Sabtu, 21 Apr 2018
  • Home
  • Pojok
  • Polisi Tahan 3 Tersangka Pelaku Tarian Erotis

Polisi Tahan 3 Tersangka Pelaku Tarian Erotis

Oleh: alex
Selasa, 17 Apr 2018 05:17
BAGIKAN:
marsot
Polisi.
JEPARA (EKSPOSnews): Aparat Kepolisian Resor Jepara, Jawa Tengah, menetapkan tiga tersangka sebagai buntut atas pertunjukan tarian erotis di Pantai Kartini Jepara saat perayaan ulang tahun salah satu klub motor, Sabtu (14/4).

"Selain ditetapkan tersangka, dua panitia serta penyedia penari erotis juga kami tahan," kata Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho di Jepara, Senin 17 April 2018.

Awalnya, kata dia, penahanan dilakukan terhadap dua panitia perayaan ulang tahun klub motor Nmax, kemudian tim Resmob Polres Jepara menangkap agen penari erotis.

Untuk saat ini tim Reskrim tengah mengembangkan kasus tersebut untuk memburu penarinya.

Informasinya, kata dia, para penari tersebut berasal dari Semarang.

"Begitu acara ulang tahun yang diwarnai acara 'sexy dancer' dibubarkan, para penarinya juga ikut pergi," ujarnya.

Sementara aparat yang bertugas di lapangan, katanya, fokus pada panitia kegiatan.

Para tersangka yang ditetapkan dari unsur panitia, kata dia, saat rapat sebagai inisiator dan ada yang mendanainya.

"Bahkan, ada yang ikut menyediakan tempat dan menyemprotkan air saat aksi penari berlangsung," ujarnya.

Ia mengatakan izin yang diajukan kepada kepolisian tertulis orgen tunggal dan pentas dangdut.

Akan tetapi, lanjut dia, saat sesi pencucian kendaraan bermotor, justru diselingi "sexy dancer".

Akibat peristiwa tersebut, para tersangka dikenakan pasal 33 Undang-Undang nomor 44/2008 tentang Pornografi, sedangkan penarinya bakal dikenakan pasal 34.

Peristiwa tersebut juga memunculkan aksi keprihatinan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Jepara dengan menggelar demo untuk menolak pornografi serta mengecam adanya pertunjukan tarian erotis di Pantai Kartini Jepara saat perayaan ulang tahun salah satu klub motor pada Minggu (15/4).

Ketua Yayasan Kartini Indonesia Hadi Priyanto di Jepara, Minggu mengaku sangat menyesalkan terjadinya peristiwa pornoaksi di Pantai Kartini pada Sabtu (14/4) yang sangat tidak layak dan patut ditonton.

Aksi tersebut bertolak belakang dengan semangat emansipasi dan kesetaraan yang dicita-citakan RA Kartini.

Kaum perempuan di Kabupaten Jepara, kata dia, juga ikut menandatangani spanduk penolakan aksi pornografi di Jepara hari ini (16/4).


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • kemarin

    Polisi Tangkap Kepala Dinas Perindagkop Aceh Utara karena Sabu-Sabu

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Polres Lhokseumawe menangkap Kepala Dinas Perindustrian Perdangangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Aceh Utara, Provinsi Aceh, berinisial F karena ked

  • kemarin

    Polisi Periksa Nurmahmudi Ismail

    DEPOK (EKSPOSnews): Tindak Pidana Korupsi Polresta Depok memeriksa mantan Wali Kota Depok periode 2006-2011 dan 2011-2016 Nur Mahmudi Ismail selama sembilan jam.Nur Mahmudi datang pada Kami 19 April 2

  • 3 hari lalu

    Polda Jambi Tangkap Pemilik Minuman Oplosan

    JAMBI (EKSPOSnews): Anggota Ditreksrimum Polda Jambi bersama dengan anggota dari Polda Jawa Barat (Jabar) berhasil menangkap pemilik minuman keras oplosan yang telah menewaskan puluhan orang di Jawa B

  • 4 hari lalu

    Polisi Bongkar Jual Beli Data Nasabah Bank

    JAKARTA (EKSPOSnews): Petugas Polda Metro Jaya membongkar praktik jual-beli data nasabah bank melalui situs "temanmarketing.com" untuk tindak kejahatan perbankan."Tersangka NM menggunakan data nasabah

  • 5 hari lalu

    Polisi Tangkap Pembawa Puluhan Kilo Ganja

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Jajaran kepolisian di Aceh Tengah menangkap dua tersangka pembawa dua karung plastik berisi sekitar 34 kilogram ganja yang mereka angkut menggunakan labi-labi, sejenis angkuta

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99