengan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir.

Jokowi menyambut baik kesediaan Yusril yang disebutnya memiliki pengalaman dan profesionalitas yang tak bisa diragukan lagi. Ia mengatakan, keinginan untuk menggandeng Yusril datang dari dirinya dan juga Erick Tohir.

"Kita yang minta, Pak Erick yang minta. Kita tahu profesionalitasnya Pak Yusril Ihza," ujar Jokowi.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 tahun lalu

    Ahok dan Yusril Saling Sindir

    JAKARTA (EKSPOSnews): Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan pakar hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra, saling lempar senyum pada acara halalbihalal masyarakat Belitung di K

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99