Senin, 17 Feb 2020

Pemerkosaan Mahsiswi UGM

Oleh: alex
Sabtu, 10 Nov 2018 04:22
BAGIKAN:
istimewa.
Kekerasan seksual.
YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Rektor Universitas Gadjah Mada Panut Mulyono yakin pihaknya mampu menyelesaikan kasus dugaan perkosaan yang dialami mahasiswinya secara adil meski tanpa melalui jalur hukum.

"Saya sebagai orang tua itu sejak awal meyakini bahwa UGM mampu menyelesaikan persoalan ini berdasar dengan peraturan-peraturan yang ada di UGM dan kami yakin bisa menghasilkan keputusan-keputusan yang seadil-adilnya," kata Panut di Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Jumat 9 November 2018.

Menurut Panut, mengingat terduga pelaku maupun korban sama-sama mahasiswa UGM, pihaknya wajib memberikan edukasi dan memastikan sanksi yang setimpal tetap dijatuhkan kepada pelaku.

"Kami ingin dua-duanya lulus dari UGM menjadi orang-orang yang lebih baik dari sekarang dan kelak bisa menjadi orang-orang yang bisa berkontribusi bagi masyarakat bangsa dan negara," kata dia.

Meski demikian, kata Panut, apabila keputusan yang diberikan UGM pada akhirnya masih belum memenuhi rasa keadilan, pihaknya tidak mempersoalkan apabila kasus itu hendak dibawa ke ranah hukum.

"Kami yakin sebetulnya bahwa tanpa ke ranah hukum, UGM bisa menyelesaikan persoalan ini dengan seadil-adilnya," kata dia.

Menurut Panut, proses penanganan kasus yang terjadi pada 2017 itu masih berjalan dengan mengimplementasikan sejumlah rekomendasi dari tim independen yang telah dibentuk.

Salah satu rekomendasi yang telah dilaksankan, kata Panut, adalah menunda wisuda terduga pelaku yang merupakan mahasiswa Fakultas Teknik UGM selama satu semester.

"Jelas tidak jadi (wisuda), anak kami yang laki-laki itu tidak bisa wisuda besok, kita tunda wisudanya 1 semester sambil dia menyelesaikan proses yang harus dijalani menurut rekomendasi tersebut," kata Panut.

Menurut Panut, tim independen tidak memberikan rekomendasi kepada pimpinan universitas untuk menjatuhkan sanksi 'drop out' (DO) kepada terduga pelaku. "Tidak ada rekomendasi untuk di-'DO'," kata dia.

Seorang mahasiswi Fisipol UGM diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh sesama rekan kuliah kerja nyata (KKN), mahasiswa Fakultas Teknik angkatan 2014.

Peristiwa ini terjadi saat mahasiswi angkatan 2014 ini mengikuti Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Pulau Seram, Maluku pertengahan tahun 2017 lalu. Peristiwa itu diungkap oleh Balairung Press (Badan Pers Mahasiswa UGM) melalui laporan yang diunggah pada 5 November 2018.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Merekonstruksi Pemerkosaan Mahasiswi UGM di Seram

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Tim penyidik dari Polda DIY akan melakukan rekonstruksi dan olah tempat kejadian perkara dugaan pemerkosaan mahasiswi Universitas Gadjah Mada saat KKN pada 2017 di Pulau Seram

  • tahun lalu

    Lambannya Kasus Penangangan Pemerkosaan Mahasiswi UGM

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Pimpinan Universitas Gadjah Mada mengakui telah lamban dalam merespons kasus dugaan pemerkosaan yang menimpa salah satu mahasiswi di kampus itu saat menjalani kuliah kerja nya

  • tahun lalu

    Tim Gabungan Ringkus Pelaku Pemerkosaan

    BANJARMASIN (EKSPOSnews): Tim gabungan dari Polres Hulu Sungai Selatan di Kalimantan Selatan meringkus dua pelaku tindak pidana persetubuhan dengan kekerasan atau pemerkosaan.Pelaku berinisial E (24)

  • 2 tahun lalu

    Pemerkosaan di Halong

    BANJARMASIN (EKSPOSnews): Satuan Reskrim Polres Balangan menangani kasus dugaan. pemerkosaan yang terjadi di salah satu desa di Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalsel."Pelaku sudah kami amankan

  • 3 tahun lalu

    Pemerkosaan di Bengkulu Melonjak

    BENGKULU (EKSPOSnews): Yayasan Pusat Pendidikan dan Pemberdayaan Untuk Perempuan dan Anak (Pupa) Bengkulu mencatat dalam tempo enam bulan atau semester pertama 2017 telah terjadi 121 kasus pemerkosaan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99