Sabtu, 18 Agu 2018
  • Home
  • Pojok
  • Polisi Tahan 3 Tersangka Pelaku Tarian Erotis

Polisi Tahan 3 Tersangka Pelaku Tarian Erotis

Oleh: alex
Selasa, 17 Apr 2018 05:17
BAGIKAN:
marsot
Polisi.
JEPARA (EKSPOSnews): Aparat Kepolisian Resor Jepara, Jawa Tengah, menetapkan tiga tersangka sebagai buntut atas pertunjukan tarian erotis di Pantai Kartini Jepara saat perayaan ulang tahun salah satu klub motor, Sabtu (14/4).

"Selain ditetapkan tersangka, dua panitia serta penyedia penari erotis juga kami tahan," kata Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho di Jepara, Senin 17 April 2018.

Awalnya, kata dia, penahanan dilakukan terhadap dua panitia perayaan ulang tahun klub motor Nmax, kemudian tim Resmob Polres Jepara menangkap agen penari erotis.

Untuk saat ini tim Reskrim tengah mengembangkan kasus tersebut untuk memburu penarinya.

Informasinya, kata dia, para penari tersebut berasal dari Semarang.

"Begitu acara ulang tahun yang diwarnai acara 'sexy dancer' dibubarkan, para penarinya juga ikut pergi," ujarnya.

Sementara aparat yang bertugas di lapangan, katanya, fokus pada panitia kegiatan.

Para tersangka yang ditetapkan dari unsur panitia, kata dia, saat rapat sebagai inisiator dan ada yang mendanainya.

"Bahkan, ada yang ikut menyediakan tempat dan menyemprotkan air saat aksi penari berlangsung," ujarnya.

Ia mengatakan izin yang diajukan kepada kepolisian tertulis orgen tunggal dan pentas dangdut.

Akan tetapi, lanjut dia, saat sesi pencucian kendaraan bermotor, justru diselingi "sexy dancer".

Akibat peristiwa tersebut, para tersangka dikenakan pasal 33 Undang-Undang nomor 44/2008 tentang Pornografi, sedangkan penarinya bakal dikenakan pasal 34.

Peristiwa tersebut juga memunculkan aksi keprihatinan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Jepara dengan menggelar demo untuk menolak pornografi serta mengecam adanya pertunjukan tarian erotis di Pantai Kartini Jepara saat perayaan ulang tahun salah satu klub motor pada Minggu (15/4).

Ketua Yayasan Kartini Indonesia Hadi Priyanto di Jepara, Minggu mengaku sangat menyesalkan terjadinya peristiwa pornoaksi di Pantai Kartini pada Sabtu (14/4) yang sangat tidak layak dan patut ditonton.

Aksi tersebut bertolak belakang dengan semangat emansipasi dan kesetaraan yang dicita-citakan RA Kartini.

Kaum perempuan di Kabupaten Jepara, kata dia, juga ikut menandatangani spanduk penolakan aksi pornografi di Jepara hari ini (16/4).


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    OTT di Langkat Sedang Didalami Polisi

    STABAT (EKSPOSnews): Penyidik kepolisian dari Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kepolisian Resor Langkat, Sumatera Utara, masih terus mendalami dan memeriksa kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang

  • 3 hari lalu

    Polisi OTT Pegawai SMA di Pariaman

    PARIAMAN (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Pariaman, Sumatera Barat, melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap An (37) salah seorang pegawai honorer di salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri

  • 7 hari lalu

    Polisi Amankan Kepala Dinas Pertanian Padang Lawas

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Subdit III Tipikor Polda Sumut menggelar operasi tangkap tangan terkait penanganan potensi korupsi di sektor pertanian.Dalam operasi pada Kamis (9/8) tersebut, polisi me

  • satu minggu lalu

    Polisi Segel Tempat Pengolahan Limbah 3 Rumah Sakit di Meulaboh

    MEULABOH (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Aceh Barat, Polda Aceh menyegel tempat penyimpanan pengelolaan limbah dari tiga rumah sakit, karena lokasi keberadaan tempat penyimpanan sementara limbah itu be

  • satu minggu lalu

    Polisi Tangkap Pemerkosa Siswi SD

    BATURAJA (EKSPOSnews): Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan menangkap Caswan (42) warga Desa Lekis Rejo, Kecamatan Lubuk Raja yang merupakan pelaku pemerkosaan siswi kelas IV Sekolah Dasar di wi

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99