Kamis, 19 Sep 2019
  • Home
  • Politik
  • 9 Parpol, Termasuk PSI Tak Laporkan Nama Penyumbang Secara Lengkap

9 Parpol, Termasuk PSI Tak Laporkan Nama Penyumbang Secara Lengkap

Oleh: alex
Rabu, 29 Mei 2019 05:37
BAGIKAN:
istimewa.
Partai politik (ilustrasi).
JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Pengawas Pemilu RI menemukan sembilan partai politik peserta Pemilu 2019, tidak melaporkan identitas penyumbang dana kampanyenya secara lengkap.

Temuan ini diperoleh Bawaslu dari hasil pengawasan terhadap Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) peserta Pemilu 2019.

"Dari 16 partai politik peserta Pemilu 2019, ada sembilan partai politik yang tidak melaporkan identitas penyumbang dana kampanyenya secara lengkap," ujar Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar di Jakarta, Selasa 29 Mei 2019.

Berdasarkan data yang disampaikan Bawaslu, kesembilan partai itu yakni PKB, Golkar, Nasdem, Garuda, Berkarya, PSI, Hanura, Demokrat, dan PKPI.

PKB tidak mencantumkan identitas enam pemyumbang perseorangan dan satu penyumbang kelompok.

Golkar tidak mencantumkan identitas satu penyumbang perseorangan dan satu penyumbang badan usaha nonpemerintahan.

Nasdem tidak mencantumkan identitas satu penyumbang badan usaha nonpemerintahan.

Garuda tidak mencantumkan identitas tiga penyumbang perseorangan.

Berkarya tidak mencantumkan identitas satu penyumbang perseorangan.

PSI tidak mencantumkan identitas 70 penyumbang perseorangan dan dua penyumbang kelompok.

Hanura tidak mencantumkan identitas satu penyumbang perseorangan dan satu penyumbang kelompok.

Demokrat tidak mencantumkan identitas empat penyumbang perseorangan.

PKPI tidak mencantumkan identitas tiga penyumbang perseorangan.

Fritz mengatakan ketidaklengkapan identitas ini terkait tidak adanya nomor kontak serta nomor pokok wajib pajak dari para penyumbang.

Dia mengatakan temuan ini merupakan bentuk ketidaktertiban sejumlah partai terhadap administrasi.

"Jadi partai politik ini patuh mulai dari laporan Awal Dana Kampanye, Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye dan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye, namun beberapa belum tertib administrasi," jelasnya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 bulan lalu

    Citra Parpol Semakin Ambruk karena Korupsi

    JEMBER (EKSPOSnews): Pengamat hukum Universitas Jember (Unej) Bayu Dwi Anggono mengatakan kasus yang menjerat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy semakin memperburuk citra parta

  • 12 bulan lalu

    Persaingan Antarparpol Bakal Seru

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Pakar Politik Universitas Riau, Hasanuddin mengatakan berdasarkan konstruksi perundang-undangan mengenai Pemilu terutama berkaitan dengan perhitungan suara dan perolehan kursi

  • tahun lalu

    Anggota DPD Tak Boleh dari Partai Politik

    JAKARTA (EKSPOSnews): Mahkamah Konstitusi (MK) melalui putusannya menegaskan bahwa anggota DPD sejak Pemilu 2019 dan pemilu-pemilu setelahnya tidak boleh diisi oleh pengurus partai politik."Untuk sela

  • 2 tahun lalu

    Dukungan Parpol Terhadap Calon dalam Pilkada Perlu Dibatasi

    SEMARANG (EKSPOSnews): Ketua Program Magister Ilmu Politik FISIP Universitas Diponegoro Semarang Teguh Yuwono memandang perlu menyetop borong dukungan terhadap pasangan calon pada pemilihan kepala dae

  • 2 tahun lalu

    5 Parpol Deklarasikan Pasangan Edy-Ijeck

    MEDAN (EKSPOSnews): Lima partai politik mendeklarasikan dukungan dan pencalonan pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara di Lapangan Mereka Medan, Minggu 7 Jan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99