Senin, 26 Feb 2018

Pemerkosaan di Bengkulu Melonjak

Oleh: Alex
Selasa, 22 Agu 2017 04:05
BAGIKAN:
istimewa
Pemerkosaan (ilustrasi).
BENGKULU (EKSPOSnews): Yayasan Pusat Pendidikan dan Pemberdayaan Untuk Perempuan dan Anak (Pupa) Bengkulu mencatat dalam tempo enam bulan atau semester pertama 2017 telah terjadi 121 kasus pemerkosaan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Bengkulu.

"Dalam tempo enam bulan ada 121 kasus pemerkosaan di mana pemerkosaan terhadap anak mencapai 46 kasus dan dewasa 75 kasus," kata Direktur Yayasan Pupa Bengkulu, Susi Handayani di Bengkulu, Senin 21 Augustus 2017.

Susi mengatakan kasus terbaru adalah pemerkosaan terhadap seorang remaja usia 17 tahun di Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Kasus yang menghebohkan warga itu terjadi pada 18 Agustus 2017 di mana pelaku diketahui merupakan tetangga korban.

"Lebih tragis lagi karena dua hari pasca pemerkosaan itu, ibu korban ditemukan meninggal gantung diri, diduga akibat depresi atas musibah yang menimpa anaknya," kata Susi.

Kasus pemerkosaan itu, menurut dia, sedang ditangani pihak terkait di Bengkulu Selatan.

Berkaca pada data dan kondisi tersebut, saat ini Bengkulu secara khusus dan Indonesia secara umum mengalami darurat kekerasan seksual.

Karena itu Yayasan Pupa mendesak legislatif segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Penghapusan Kekerasan Seksual.

Peraturan perundang-undangan akan memberikan kepastian hukum dan memberi perlindungan bagi korban kekerasan seksual.

Susi menambahkan, kasus kekerasan seksual terus meningkat tiap tahunnya dan polanya semakin beragam. Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) menjadi terobosan dalam pencegahan kekerasan seksual, perlindungan dan pemulihan korban kekerasan seksual dan keluarganya, serta penindakan tegas para pelaku kekerasan seksual.

"RUU ini harus segera disahkan karena kalau tahun ini tidak disahkan bisa hilang dan belum akan masuk Prolegnas," katanya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Kasus Perceraian di PN Bengkalis Melonjak

    BENGKALIS (EKSPOSnews): Pengadilan Negeri Kelas II Bengkalis, Provinsi Riau mencatat kasus perceraian pada tahun 2017 di daerah itu meningkat tinggi dibandingkan tahun 2016."Sidang kasus perceraian me

  • 2 bulan lalu

    Pelanggan Data XL Melonjak

    DENPASAR (EKSPOSnews): PT XL Axiata Tbk. pada pergantian tahun 2017 ke 2018 pelayanan data mengalami peningkatan mencapai 160 persen lebih dibanding hari biasa."Jaringan data provider kami mengalami p

  • 2 bulan lalu

    Permintaan Bright Gas Melonjak

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mengklaim terjadi lonjakan konsumsi Bright Gas yang signifikan hingga 206 persen pada masa libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di

  • 2 bulan lalu

    Kejahatan Anak di Medan Melonjak

    MEDAN (EKSPOSnews): Pusat Kajian dan Perlindungan Anak Sumatera Utara mencatat kasus kejahatan dan kekerasan terhadap anak di daerah itu mengalami peningkatan drastis selama tahun 2017.Direktur Pusat

  • 4 bulan lalu

    Pengguna Internet Melonjak

    MAKASSAR (EKSPOSnews): Jumlah pengguna internet di Indonesia rata-rata naik 51 persen per tahun, kata General Manager External Corporate Communication PT Telkomsel Pusat Denny Abidin."Dari pengguna in

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99