Minggu, 27 Mei 2018
  • Home
  • Pojok
  • Polisi Jemput Paksa Pelaku Pelecehan di Rumah Sakit

Polisi Jemput Paksa Pelaku Pelecehan di Rumah Sakit

Oleh: alex
Sabtu, 27 Jan 2018 06:34
BAGIKAN:
istimewa.
Pelecehan seks.
SURABAYA (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya harus menjemput paksa terduga pelaku pelecehan seksual berinisial Jun untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi.

Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Rudi Setiawan kepada wartawan di Surabaya,  mengatakan pemuda berusia 30 tahun, warga Jalan Bebekan Jagalan, Sidoarjo, Jawa Timur, itu sempat menghilang dari rumahnya, setelah secara resmi pada Kamis (25/1) kemarin dilaporkan oleh pasien National Hospital Surabaya berinisial W atas dugaan kasus pelecehan seksual.

"Subuh tadi kami temukan pelaku, yang ternyata menginap di sebuah kamar hotel di Surabaya, dan langsung kami jemput paksa untuk dilakukan pemeriksaan ke Kantor Polrestabes Surabaya," ujarnya, Jumat 26 Januari 2018.

Di rumah sakit National Hospital Surabaya, Jun bekerja sebagai perawat. Dia dilaporkan menggerayangi pasien W, usia 30 tahun, warga Jalan Darmo Indah Timur Surabaya, yang saat itu dalam kondisi terbius, setelah baru saja menjalani operasi kandungan.

Rudi menegaskan, dalam perkara ini pihaknya masih belum menetapkan tersangka. Sampai sekarang Jun masih dinyatakan berstatus sebagai saksi. Menurut dia masih ada waktu 1 x 24 jam melakukan pemeriksaan terhadap Jun, sebelum nantinya dinyatakan sebagai tersangka atau tidak.

"Sejak pagi sampai sore ini kami masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku," ujarnya.

Dia mengatakan, selain memeriksa terduga pelaku, seluruhnya sudah ada lima orang saksi yang telah dimintai keterangan, yaitu mulai dari saksi korban, serta dokter di rumah sakit National Hospital Surabaya.

Menurut dia, pihaknya juga telah mengagendakan memeriksa banyak saksi lainnya.

"Semakin banyak saksi yang kami panggil, semakin banyak pula keterangan yang kami kumpulkan, sehingga akan membuat jelas dan terang perkara ini," ucap mantan Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Selatan itu.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 11 jam lalu

    Polisi Ringkus Bandar Narkoba di Langkat

    STABAT (EKSPOSnews): Aparat Kepolisian Tanjungpura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meringkus bandar narkotika jenis sabu-sabu dengan barang bukti enam paket siap edar dan timbangan elektrik.Hal itu

  • 6 hari lalu

    Polisi Tangkap 4 Penculik di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Tim Jatanras Polda Aceh bersama Tim Reskrim Polres Pidie dan Polres Lhokseumawe menangkap empat tersangka penculikan disertai uang tebusan puluhan juta rupiah.Direktur Reserse

  • 6 hari lalu

    Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkoba

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kepolisian Sektor Tampan, Resor Kota Pekanbaru berhasil menggagalkan upaya penyelundupan delapan kilogram narkoba jenis sabu-sabu senilai lebih dari Rp12 miliar tujuan Jakarta

  • 7 hari lalu

    Polisi Ringkus 2 Pengolahan Minyak Mentah

    STABAT (EKSPOSnews): Aparat Satuan Reskrim Kepolisian Resor Langkat, Sumatera Utara, meringkus dua pelaku pengolahan minyak mentah tanpa izin dan atau tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah, di Desa

  • 2 minggu lalu

    Polisi Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh menangkap dan mengamankan seorang pelaku ujaran kebencian mengandung suku agama dan ras (SARA) yang disampaikan melalui m

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99