Rabu, 17 Okt 2018
  • Home
  • Pojok
  • Polisi Tetapkan Perawat National Hospital Surabaya Tersangka Pencabulan

Polisi Tetapkan Perawat National Hospital Surabaya Tersangka Pencabulan

Oleh: alex
Sabtu, 27 Jan 2018 20:14
BAGIKAN:
istimewa.
Pencabulan (ilustrasi).
SURABAYA (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menetapkan perawat berinisial Jun sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap seorang pasien di National Hospital Surabaya.

Pria berusia 30 tahun, warga Bebekan Jagalan, Sidoarjo, Jawa Timur, itu ditetapkan tersangka setelah polisi melakukan gelar perkara.

"Hasil gelar perkara yang kami lakukan tadi malam telah menemukan unsur pidana. Sehingga kami langsung menetapkannya sebagai tersangka," ujar Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Rudi Setiawan dalam jumpa pers di Surabaya, Sabtu 27 Januari 2018.

Dia menjelaskan gelar perkara dilakukan setelah polisi melakukan pemeriksaan intensif terhadap Jun sejak Jumat (26/1) pagi.

"Ini adalah prosedur yang harus kami lalui. Kami lakukan gelar perkara terlebih dahulu sebelum menetapkan status tersangka," katanya.

Rudi menjelaskan, dalam gelar perkara tersebut, polisi telah mengantongi dua alat bukti.

"Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur, sebagaimana diatur dalam KUHAP, kami boleh menetapkan tersangka jika mengantongi minimal dua alat bukti," ujarnya.

Dia mengatakan, dua alat bukti yang telah dikantongi polisi dalam perkara ini, salah satunya adalah tayangan video.

Tayangan video tersebut menayangkan korban pasien berinisial W, warga Jalan Darmo Indah Timur Surabaya, yang sambil menangis menuduh perawat Jun telah melakukan pelecehan seksual saat dalam kondisi terbius usai menjalani operasi.

Dalam tayangan video yang menjadi viral di media sosial itu, Jun sebagai tertuduh tampak mengakui perbuatannya dan telah meminta maaf kepada korban beserta seluruh pihak keluarganya yang saat itu terlihat mendampigi di Rumah Sakit National Hospital.

"Keterangan tersangka kepada penyidik juga mengakui peristiwa sebagaimana yang dituduhkan korban dalam tayangan video itu memang benar terjadi. Tersangka mengaku melakukan tindakan itu saat korban masih dalam pengaruh obat bius di ruang 'recovery' National Hospital," ujar Rudi.

Alat bukti lainnya yang telah dikantongi polisi, lanjut dia, adalah keterangan dari salah seorang saksi.

Dia menambahkan, hari Selasa (30/1), penyidik Polrestabes Surabaya masih mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi yang didatangkan dari Rumah Sakit National Hospital Surabaya.

"Tentu kami masih akan mencari alat bukti lainnya demi memperkuat pemberkasan agar dapat disidangkan ke pengadilan," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Polisi Tangkap Pencuri Sarang Burung Walet

    BUNTOK (KICAU): Aparat Kepolisan Polres Barito Selatan, Kalimantan Tengah berhasil menangkap empat orang kawanan pencuri sarang walet di Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala."Keempat orang pelak

  • 5 hari lalu

    Polisi Tahan Ketua DPRD Samarinda

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif ditahan Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Bareskrim Polri karena dugaan melakukan penipuan dan penggelapan.Kepala Divisi Humas Polri

  • 5 hari lalu

    Polisi Sita Rekam Medis Ratna Sarumpaet

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Polda Metro Jaya menyita rekam medis bedah plastik tersangka ujaran kebohongan Ratna Sarumpaet di Rumah Sakit Bina Estetika Menteng Jakarta Pusat."Petugas ambil rekam me

  • 6 hari lalu

    Buronan Korupsi Ditangkap di Kantor Polisi

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Banda Aceh menangkap seorang terpidana korupsi pengadaan obat di Rumah Sakit Ibu dan Anak Aceh yang selama empat tahun masuk daftar pencarian orang (DPO) di k

  • 7 hari lalu

    Polisi Bongkar Prostitusi Online

    BEKASI (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Jawa Barat mengungkap jaringan prostitusi online berkedok penyewaan Apartemen Centerpoint di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan."Ada tiga pria ya

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99