Kamis, 22 Agu 2019
  • Home
  • Pojok
  • Memalukan! Pelecehan Seks dalam Perekrutan Satpol PP

Memalukan! Pelecehan Seks dalam Perekrutan Satpol PP

Oleh: Alex
Kamis, 02 Mar 2017 05:15
BAGIKAN:
istimewa
Pelecehan seks (ilustrasi).
SEMARANG (EKSPOSnews): Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang meminta kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami sejumlah perempuan anggota satuan polisi pamong praja (PP) setempat diusut tuntas.

"Kalau benar terjadi, tentu kami sangat menyayangkan. Apalagi di jajaran aparat pemerintahan yang semestinya memberikan keteladanan," kata Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Agung Budi Margono di Semarang, Rabu 1 Maret 2017.

Hal tersebut diungkapkan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menanggapi dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan dua perempuan anggota Satpol PP Kota Semarang saat kegiatan di Gedongsongo, Kabupaten Semarang.

Apalagi, kata dia, sudah ada laporan resmi yang disampaikan berarti menjadi tugas Pemerintah Kota Semarang yang harus dilaksanakan, yakni berkaitan dengan pembinaan dan kedisiplinan jajaran pegawainya.

"Khususnya, di Satpol PP yang menjadi lembaga terhormat dalam penegakan peraturan daerah (perda). Semestinya, kegelisahan dan keresahan yang terjadi di lingkup pegawainya harus menjadi perhatian," katanya.

Kronologis dugaan pelecehan seksual itu terjadi saat para anggota satpol PP yang direkrut lewat jalur "outsourcing" mengikuti kegiatan caraka linmas di kawasan Gedongsongo, Kabupaten Semarang, 3-4 Februari lalu.

Di dalam kegiatan itu, ada sesi "jurit malam" yang mengharuskan setiap peserta berjalan sendiri menyusuri rute di malam hari yang kemudian terjadi dugaan pelecehan seksual oleh rekan sesama pegawai "outsourcing".

"Memang perlu pembuktian, makanya harus dilakukan penyelidikan. Kalau jelas terbukti, perlu ada tindakan tegas dan disiplin untuk pelaku. Apakah pengalihan tugas, atau bentuk sanksi yang lainnya," tegas Agung.

Yang jelas, kata dia, tindakan semacam itu jelas sangat memprihatinkan terjadi di jajaran pegawai, apalagi satpol PP yang sangat dihormati secara integritas dan profesionalnya dalam memberikan pelayanan publik.

"Ya, nanti kan bisa diketahui kegiatan itu sesuai SOP tidak. Kalau ada kesalahan dalam prosedur, ya, harus ada perbaikan sistem. Namun, kalau kesalahannya perorangan, sanksinya harus perorangan," pungkasnya.

Dua anggota satpol PP yang menjadi korban dugaan pelecehan saat ini sudah menunjuk kuasa hukum untuk menangani kasus itu, sebab sebelumnya mereka sudah melaporkan ke atasan langsung dan belum ada tindakan tegas.

"Saat ini, kami laporkan ke Bawasda dulu. Kalau ternyata nanti dari temuan Bawasda tidak ada sanksi, kami akan laporkan ke Polda Jawa Tengah karena melanggar Pasal 281 tentang asusila," kata kuasa hukum dua korban, Hermansyah Bakrie.

Dari pengakuan kedua korban, jelas dia, sebenarnya ada tujuh korban yang mengalami perlakuan yang sama yang dilakukan K, rekannya sesama pegawai "outsourcing" di Satpol PP Kota Semarang, namun lima korban takut melaporkan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Dugaan Pelecehan Seksual Guru JIS Digugat Lagi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penggugat perdata kasus dugaan pelecehan seksual di Jakarta Intercultural School (JIS) senilai Rp1,7 triliun tak membacakan replik gugatannya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Se

  • 5 bulan lalu

    Pelecehan Seksual di UIN Bandung

    BANDUNG (EKSPOSnews): Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung telah melimpahkan kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di kampus tersebut kepada Inspektorat Jendral (Irjen) Kementerian Agama (Keme

  • 5 bulan lalu

    Polres Sampang Tangani Pelecehan Seksual

    SAMPANG (EKSPOSnews): Polres Sampang, Jawa Timur menangani kasus pelecehan seksual pada anak dibawah umur yang dilaporkan masyarakat ke institusi itu.Kepala Polres Sampang AKBP Budhi Wardiman mengatak

  • 9 bulan lalu

    Pelecehan Seksual UGM Tanggung Jawab Siapa?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan penanganan terhadap kasus pelecehan seksual oleh dan kepada mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) sepen

  • 10 bulan lalu

    Seorang Menteri India Hadapi Tuduhan Pelecehan Seksual

    NEW DELHI (EKSPOSnews): Seorang menteri muda pemerintah India mengundurkan diri,  untuk menghadapi tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap belasan perempuan saat ia masih menjalani karier se

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99