Senin, 16 Jul 2018
  • Home
  • Politik
  • Airlangga Hartarto Didorong Jadi Cawapres Joko Widodo

Airlangga Hartarto Didorong Jadi Cawapres Joko Widodo

Oleh: alex
Selasa, 03 Jul 2018 15:12
BAGIKAN:
istimewa.
Airlangga Hartarto.
BANDUNG (EKSPOSnews): DPD Partai Golkar Jawa Barat meminta DPP Partai Golkar segera menggelar rapat pimpinan nasional (Rapimnas) untuk mendorong Airlangga Hartarto agar menjadi calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilihan Presiden 2019.

"Per hari ini, kami akan mengirimkan surat ke DPP Partai Golkar untuk segera menggelar rapimnas," kata Ketua Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi di Bandung, Selasa 3 Juli 2018.

Menurut dia rapimnas perlu segera digelar untuk menghadapi Pemilihan Presiden 2019 yang berbarengan dengan Pemilu Legislatif.

"Hal ini jelas berimplikasi pada pemilih," kata Dedi.

Sebagai partai terbesar kedua yang memiliki 14 persen kursi di DPR RI, ia menilai Partai Golkar memiliki peran strategis dan hak untuk mencalonkan ketua umumnya untuk mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.

Menurut dia akan menjadi sebuah ironi apabila partai tersebut tidak memiliki hak untuk menyodorkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai cawapres."Ketua Umum Partai Golkar paling logis dan layak jadi cawapres," ujarnya.

Sosok Airlangga dinilai bisa menjaga muruah dan simbol partai sehingga sangat layak jika Partai Golkar memprioritaskan Airlangga untuk diusung sebagai cawapres pada Pilpres 2019. "Cawapres menjadi keharusan. Karena itu, Golkar harus segera rapimnas. Latar belakang ekonomi dan posisinya sebagai ketua umum sudah cukup bagi Mas Airlangga untuk maju dan bersaing dengan para ketua umum partai yang merupakan koalisi Jokowi," kata Dedi.

Ia mengatakan pengusungan Airlangga dalam Rapimnas sangat penting bagi konsolidasi partai usai Pilkada. "Jadi, apabila Mas Airlangga diusung, ini akan melahirkan spirit bagi kader Partai Golkar," lanjut dia.

Selain itu, lanjut Dedi, rapimnas juga dinilai penting guna mengevaluasi dan mengonsolidasi ulang kekuatan partai berkaca dari hasil Pilkada Serentak 2018 yang melahirkan kejutan.

"Partai Golkar harus mempelajari dan menghitung ulang sejumlah strategi guna mempertahankan posisi kursi di DPR. Ada perkembangan yang harus disikapi mitra koalisi Jokowi termasuk oleh Golkar," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 bulan lalu

    Airlangga Hartarto Jadi Ketua Umum Golkar

    JAKARTA (EKSPOSnews): Rapat Pleno Partai Golkar, Rabu malam, memutuskan menunjuk Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar definitif menggantikan Setya Novanto yang kini tengah menjalani proses huk

  • 8 bulan lalu

    Airlangga Hartarto Sosok yang Pas Pimpin Golkar

    KARAWANG (EKSPOSnews): Nama Koordinator Bidang Ekonomi DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto disebut-sebut sebagai calon pengganti Setya Novanto melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub), kata

  • tahun lalu

    Golkar Mau Cawapres Joko Widodo

    BALIKPAPAN (EKSPOSnews): Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie mengusulkan rapat pimpnan nasional (Rapimnas) Partai Golkar membahas kriteria bakal calon wakil presiden untuk mendampingi Jo

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99