Minggu, 27 Mei 2018
  • Home
  • Pojok
  • Polisi Tetapkan Perawat National Hospital Surabaya Tersangka Pencabulan

Polisi Tetapkan Perawat National Hospital Surabaya Tersangka Pencabulan

Oleh: alex
Sabtu, 27 Jan 2018 20:14
BAGIKAN:
istimewa.
Pencabulan (ilustrasi).
SURABAYA (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menetapkan perawat berinisial Jun sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap seorang pasien di National Hospital Surabaya.

Pria berusia 30 tahun, warga Bebekan Jagalan, Sidoarjo, Jawa Timur, itu ditetapkan tersangka setelah polisi melakukan gelar perkara.

"Hasil gelar perkara yang kami lakukan tadi malam telah menemukan unsur pidana. Sehingga kami langsung menetapkannya sebagai tersangka," ujar Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Rudi Setiawan dalam jumpa pers di Surabaya, Sabtu 27 Januari 2018.

Dia menjelaskan gelar perkara dilakukan setelah polisi melakukan pemeriksaan intensif terhadap Jun sejak Jumat (26/1) pagi.

"Ini adalah prosedur yang harus kami lalui. Kami lakukan gelar perkara terlebih dahulu sebelum menetapkan status tersangka," katanya.

Rudi menjelaskan, dalam gelar perkara tersebut, polisi telah mengantongi dua alat bukti.

"Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur, sebagaimana diatur dalam KUHAP, kami boleh menetapkan tersangka jika mengantongi minimal dua alat bukti," ujarnya.

Dia mengatakan, dua alat bukti yang telah dikantongi polisi dalam perkara ini, salah satunya adalah tayangan video.

Tayangan video tersebut menayangkan korban pasien berinisial W, warga Jalan Darmo Indah Timur Surabaya, yang sambil menangis menuduh perawat Jun telah melakukan pelecehan seksual saat dalam kondisi terbius usai menjalani operasi.

Dalam tayangan video yang menjadi viral di media sosial itu, Jun sebagai tertuduh tampak mengakui perbuatannya dan telah meminta maaf kepada korban beserta seluruh pihak keluarganya yang saat itu terlihat mendampigi di Rumah Sakit National Hospital.

"Keterangan tersangka kepada penyidik juga mengakui peristiwa sebagaimana yang dituduhkan korban dalam tayangan video itu memang benar terjadi. Tersangka mengaku melakukan tindakan itu saat korban masih dalam pengaruh obat bius di ruang 'recovery' National Hospital," ujar Rudi.

Alat bukti lainnya yang telah dikantongi polisi, lanjut dia, adalah keterangan dari salah seorang saksi.

Dia menambahkan, hari Selasa (30/1), penyidik Polrestabes Surabaya masih mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi yang didatangkan dari Rumah Sakit National Hospital Surabaya.

"Tentu kami masih akan mencari alat bukti lainnya demi memperkuat pemberkasan agar dapat disidangkan ke pengadilan," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 10 jam lalu

    Polisi Ringkus Bandar Narkoba di Langkat

    STABAT (EKSPOSnews): Aparat Kepolisian Tanjungpura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meringkus bandar narkotika jenis sabu-sabu dengan barang bukti enam paket siap edar dan timbangan elektrik.Hal itu

  • 6 hari lalu

    Polisi Tangkap 4 Penculik di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Tim Jatanras Polda Aceh bersama Tim Reskrim Polres Pidie dan Polres Lhokseumawe menangkap empat tersangka penculikan disertai uang tebusan puluhan juta rupiah.Direktur Reserse

  • 6 hari lalu

    Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkoba

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kepolisian Sektor Tampan, Resor Kota Pekanbaru berhasil menggagalkan upaya penyelundupan delapan kilogram narkoba jenis sabu-sabu senilai lebih dari Rp12 miliar tujuan Jakarta

  • 7 hari lalu

    Polisi Ringkus 2 Pengolahan Minyak Mentah

    STABAT (EKSPOSnews): Aparat Satuan Reskrim Kepolisian Resor Langkat, Sumatera Utara, meringkus dua pelaku pengolahan minyak mentah tanpa izin dan atau tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah, di Desa

  • 2 minggu lalu

    Polisi Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh menangkap dan mengamankan seorang pelaku ujaran kebencian mengandung suku agama dan ras (SARA) yang disampaikan melalui m

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99