Minggu, 24 Jun 2018
  • Home
  • Pojok
  • Polda Kepulauan Bangka Belitung Ungkap Jaringan Prostitusi

Polda Kepulauan Bangka Belitung Ungkap Jaringan Prostitusi

Oleh: marsot
Jumat, 01 Jun 2018 06:13
BAGIKAN:
istimewa.
Prostitusi.
PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Polda Kepulauan Bangka Belitung berhasil mengungkap kasus protistusi di Hotel Galaxy Jalan Kiyai Haji Kholid Hamid Gang Haduma belakang Puncak Mall Pangkalpinang.

"Dalam pengungkapkan kasus ini, kami berhasil mengamankan SR alias Rahma (20) selaku mucikari dan anak buahnya SW alias Amoy (26) saat berada di hotel tersebut," kata Kepala Sub Direktorat II Direkrorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Wahyudi di Pangkalpinang, Kamis 31 Mei 2018.

Dalam kasus ini pelaku SR alias Rahma menawarkan PSK melalui chat WA dengan harga tertentu kepada pelanggan laki-laki untuk melakukan hubungan seksual dengan imbalan Rp300 ribu sekali main.

"Keduanya diduga kuat terkait perkara tindak pidana prostitusi yang terjadi di kamar nomor 719 lantai II Hotel Galaxy. Modusnya dengan menawarkan pelanggan laki-laki untuk melakukan hubungan badan melalui aplikasi WhatsApp dengan harga Rp700 ribu," katanya.

Dari tangan tersangka SR, pihaknya berhasil mengamankan satu buah tas jinjing warna hitam berisi alat-alat kosmetik, satu buah telepon genggam warna hitam type Andromax dan delapan lembar uang pecahan Rp50 ribu dengan total Rp400 ribu.

"Sedangkan dari tangan anak buahnya Amoy diamankan satu unit telepon genggam Oppo F1 S warna putih gold, 14 lembar uang pecahan Rp50 ribu dengan total jumlah Rp700 ribu dan satu unit sepeda motor scoppy BN 2794 PC warna putih coklat," ujarnya.

Saat ini kedua pelaku prostitusi tersebut dan barang bukti sudah diamankan di Mapolda Bangka Belitung untuk menjalani pemeriksaan dan proses lebih lanjut.

"Untuk pelaku Rahma dijerat tindak pidana prostitusi yang mana tersangka patut diduga telah memperdagangkan orang untuk perkara asusila dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan. Sedangkan untuk pelaku Amoy dipersangkakan sebagai orang yang menjadikan pencahariannya dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan cabul oleh orang lain dengan orang lain, sebagaimana dimaksud Pasal 296 jo pasal 506 KUHP," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Waduh...Prostitusi Online di Nunukan

    NUNUKAN (EKSPOSnews): Aparat kepolisian di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mengungkap kasus prostitusi online setelah dilakukan penyelidikan.Kasubag Humas Polres Nunukan Iptu M Karyadi, di Nunukan

  • 3 bulan lalu

    Kasus Prostitusi Anak di Medan

    MEDAN (EKSPOSnews): Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan telah mengungkap kasus prostitusi terhadap anak yang masih di bawah umur di lokasi kos-kosan Jalan Menteng Raya Medan, Sumatera Utara.Kasa

  • 3 bulan lalu

    Bisnis Prostitusi di Aceh Barat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Aparat Kepolisian Resort Aceh Barat, Polda Aceh berhasil mengungkap bisnis prostitusi yang mempekerjakan anak di bawah umur, setelah berhasil menangkap pasangan suami istri yang

  • 6 bulan lalu

    Makelar Prostitusi Daring Ditangkap Polisi

    SURABAYA (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menangkap seseorang yang diduga sebagai makelar bisnis prostitsusi secara "online" atau dalam jaringan (daring) di Surabaya.Pe

  • 7 bulan lalu

    Polisi Ungkap Prostitusi Daring di Surabaya

    SURABAYA (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya mengungkap kasus prostitusi "online" atau dalam jaringan (daring) dengan menetapkan perempuan berinisial SK sebagai tersangka.

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99