Jumat, 28 Feb 2020
  • Home
  • Politik
  • Akhirnya Menteri Berkewarganegaraan Ganda Itu Dicopot Joko Widodo

Akhirnya Menteri Berkewarganegaraan Ganda Itu Dicopot Joko Widodo

Selasa, 16 Agu 2016 04:58
BAGIKAN:
ist
Arxandra Tahar dicopot dari Menteri ESDM.

JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Umum Sekretariat Bersama Rakyat (SekBer) Mixilmina Munir mengatakan Presiden Joko Widodo tak cukup hanya memberhentikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar.

"Pemberhentian atau pencopotan saja tidak cukup. Kenapa? Karena Arcandra nyatanya adalah WN Amerika Serikat yang dalam 20 hari ini telah menjabat sebagai menteri di negara berdaulat yaitu Indonesia," kata Mixilmina dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin 15 Agustus 2016.

Artinya, kata dia, dalam 20 hari masa kerjanya, Arcandra sudah sekian kali bertemu dengan Presiden Jokowi, menerima sekian arahan dan instruksi, dan membuat sekian kebijakan.

"Bahkan, Arcandra juga saya yakini sudah bertemu dengan sekian CEO perusahaan besar terkait dengan ESDM," tuturnya.

Dengan demikian, kata dia, ada sekian banyak informasi dan kerahasiaan negara, aset, dan lain sebagainya yang sudah dimasuki oleh Arcandra.

"Oleh sebab itu, setelah pencopotan ini, Presiden Jokowi melalui instansi terkait harus menginstruksikan untuk menindaklanjuti pasca pemberhentian ini dengan memeriksanya dan memastikan Arcandra tidak dalam posisi menjadi alat asing untuk merusak kedaulatan Indonesia di bidang ESDM," ujar dia.

Pihaknya pun mendesak Presiden Jokowi untuk bergerak cepat memastikan Arcandra tidak kembali ke Amerika Serikat sampai dipastikan bahwa persoalan dengan Indonesia sudah "clear".

"Kita tidak bisa membayangkan bagaimana jika Arcandra ternyata dalam 20 hari ini telah banyak mengambil informasi dan rahasia negara terkait ESDM dan kemudian balik ke Amerika Serikat dengan membawa kepentingannya," kata dia.

Maka dari itu, kata dia, secepatnya Arcandra diperiksa dan pastikan tidak ada kebijakan yang telah dibuatnya yang ternyata merugikan kedaulatan bangsa ini.

Ia juga menilai pemberhentian Arcandra Tahar dari jabatannya sebagai Menteri ESDM memang sudah tepat dan Presiden Jokowi cepat mengambil tindakan atas adanya Undang-Undang yang dilanggar atas pengangkatan Arcandra sebagai menteri yang kemudian diketahui pernah bersumpah menjadi warga negara Amerika Serikat dan mempunyai paspor negara tersebut.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberhentikan dengan hormat Arcandra Tahar sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno di Kantor Presiden Jakarta, Senin (15/8) malam, mengumumkan hal itu dalam jumpa pers yang diumumkan secara mendadak pada Senin sore.

"Menyikapi pertanyaan publik terkait kewarganegaraan Menteri ESDM, Saudara Arcandra Tahar sebagai Menteri ESDM. Setelah memperoleh informasi dari berbagai sumber, Presiden memberhentikan secara hormat Arcandra dari Menteri ESDM," kata Pratikno.

Untuk kepentingan itu, Presiden kemudian menunjuk Luhut Binsar Panjaitan sebagai pelaksana tugas Menteri ESDM sampai diangkat Menteri ESDM definitif.(ant)


  Berita Terkait
  • 11 bulan lalu

    Karutan Tangerang Dicopot karena Jual Beli Kamar Tahanan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Anggota Komisi III DPR RI, Taufiqulhadi, menilai langkah Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Sri Puguh Budi Utami yang mencopot Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tang

  • 2 tahun lalu

    Kelalaian Hartatik Berbuntut Pencopotan dari Jabatan Kepala Sekolah

    PROBOLINGGO (EKSPOSnews): Polemik pawai karnaval di Kota Probolinggo beberapa waktu lalu, akhirnya berbuntut panjang. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) menilai, Hartatik lalai dalam m

  • 2 tahun lalu

    Garuda Rugi, Direksinya Harus Dicopot Semua

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. mencatatkan total kerugian sebesar 213,4 juta dolar AS (setara Rp2,88 triliun, kurs Rp13.500) pada tahun kinerja 2017, turun 2.378 persen diban

  • 2 tahun lalu

    Kepala Rutan Mandailing Natal Dicopot

    MEDAN (EKSPOSnews): Kementerian Hukum dan HAM menonaktifkan Kepala Cabang Rumah Tahanan Negara Mandailing Natal Armi Siregar dari jabatannya, karena terbukti mengeluarkan narapidana kasus narkoba Arif

  • 3 tahun lalu

    Kaplres Waykanan Agar Dicopot

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Puluhan wartawan di Kota Bandarlampung menuntut Kapolres Waykanan AKBP Asrul Budi Kurniawan dicopot dari jabatannya, karena dianggap telah melecehkan profesi wartawan di La

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99