Senin, 01 Jun 2020
  • Home
  • Pojok
  • Tersangka Pencabulan Anak Terancam 15 Tahun Penjara

Tersangka Pencabulan Anak Terancam 15 Tahun Penjara

Oleh: marsot
Kamis, 02 Agu 2018 03:10
BAGIKAN:
istimewa.
Perkosa (ilustrasi).
TIMIKA (EKSPOSnews): Tersangka pencabulan terhadap anak di bawah umur di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, berinisial MT (19) terancam dikenai pasal 82 ayat 1 tahun 2014 tentang Undang-undang Perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

"Ini merupakan kasus yang marak saat ini di Timika dimana kami selaku aparat penegak hukum akan menindaklanjuti perintah dari Kapolres bahwa tidak ada ampun bagi pelaku kejahatan seperti ini," kata Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP I Gusti Agung Anata Pratama saat menggelar jumpa pers di kantor Pelayanan Polres Mimika, Timika, Rabu 1 Augustus 2018.

Ia mengatakan, pihaknya juga telah mengamankan barang bukti di antaranya, satu celana panjang milik korban, satu buah celana dalam berwarna cokelat, dan satu buah kunci rumah yang digunakan tersangka MT dalam melakukan aksinya.

"Saat ini kami masih mendalami terkait apakah tersangka ini ada keterlibatan dengan kasus-kasus lain. Kondisi korban masih trauma sehingga belum bisa kita mintai keterangan," ujarnya.

Sebelumnya, anak di bawah umur berinisial YS yang masih berusia 5 tahun dicabuli oleh pelaku berinisial MT (19) di Jalan Perintis Dalam, Minggu (29/7) sekitar Pukul 16.30 WIT.

Aparat kepolisian yang mendengar informasi dari warga langsung tiba di lokasi kejadian dan mengamankan pelaku.

Tersangka MT yang merupakan tetangga dari korban menggunakan modus merayu korban dengan menggunakan uang Rp100 ribu, dan mengajak korban untuk makan. Namun ajakan tersebut sempat ditolak oleh korban sehingga pelaku memaksa korban untuk dibawa menuju rumah pelaku.

"Pelaku kemudian memaksa korban masuk kedalam kamar, dan disitulah pelaku mencabuli korban," kata Kasat Reskrim.

Ia menjelaskan, setelah melakukan aksi bejatnya, pelaku kemudian ditangkap oleh warga yang merupakan keluarga dari korban, setelah sempat diamankan oleh massa yang geram akhirnya pelaku diserahkan ke pihak kepolisian untuk mendapatkan proses hukum lebih lanjut.

"Saat dimintai keterangan oleh Polisi pelaku sempat mengelak, tapi setelah kita hadirkan korban memang benar bahwa yang diamankan memang pelakunya. Korban sempat mengalami pendarahan sehingga harus dilarikan ke rumah sakit," ujarnya.

Sementara terkait dengan pelaku pemerkosaan terhadap tiga anak di bawah umur lainnya yang terjadi beberapa waktu lalu, Kapolres mengatakan pihaknya telah mengantongi identitas pelaku dan dalam waktu dekat akan dilakukan penangkapan.

"Total yang kemarin terjadi ada empat korban, dan yang satu yang baru saja terjadi pelakunya sudah langsung diamankan. Untuk pelaku lainnya dalam waktu dekat akan kita lakukan penangkapan," ujarnya. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 11 bulan lalu

    Kasus Pencabulan Anak di Boyolali

    BOYOLALI (EKSPOSnews): Polres Boyolali berhasil mengungkap kasus pencabulan anak bawah umur dengan menangkap dua pelakunya di Dukuh Mranggen RT 07 RW 02 Desa Jenengan Kecamatan Sawit Boyolali.Menurut

  • 12 bulan lalu

    Ahmad Dhani Hanya Divonis Setahun Penjara

    SURABAYA (EKSPOSnews): Musisi Ahmad Dhani Prasetyo divonis satu tahun kurungan penjara oleh majelis hakim yang diketuai R Anton Widyopriono pada sidang kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri

  • tahun lalu

    Dosen USU Dituntut Setahun Penjara

    MEDAN (EKSPOSnes): Seorang oknum dosen Universitas Sumatera Utara (USU) Himma Dewiyana Lubis (45) dituntut pidana penjara selama 1 tahun dengan denda Rp10 juta subsider 3 bulan dalam sidang di PN Meda

  • tahun lalu

    Eni Maulani Saragih Divonis 6 tahun

    JAKARTA (EKSPOSnews): Anggota Komisi VII DPR Fraksi Partai Golkar nonaktif Eni Maulani Saragih divonis 6 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan."Mengadili, menyatakan terdak

  • tahun lalu

    Nelayan Asal Aceh Timur Bakal Dipenjara di Myanmar

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Nelayan asal Aceh Timur Jamaludin Amno yang ditangkap otoritas Myanmar, Selasa (6 November 2018), didakwa melakukan penangkapan ikan ilegal dengan ancaman hukum karungan maksi

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99