Senin, 20 Mei 2019

7 Partai Terancam Tak Lolos ke Senayan

Oleh: alex
Kamis, 18 Apr 2019 05:24
BAGIKAN:
istimewa.
Partai politik.
JAKARTA (EKSPOSnes): Sebanyak tujuh partai politik peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 terancam tidak lolos ke parlemen setelah perolehan suaranya masih berada di bawah ambang batas empat persen, berdasarkan hasil hitung cepat sementara, yang dilakukan lembaga survei Indo Barometer.

Ketujuh partai tersebut adalah Partai Garuda, Partai Berkarya, Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Hingga pukul 22.05 WIB, data yang telah masuk sebanyak 76.25 persen, berasal dari 915 tempat pemungutan suara (TPS) dari 1.200 TPS yang dijadikan sampel.

Dari data yang telah masuk tersebut diketahui bahwa perolehan suara untuk Perindo sebesar 2,65 persen, disusul Partai Berkarya dengan 2,13 persen, PSI sebesar 2,1 persen, dan Hanura dengan kumpulan suara 1,6 persen.

Tiga urutan terbawah ditempati PBB dengan perolehan suara 0,83 persen, Partai Garuda sebanyak 0,59 persen, dan PKPI dengan capaian suara 0,25 persen.

Perolehan suara sementara ketujuh partai tersebut tidak memenuhi ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar empat persen.

Adapun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menempati urutan pertama dalam hitung cepat Indo Barometer dengan perolehan suara 19,72 persen, diikuti oleh Partai Gerindra dengan 13,25 persen, Partai Golongan Karya dengan jumlah suara 11,73 persen, dan Partai Keadilan Sejahtera dengan perolehan suara 9,87 persen.

Berikutnya, Partai Kebangkitan Bangsa memperoleh 8,53 persen suara, Partai NasDem sebanyak 8,01 persen suara, Partai Demokrat dengan 7,39 persen suara, Partai Amanat Nasional meraup 6,95 persen suara dan Partai Persatuan Pembangunan dengan raihan suara 4,4 persen.

Margin of error pada hitung cepat Indo Barometer sebesar 1 persen, dengan tingkat kepercayaan sebesar 99 persen.

Hasil hitung cepat didapat berdasarkan hasil aktual perhitungan suara tempat pemungutan suara (TPS). Tidak ada informasi lain yang disajikan dalam hitung cepat selain data hasil pemilu itu sendiri.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Sejumlah Artis Terkenal yang Maju dari Dapil VII Jatim Gagal ke Senayan

    SURABAYA (EKSPOSnews) Sebelum Pemilihan Umum 2019 digelar atau tepatnya saat musim kampanye, belasan artis nasional nyaris tiap akhir pekan datang ke Jawa Timur.Bukan promosi lagu atau judul film terb

  • satu bulan lalu

    Partai Baru Sulit Lolos ke Senayan

    JAKARTA (EKSPOSnews): PDI Perjuangan, partai berlambang banteng gemuk dengan atribut sebagai partainya wong cilik, memenangi perolehan suara secara nasional dalam pemilu serentak 17 April 2019.Setidak

  • 2 bulan lalu

    Partai Golkar Pecat Erwin Aksa

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Dewan Pakar Partai Golkar HR Agung Laksono mendukung langkah DPP Partai Golkar memberikan sanksi pemecatan Erwin Aksa dari kepengurusan karena mendukung pasangan Prabowo-Sa

  • 7 bulan lalu

    Partai Politik Harus Dipisahkan dari DPD

    JAKARTA (EKSPOSnews): Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Fadli Ramadhanil mengatakan partai politik harus dipisahkan dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD)."Ini sangat penting, kar

  • 8 bulan lalu

    Partai Golkar Kembalikan Uang ke KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Partai Golkar mengembalikan uang Rp700 juta ke KPK terkait dengan perkara dugaan penerimaan hadiah atau janji kepada anggota DPR terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembanguna

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99