Kamis, 17 Agu 2017
  • Home
  • Pojok
  • Wakil Dekan Kedokteran Gigi Unair Cabuli Anak Lelaki

Wakil Dekan Kedokteran Gigi Unair Cabuli Anak Lelaki

Oleh: Jallus
Selasa, 04 Apr 2017 20:15
BAGIKAN:
istimewa
Cabul (ilustrasi).
SURABAYA (EKSPOSnews): Universitas Airlangga (Unair) Surabaya membebastugaskan Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Gigi I Ketut Suardika (46) yang diduga melakukan pencabulan terhadap anak laki-laki di bawah umur.

"Kita sedang mengumpulkan informasi yang ada. Tapi secara organisasi yang bersangkutan kita minta untuk fokus pada masalah hukumnya, tidak usah mengurusi wakil dekannya," kata Rektor Unair M Nasih di Surabaya, Selasa 4 April 2017.

Nasih mengatakan, dirinya telah meminta kepada Dekan FKG untuk sementara menangani urusan-urusan Wakil Dekan III.

"Kita berhentikan sementara untuk melihat proses hukum yang bersangkutan. Kalau terbukti bersalah ya kita berhentikan," ujarnya.

Nasih menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum mengambil tindakan apa-apa terkait masalah hukum yang melibatkan Ketut. Hal itu lantaran pihaknya belum menerima laporan dari kepolisian.

"Ini kan masih banyak versi. Sehingga kami harus menggunakan dokumen yang formal untuk memberlakukan tindakan-tindakan yang ada," tuturnya.

Selain itu, Nasih menjelaskan Unair belum memberikan bantuan hukum kepada Ketut karena sampai saat ini Ketut belum meminta bantuan hukum kepada Unair. "Kalau ada permintaan ya kami berikan, karena bagaimanapun kan sudah menjadi keluarga besar Unair," kata Nasih.

Ketut diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur di salah satu tempat kebugaran di Surabaya.

Dia menegaskan, kejadian tindak asusila tersebut terjadi di luar jam kerja dan bukan di kampusnya. "Saya sudah mencoba mencari informasi yang agak dalam, tapi ternyata tidak ada nama korban di Unair," ujar Nasih.

Nasih cukup menyesalkan kejadian tersebut, menurutnya Ketut merupakan sosok yang baik dalam pergaulan di dalam maupun luar kampus.

"Dia punya anak dan dengan istrinya hubungannya sangat baik. Artinya tidak ada kelainan-kelainan seperti kejadian itu sehingga kita semua sangat kaget," katanya.

Dirinya berharap, dengan kejadian yang menimpa salah satu pejabat di kampusnya tersebut bisa menjadi pelajaran bagi siapapun.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak