Rabu, 12 Des 2018
  • Home
  • Pojok
  • Residivis Cabuli Anak Dibawah Umur

Residivis Cabuli Anak Dibawah Umur

Oleh: marsot
Rabu, 28 Mar 2018 05:21
BAGIKAN:
istimewa.
Cabul.
SOLO (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Surakarta menangkap tersangka yang juga seorang residivis, yang melakukan pencabulan terhadap mantan pacarnya yang masih di bawah umur, Sh (16) di sebuah kamar kos di Jalan Ir. Juanda, Purwodiningratan, Jebres Solo.

Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo melalui Kapolsek Jebres, Kompol Juliana di Solo, Selasa, tersangka tersebut Raka Sinuarga (22) warga Kampung Kauman RT 001 RW 001, Kauman, Pasar Kliwon Solo, kini sedang diperiksa di Mapolsek Jebres.

Menurut Juliana tersangka tersebut juga seorang residivis kasus pembunuhan pelajar di Makam Untoroloyo, Jebres Solo, pada 2 Januari 2011. Tersangka saat itu, masih usia 15 tahun dan kemudian dijatuhi vonis penjara selama tujuh tahun di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Nusakambangan, Cilacap, Jateng.

Tersangka kini kembali berurusan dengan polisi karena melakukan pencabulan terhadap anak masih di bawah umur. Peristiwa itu terjadi di sebuah kamar kos milik korban, pada Senin (26/3) , sekitar pukul 22.00 WIB.

Juliana mengatakan dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku melakukan tersebut karena merasa sakit hati diputuskan cintanya oleh korban. Pelaku mengaku kenal dengan korban melalui median sosial dan berpacaran selama empat bulan.

Pelaku nekat mendatangi korban dengan naik genting menuju ke belakang rumah tersebut. Pelaku saat masuk ke kamar korban dengan cara memecah pintu kaca. Namun, pelaku kemudian berhasil ditangkap dam dibawa ke Polsek Jebres.

Juliana mengatakan tersangka sebelum diamankan polisi sempat dihajar oleh warga yang emosi melihat kejadian tersbeut. Tersangka langsung ditahan di Mapolsek Jebres dalam kondisi terpengaruh minuman keras yang membukan jenis ciu.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pecahan kaca, baju milik korban, tiga ponsel yang telah dirusak. Tersangka dijerat Pasal 82 Undang Undang RI No.17/2016, tentang Perlindungan Anak (PA) dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Dosen Cabul Hanya Divonis 1,4 Tahun Penjara

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Hakim Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Lampung, menjatuhkan vonis 1,4 tahun penjara kepada Chandra Ertikanto, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Un

  • 2 bulan lalu

    Polisi Tangkap Pelaku Percobaan Pencabulan Anak

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Polsek Sungai Kakap, menangkap pelaku percobaan pencabulan terhadap anak berinisial RR (24) di kawasan Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya."Pelaku RR

  • 2 bulan lalu

    Polisi Ciduk Pelaku Pencabulan Anak

    MAKASSAR (EKSPOSnews): Polsek Biringkanaya mengamankan pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur yang merupakan pengungsi gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).Kepala Sub Bagian Humas

  • 2 bulan lalu

    Pendeta Cabul Dituntut 10 Tahun Penjara

    AMBON (EKSPOSnews): Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Maluku Ester Wattimury menuntut Alexander Kapressy (47) seorang pendeta terdakwa pencabulan secara berlanjut serta persetubuhan terhadap bocah

  • 3 bulan lalu

    Dosen Tukang Cabul Mahasiswi Mulai Disidang

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Negeri Kelas I A Tanjungkarang, Bandarlampung mendakwa dengan pasal berlapis terdakwa CE, oknum dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan U

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99