Sabtu, 16 Des 2017
  • Home
  • Pojok
  • Kekerasan Seksual di Rejang Lebong Melonjak

Kekerasan Seksual di Rejang Lebong Melonjak

Oleh: Alex
Minggu, 11 Jun 2017 05:02
BAGIKAN:
istimewa
Kekerasan seksual.
REJANG LEBONG (EKSPOSnews): Pejabat Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan P2KB Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyebutkan kasus kekerasan seksual yang terjadi di daerah itu mencapai 16 kasus.

Menurut keterangan Sekretaris DP3A dan P2KB) Rejang Lebong, Nunung Trimulyanti, di Rejang Lebong, kasus kekerasan seksual yang terjadi dalam 15 kecamatan di Rejang Lebong terhitung Januari-Mei sebanyak 16 kasus, dimana korbannya didominasi oleh kalangan remaja dan anak dibawah umur.

"Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Rejang Lebong ini dalam lima bulan terakhir dari Januari sampai Mei 2017 sudah ada 16 kasus, jumlah ini kami nilai sangat tinggi," katanya, Sabtu 10 Juni 2017.

Dijelaskan dia, kasus kekerasan seksual ini merupakan bagian dari data korban kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong yang sampai saat ini mencapai 72 kasus, dimana jumlah ini termasuk tertinggi di Provinsi Bengkulu.

Dari jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak ini terdiri dari kasus kekerasan fisik terjadi pada anak laki-laki sebanyak tujuh kasus, kemudian kekerasan terhadap perempuan 44 kasus. Seterusnya korban psikis satu kasus, korban kekerasan seksual 16 kasus dan penelantaran anak sebanyak empat kasus.

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di daerah itu tambah dia, 80 persen pelakunya adalah orang-orang terdekat dengan korban seperti teman sekolah, teman bermain, tetangga hingga keluarga.

Untuk meminimalisasi tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak ini pihaknya terus mengupayakan penurunan kasus dengan turun kelapangan mencari informasi penyebab kejadian hingga memberikan sosialiasi kepada masyarakat termasuk mengoptimalkan peran lembaga perlindungan anak (LPA).

Penanganan masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak ini kata dia, salah satu solusinya bisa dilakukan dari tingkat bawah yakni masyarakat, melalui pendekatan agama, peningkatan pemahaman dan pengetahuan dan sebagainya serta dengan mendirikan kampung keluarga berencana (KB), serta peran masyarakat setempat.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Kekerasan Seksual Didorong Pornografi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Hasil penelitian Kementerian Sosial tentang kekerasan seksual anak terhadap anak menunjukan bahwa 41 persen kekerasan seksual terjadi karena terpapar pornografi."Jadi kekerasan s

  • satu bulan lalu

    Pengembang di Rejang Lebong Diminta Siapkan Fasilitas Penunjang

    REJANG LEBONG (EkSPOSnews): Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu minta kalangan pengusaha pengembang perumahan di daerah itu menyiapkan fas

  • 7 bulan lalu

    Perempuan Rentan Alami Kekerasan Seksual di Tempat Kerja

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mengungkapkan bahwa perempuan rentan mengalami berbagai bentuk kekerasan seksual di tempat kerja.Beberapa sek

  • 10 bulan lalu

    Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak Ternyata Didominasi Orang Dekat

    MUKOMUKO (EKSPOSnews): Pejabat Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu mengungkapkan para pelaku kekerasan seksual terhadap anak di bawah u

  • 12 bulan lalu

    Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan di Sumbar Melonjak

    PADANG (EKSPOSnews): Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nurani Perempuan Sumatera Barat mencatat sebanyak 104 kasus kekerasan terhadap perempuan sepanjang 2016 atau terjadi peningkatan sebanyak 23,2

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99