Rabu, 01 Apr 2020

Pelecehan Seksual di UIN Bandung

Oleh: marsot
Jumat, 05 Apr 2019 05:19
BAGIKAN:
istimewa.
Pelecehan seks.
BANDUNG (EKSPOSnews): Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung telah melimpahkan kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di kampus tersebut kepada Inspektorat Jendral (Irjen) Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.

Ketua tim investigasi kasus dugaan pelecehan seksual di UIN Bandung, Ahmad Sarbini mengatakan pemeriksaan kepada oknum dosen yang diduga melakukan pelecehan telah dilakukan. Ia mengaku telah meneruskan laporannya kepada rektor dan pihak Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Agama.

"Terkait substansi laporan tidak dapat kami sampaikan di sini, tapi kami sudah sampaikan ke rektor dan irjen," kata Sarbini, yang juga menjabat sebagai dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Bandung, Jalan A.H Nasution, Kota Bandung, Kamis 4 April 2019.

Terkait sanksi yang akan diberikan kepada pelaku pelanggaran, Sarbini mengatakan itu menjadi kewenangan komisi kode etik, rektor, dan Irjen Kemenag.

Terkait pelaksanaan pemeriksaannya, ia mengaku melibatkan pihak ketiga dalam mengumpulkan data yang diperlukan.

Dia mengaku timnya yang dibentuk sejak 19 November 2018 ini juga merespon tuntutan massa aksi soal melibatkan mahasiswa dalam proses investigasi.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan mahasiswi dari Women Studies Center, Khodijah mengaku kecewa dengan pihak kampus karena lamban dalam menyelesaikan kasus tersebut.

Ia mendesak tim investigasi untuk melibatkan mahasiswa dalam proses penggalian data pasalnya Tim Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Dosen dinilai belum memberikan hasil yang memuaskan.

"Pihak kampus padahal sudah mengetahui inisial oknum dosen yang melakukan pelecehan. Tapi seolah-olah belum berani untuk bertindak. Mahasiswa juga tidak dilibatkan dalam investigasinya, padahal yang lebih tahu kan kita," kata Khodijah.

Menurut informasi yang didapatkan, dua dari tiga kasus dugaan pelecehan seksual telah dilakukan pemeriksaan. Selanjutnya pendalaman data dilimpahkan kepada Irjen Kemenag.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 11 bulan lalu

    Dugaan Pelecehan Seksual Guru JIS Digugat Lagi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penggugat perdata kasus dugaan pelecehan seksual di Jakarta Intercultural School (JIS) senilai Rp1,7 triliun tak membacakan replik gugatannya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Se

  • tahun lalu

    Polres Sampang Tangani Pelecehan Seksual

    SAMPANG (EKSPOSnews): Polres Sampang, Jawa Timur menangani kasus pelecehan seksual pada anak dibawah umur yang dilaporkan masyarakat ke institusi itu.Kepala Polres Sampang AKBP Budhi Wardiman mengatak

  • tahun lalu

    Pelecehan Seksual UGM Tanggung Jawab Siapa?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan penanganan terhadap kasus pelecehan seksual oleh dan kepada mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) sepen

  • tahun lalu

    Seorang Menteri India Hadapi Tuduhan Pelecehan Seksual

    NEW DELHI (EKSPOSnews): Seorang menteri muda pemerintah India mengundurkan diri,  untuk menghadapi tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap belasan perempuan saat ia masih menjalani karier se

  • tahun lalu

    Langkah Grab Mediasi Pelecehan Seks Dikecam

    JAKARTA (EKSPOSnews): Aktivis perempuan mengkritisi langkah GRAB Indonesia yang mengajak mediasi dengan mempertemukan mitra pengemudinya yang diduga melakukan pelecehan kepada penumpangnya.Aktivis Per

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99