Jumat, 23 Feb 2018
  • Home
  • Pojok
  • Polisi Jemput Paksa Pelaku Pelecehan di Rumah Sakit

Polisi Jemput Paksa Pelaku Pelecehan di Rumah Sakit

Oleh: alex
Sabtu, 27 Jan 2018 06:34
BAGIKAN:
istimewa.
Pelecehan seks.
SURABAYA (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya harus menjemput paksa terduga pelaku pelecehan seksual berinisial Jun untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi.

Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Rudi Setiawan kepada wartawan di Surabaya,  mengatakan pemuda berusia 30 tahun, warga Jalan Bebekan Jagalan, Sidoarjo, Jawa Timur, itu sempat menghilang dari rumahnya, setelah secara resmi pada Kamis (25/1) kemarin dilaporkan oleh pasien National Hospital Surabaya berinisial W atas dugaan kasus pelecehan seksual.

"Subuh tadi kami temukan pelaku, yang ternyata menginap di sebuah kamar hotel di Surabaya, dan langsung kami jemput paksa untuk dilakukan pemeriksaan ke Kantor Polrestabes Surabaya," ujarnya, Jumat 26 Januari 2018.

Di rumah sakit National Hospital Surabaya, Jun bekerja sebagai perawat. Dia dilaporkan menggerayangi pasien W, usia 30 tahun, warga Jalan Darmo Indah Timur Surabaya, yang saat itu dalam kondisi terbius, setelah baru saja menjalani operasi kandungan.

Rudi menegaskan, dalam perkara ini pihaknya masih belum menetapkan tersangka. Sampai sekarang Jun masih dinyatakan berstatus sebagai saksi. Menurut dia masih ada waktu 1 x 24 jam melakukan pemeriksaan terhadap Jun, sebelum nantinya dinyatakan sebagai tersangka atau tidak.

"Sejak pagi sampai sore ini kami masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku," ujarnya.

Dia mengatakan, selain memeriksa terduga pelaku, seluruhnya sudah ada lima orang saksi yang telah dimintai keterangan, yaitu mulai dari saksi korban, serta dokter di rumah sakit National Hospital Surabaya.

Menurut dia, pihaknya juga telah mengagendakan memeriksa banyak saksi lainnya.

"Semakin banyak saksi yang kami panggil, semakin banyak pula keterangan yang kami kumpulkan, sehingga akan membuat jelas dan terang perkara ini," ucap mantan Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Selatan itu.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Polisi Tewas Didor Pencuri

    JAMBI (EKSPOSnews): Seorang anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Jelutung, Kota Jambi, Selasa dini hari pukul 01.30 WIB tewas ditembak pelaku kejahatan pencurian sepeda motor atau curanmor saat dilakuka

  • 2 minggu lalu

    Polisi Bongkar Produksi Rokok Palsu

    JAKARTA (EKSPOSnews): Polsek Metro Setiabudi, Jakarta Selatan membongkar produksi rokok palsu merk "Dji Sam Soe" yang dilakukan Tan Han Ging alias Gino (48).Tersangka memproduksi rokok palsu sejak Jun

  • 2 minggu lalu

    Sandiaga Uno Dipanggil Polisi Lagi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Polda Metro Jaya memanggil kembali Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno guna dimintai keterangan lanjutan terkait dugaan penggelapan dan penipuan lahan tanah di Curug

  • 2 minggu lalu

    Polisi OTT Jaksa di Surabaya

    SURABAYA (EKSPOSnews): Polda Jawa Timur membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum jaksa fungsional Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim terkait dugaan kasus pemerasan terhadap petugas

  • 3 minggu lalu

    Polisi Amankan Gula Rafinasi

    CILACAP (EKSPOSnews): Tim Halilintar Wijayakusuma Kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah, mengamankan 20 ton gula rafinasi yang tidak dilengkapi dengan dokumen pendukung, kata Kepala Polres Cilacap Aju

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99