Senin, 23 Okt 2017
  • Home
  • Pojok
  • Taylor Swift Akui Pelecehan Seksual

Taylor Swift Akui Pelecehan Seksual

Oleh: yusuf
Sabtu, 12 Agu 2017 05:33
BAGIKAN:
reuters
Taylor Swift.
DENVER (EKSPOSnews): Penyanyi dan penulis lagu Taylor Swift,  mengeluarkan kesaksian tegas di bawah sumpah di pengadilan terbuka yang menyidangkan tuduhannya bahwa seorang pemandu musik radio Colorado melakukan pelecehan seksual saat mereka berfoto bersama empat tahun lalu.

Pemenang Grammy di balik hits "Fearless," "Bad Blood" dan "I Knew You Were Trouble," bersaksi pada Kamis di hari keempat sidang pengadilan federal di Denver terhadap pria yang dituduhnya melakukan pelecehan seksual, David Mueller.

Delapan anggota dewan juri AS menimbang tuduhannya bahwa Mueller menggerayangi bokongnya yang terbuka saat temu penggemar sebelum konser pada 2013. Kesaksian Taylor itu melawan pernyataan Mueller bahwa Taylor membuat tuduhan yang tidak benar dan menyebabkan ia dipecat dari pekerjaannya.

Tetapi dengan pengecualian Mueller, saksi pertama sidang percobaan tersebut, hampir setiap individu yang dipilih untuk bersaksi oleh pengacaranya, Gabriel McFarland, memberikan kesaksian menarik, yang justru mendukung posisiTaylor.

Kesaksian Taylor tampaknya sangat menghancurkan pihak Mueller hingga pengacaranya, D. Douglas Baldridge, menolak kesempatan untuk melakukan pemeriksaan silang terhadap kliennya sendiri saat McFarland selesai menanyainya. Masih harus dilihat apakah Baldridge akan memanggil orang lain untuk bersaksi begitu McFarland mengistirahatkan kasusnya.

Dalam bahasa yang gamblang dan kadang-kadang menarik perhatian orang di ruang sidang, bahkan dari beberapa anggota juri, Taylor mengatakan bahwa bokongnya diraba "sangat lama" dan "secara sengaja" oleh Mueller saat mereka berfoto bersama pacar sang penyiar radio, dan Mueller tampak seperti orang mabuk pada saat itu.

"Klien Anda memegang bokong saya. (Tangannya) terus menempel di bokong saya yang terbuka. Saya merasakan (tangannya) menggerayangi bokong saya di bawah rok," katanya pada McFarland.

Mueller, 55, bersaksi pada Selasa bahwa dia mungkin telah melakukan kontak yang tidak disengaja dengan Taylor, namun menolak tuduhan bahwa ia melakukan tindakan tidak pantas. Ketika ditanya apakah dia menggerayangi anggota tubuh bagian belakang artis tersebut, mantan penyiar stasiun radio Denver, KYGO-FM, itu menjawab, "Tidak, saya tidak melakukannya." Foto yang menjadi perdebatan dan berulang kali ditampilkan di pengadilan menunjukkan bintang pop itu mengenakan rok hitam dan atasan, diapit Mueller dan pacarnya, ketiganya tersenyum ke arah kamera. Tampak tangan kanan Mueller terhalang di belakang bagian belakangnya, dan Taylor tampaknya telah menggeser pinggulnya sedikit menjauh darinya.

Taylor dengan tajam menolak pernyataan McFarland bahwa Mueller adalah korban identitas keliru. "Seluruh tangannya ada pada bokongku, aku tahu dia pelakunya," balasnya.

Laporan Taylor didukung oleh kesaksian dari beberapa orang lain, termasuk juru fotonya, Stephanie Simbeck, yang mengabadikannya melalui kamera miliknya ketika Mueller meletakkan tangannya pada bokong Taylor. Dia mengatakan bahwa jelas terlihat dalam foto bahwa Taylor sedang berusaha menjauhkan diri dari Mueller.

Setelah Mueller dan pacarnya pergi, Simbeck bersaksi, Taylor berkata dengan suara keras: "Bung, orang itu menggerayang bokongku," dan ditanggapi oleh Simbeck, "Aku tahu itu, aku punya fotonya." Mereka segera menemukan gambar Mueller di kameranya dan Taylor berkata, "Itu dia," ujar Simbeck kepada para anggota juri.

Dalam kesaksian emosional pada Rabu, ibunda Taylor, Andrea, menunjuk Mueller dari tempat saksi, dengan mengatakan, "Dia secara seksual menyerang putriku, tepat di sana, orang itu." Mueller memulai proses pengadilan, dan mengklaim bahwa Taylor membual dan menekan KYGO untuk memecatnya dari pekerjaan yang memberinya gaji 150 ribu dolar AS per tahun. Taylor kemudian melawan serangan dan tindakan kriminal tersebut, serta meminta kompensasi simbolis sebesar 1 dolar AS.

Mantan penyiar itu kini mencari penghasilan yang telah hilang dan pembersihan namanya, dan mengatakan kepada pengadilan minggu ini bahwa dirinya sangat malu dituduh melakukan sesuatu yang sangat tercela.

Sumber: antara/reuters.

  Berita Terkait
  • 7 bulan lalu

    Anak-Anak TKI Jadi Sasaran Kekerasan Seksual

    CIREBON (EKSPOSnews): Anak-anak tenaga kerja Indonesia (TKI) di Provinsi Jawa Barat kerap menjadi sasaran kekerasan seksual, dimana tercatat sekitar 40 persen korban adalah yang orang tuanya bekerja d

  • 7 bulan lalu

    Ketua RT Lakukan Pelecehan Seksual

    JAMBI (EKSPOSnews): Anggota Satreskrim Polsek Kotabaru menangkap seorang oknum Ketua RT di Kelurahan Bagan Pete Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi yang dilaporkan atas tuduhan melakukan tindakan pidana pe

  • 8 bulan lalu

    Kalapas Bukittinggi Dicopot karena Pelecehan Seksual

    PADANG (EKSPOSnews): Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat menonaktifkan Kepala Lembaga Permasyarakatan klas IIA Bukittinggi, Lisabetha Hardiarto, yang diduga melakukan pelecehan sek

  • tahun lalu

    Saluran Televisi Fox News Dihukum karena Pelecehan Seksual

    NEW YORK (EKSPOSnews): Saluran televisi berita Amerika yang berpusat di New York, Fox News, harus membayar 20 juta dolar AS (Rp262 miliar) terkait gugatan seorang perempuan karyawannya, yang menyat

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99